Beginilah Proses Migrasi Mitra Grab ke Go-Jek

Beginilah Proses Migrasi Mitra Grab ke Go-Jek Kredit Foto: Tanayastri Dini Isna

Proses migrasi para mitra pengemudi Grab ke perusahaan teknolgi Go-Jek ternyata tidak sulit. Namun, yang membuat prosesnya terkesan lama adalah sistem antrean yang tidak menggunakan nomor.

Salah satu mitra Grab yang membuka akun Go-Jek bernama Ade mengaku, ia hanya melakukan serah terima atribut di dalam kantor operasional Go-Jek. Untuk dapat melakukan itu, ia harus menyerahkan beberapa dokumen persyaratan untuk difoto.

"KTP, SIM, STNK, dan SKCK difoto sama mereka, lalu saya diminta untuk menunjukkan akun Grab. Habis itu, langsung diberikan atribut Go-Jek," jelas Ade kepada Warta Ekonomi, Jakarta, Jumat (16/11/2018).

Ade sendiri telah terlibat di dunia transportasi online selama 3 tahun ini. Ia merupakan mitra Grab sejak pertama kali terjun di dunia tersebut. Namun, karena kecewa akhirnya ia memutuskan untuk pindah ke Grab.

"Harapannya, dengan pindah ini pendapatan bisa lebih naik dan membaik," ujar Ade.

Tidak ada biaya administrasi yang dikenakan kepada mitra Grab yang migrasi ke Go-Jek. Namun, sistem antre yang tidak memggunakan nomor membuat belasan bahkan puluhan pengemudi menumpuk di depan pintu gerbang kantor operasional Go-Jek.

"Pak, 20 orang lagi dong Pak masuk ke dalam," teriak beberapa pengemudi Grab di depan kantor Go-Jek.

Menurut petugas keamanan kantor operasional Go-Jek yang bernama Adit, pendaftaran juga dapat dilakukan secara online di link gjk.id/daftargoride. Nantinya, setelah mendapat pesan berisi verifikasi pendaftaran, pendaftar hanya tinggal datang ke kantor operasional gojek.

"Kalau sudah dapat, tinggal datang membawa persyaratan, lalu dipanggil dan dipasang aplikasi di ponselnya," tambah Adit.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini