Portal Berita Ekonomi Jum'at, 19 April 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 12:17 WIB. Indosat - BAKTI dan Indosat menandatangani MoU mengenai pemanfaatan Layanan Palapa Ring.
  • 12:16 WIB. Haji - Kemenag akan bahas tambahan kuota jamaah haji pekan depan.
  • 11:55 WIB. AP I - AP I menyediakan 2.520 kuota untuk kursi gratis mudik lebaran.
  • 11:27 WIB. Telkomsel - Trafik layanan data Telkomsel naik 16,3% saat Pemilu 2019.

Tak Dapat Kesejahteraan, Mitra Grab Cari Peruntungan di Go-Jek

Tak Dapat Kesejahteraan, Mitra Grab Cari Peruntungan di Go-Jek - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Eksodus mitra driver ojek online Grab Indonesia ke Go-Jek sedang terjadi di beberapa kota termasuk di Bandung dan Jakarta. Di Bandung, sedikitnya 500 mitra ojek online Grab migrasi ke Go-Jek dengan cara mendaftar secara serempak ke kantor aplikator karya anak bangsa cabang Bandung. Terutama terjadi pada Selasa (13 November 2018).

Antrian para calon mitra Go-Jek yang hampir seluruhnya masih menggunakan almamater Grab itu mengular sejak sekitar pukul 06.00 WIB. Salah seorang mitra ojek online Grab, Iwan Siregar, yang ikut dalam antrian di Bandung menjelaskan beberapa alasan utama dia dan rekan-rekannya bermigrasi menjadi mitra Go-Jek. Salah satunya terkait aspek kesejahteraan.

”Peraturan di GRAB itu setiap bulan berubah-ubah. Insentif nggakdikeluarkan mulai tanggal 6 November kemarin,” dia mengungkapkan.

Meskipun tidak melulu mengejar insentif, kata Iwan, setidaknya hal itu sejauh ini menjadi pemacu semangat untuk menjalankan peran sebagai mitra, menarik order dari konsumen.

”Namanya driver nggak muluk-muluk cari nilai tambah. Jadi kalau misalnya ada lebihnya kita bisa nyimpen kan itu yang kita harapkan,” akunya.

Sebaliknya jika uang yang dibawa pulang ternyata kemudian pas-pasan, menurutnya, terkadang ada rasa pilu.

”Bawa (uang) pas-pasan ke rumah kan repot,” ucapnya.

Alasan lain adalah program yang mampu menyejahterakan para mitra. Grab tidak punya itu. Bahkan, kata Iwan, fasilitas asuransi pun belum pernah dia terima.

”Kalau di Go-Jek apa itu namanya (program) Swadaya ya? Itu kan nggak ada di Grab,” keluhnya.

Iwan mengaku baru menyadari produk asing tidak selalu lebih baik dari produk lokal. Maka dia merasa berbangga akhirnya bisa bergabung dengan Go-Jek.

”Hitung-hitung ini sumbangsih saya untuk Negara, karya Indonesia. Saya keluar dari perusahaan aplikasi asing,” dia berbangga.

Di Jakarta, eksodus mitra GRAB terjadi di kantor Go-Jek wilayah Kemang Timur, Jakarta Selatan, Jumat (16 November 2018). Sama seperti di Bandung, para driver yang masih menggunakan jaket dan helm Grab itu juga mengantri sejak pagi.

Tidak kalah banyak jumlahnya dibanding dengan di Bandung, para mitra Grab itu siap berganti jaket dan helm. Menjadi mitra perusahaan aplikator Indonesia.

Selain di Bandung dan Jakarta, migrasi juga terjadi di kota lain seperti terjadi di Makassar, Sulawesi Selatan. Secara umum, alasan diungkapkan para mitra terkait aksi tersebut adalah berkaitan dengan kesejahteraan.

Saat dikonfirmasi, manajemen Go-Jek membenarkan terjadinya migrasi dari para mitra Grab di beberapa kota itu. Pihaknya juga membuka pintu bagi para mitra yang memenuhi kualifikasi dan persyaratan untuk bergabung.

”Pada dasarnya semangat kami adalah untuk membantu kesejahteraan sektor informal di Indonesia. Sebagai pelopor ride-hailing di Indonesia kami bangga dapat menjadi pilihan mitra driver untuk bersama terus melayani jutaan mitra Indonesia melalui teknologi,” VP Corporate Affairs GO-JEK, Michael Reza Say, mengungkapkan.

Tag: Grab, PT Go-Jek Indonesia

Penulis: Annisa Nurfitriyani

Editor: Kumairoh

Foto: Cahyo Prayogo

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,756.57 3,718.34
British Pound GBP 1.00 18,368.14 18,184.19
China Yuan CNY 1.00 2,105.18 2,084.26
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,086.00 13,946.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,113.75 10,011.83
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,795.40 1,777.49
Dolar Singapura SGD 1.00 10,408.63 10,303.66
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,908.73 15,749.22
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,399.95 3,362.91
Yen Jepang JPY 100.00 12,583.53 12,455.12

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6507.221 25.680 632
2 Agriculture 1488.400 -0.956 21
3 Mining 1783.288 -3.538 47
4 Basic Industry and Chemicals 848.126 -1.627 71
5 Miscellanous Industry 1355.756 16.130 46
6 Consumer Goods 2546.270 -36.045 52
7 Cons., Property & Real Estate 498.429 6.710 75
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1164.446 9.331 73
9 Finance 1310.375 20.186 91
10 Trade & Service 811.400 -3.387 156
No Code Prev Close Change %
1 HRME 300 374 74 24.67
2 SAPX 555 690 135 24.32
3 APEX 645 790 145 22.48
4 CNTX 414 496 82 19.81
5 MIDI 1,020 1,200 180 17.65
6 INPP 675 790 115 17.04
7 BBLD 484 565 81 16.74
8 KICI 284 330 46 16.20
9 SSIA 570 660 90 15.79
10 GHON 1,325 1,525 200 15.09
No Code Prev Close Change %
1 INRU 720 600 -120 -16.67
2 TMPO 208 180 -28 -13.46
3 MLPT 1,340 1,200 -140 -10.45
4 KOIN 226 204 -22 -9.73
5 SIPD 800 725 -75 -9.38
6 TPMA 278 252 -26 -9.35
7 TRIO 177 161 -16 -9.04
8 JSKY 1,300 1,185 -115 -8.85
9 BDMN 9,425 8,600 -825 -8.75
10 ABMM 2,200 2,010 -190 -8.64
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 4,340 4,460 120 2.76
2 BBCA 27,475 28,125 650 2.37
3 CPRI 167 177 10 5.99
4 WSKT 2,110 2,160 50 2.37
5 BMRI 7,625 7,800 175 2.30
6 ABBA 178 163 -15 -8.43
7 BGTG 83 82 -1 -1.20
8 UNTR 26,425 26,075 -350 -1.32
9 WIKA 2,330 2,420 90 3.86
10 TLKM 3,870 3,860 -10 -0.26