Portal Berita Ekonomi Rabu, 12 Desember 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 07:58 WIB. Samsung - Samsung kembangkan mobil otonom gunakan 5G.
  • 07:44 WIB. Google - Google tak akan luncurkan mesin pencari di China. 
  • 21:38 WIB. BRI - BRI menggelar program inkubator 2018 untuk mendorong para pelaku UKM mengekspor produk.
  • 21:35 WIB. PLN - PLTD milik PLN bisa menggunakan minyak sawit sebagai bahan bakarnya.
  • 21:35 WIB. BBM - Penurunan harga BBM nonsubsidi dimungkinkan menyusul penurunan harga minyak dunia.
  • 21:35 WIB. BBM - Kementerian ESDM akan memanggil Pertamina apabila sampai Januari 2019, Pertamina belum menurunkan harga.
  • 21:34 WIB. BBM - Dirjen Migas mengatakan harga BBM nonsubsidi akan mengalami penurunan paling lambat Januari 2019.
  • 21:34 WIB. Garuda - Garuda akan mengoperasikan 7 rute penerbangan dari dan ke Bandara Halim mulai 15 Januari 2019.
  • 20:41 WIB. PPro - PP Properti merilis tower 1 di Grand Sagara, Surabaya.
  • 18:53 WIB. Pakistan - Indonesia gencarkan diversifikasi produk impor ke Pakistan.
  • 18:51 WIB. Prancis - Presiden Prancis umumkan kenaikan upah minimum.
  • 18:51 WIB. Dubai - Dubai hadirkan supermarket di tengah lautan.
  • 18:50 WIB. Singapura - Studi: Hanya separuh warga Singapura dapatkan cukup tidur di malam hari.

PLN Klaim Listrik Se-Sulbagsel Pulih 77%

Foto Berita PLN Klaim Listrik Se-Sulbagsel Pulih 77%
Warta Ekonomi.co.id, Palu -

General Manager PLN Unit Induk Wilayah Sulawesi Selatan, Tenggara dan Barat, Bambang Yusuf, mengatakan hingga Jumat tengah malam pihaknya sudah memulihkan suplai listrik sebesar 77% pascapadam total (black out) pada Kamis (14/11/2018) pukul 15.21 WITA.

Sampai dengan Jumat malam (16/11/2018) pasokan daya ke sistem kelistrikan Sulawesi Bagian Selatan (Sulbagsel) sudah mencapai 756,7 MW. Artinya proses penormalan sudah mencapai 77%.

"Saat ini kita mendapat tambahan daya dari PLTU Jeneponto Unit #2 sebesar 100,2 MW dan PLTU Jeneponto Unit #3 80 MW sehingga masyarakat mendapat tambahan pasokan listrik," katanya melalui pesan whatsapp dari Makassar, Jumat tengah malam.

Ia menjelaskan, pada pukul 23.12 akan ada satu pembangkit lagi akan masuk sistem menyusul satu unit lagi yang masih sedang 'firing' atau proses penghidupan mesin dan pengintegrasiannya ke sistem Sulbagsel.

Proses penambahan daya dari dua pembangkit itu diperkirakan akan selesai Sabtu dinihari sekitar pukul 03.00 WITA.

Setelah kedua unit pembangkit ini sudah sinkron, kata Bambang, selanjutnya akan dibebani secara bertahap dan bila sudah maksimal, disitu baru suplai listrik bisa pulih penuh.

Khusus PLTA Sulwana Poso yang menghasilkan listrik hampir 200 MW, kini sudahensuplai dayanya ke sistem kelistrikan Sulbagsel sebanyak 80 MW.

"Sekali lagi kami memohon doa dari segenap masyarakat agar sistem dapat kembali normal 100%," kata Bambang.

Black out listrik yang menyebabkan distribusi listrik ke tiga provinsi yakni Sulsel, Sulbar, Sulteng padam total pada Kamis (14/11/2018) sekitar pukul 15.30 WITA terjadi jaringam SUTT antara Palopo-Makale, Sulsel, disambar petir.

Pemadaman massal tersebut mengganggu banyak aktivitas pemerintahan, bisnis dan sosial kemasyarakatan.

Di Kota Palu misalnya, hampir semua koran harian tidak terbit pada Jumat karena tidak ada listrik untuk mencetak koran.

Tag: PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) (PLN), Sulawesi Selatan

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Kumairoh

Foto: Antara/Mohammad Ayudha

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6076.587 -34.773 620
2 Agriculture 1506.543 8.473 20
3 Mining 1747.761 9.817 47
4 Basic Industry and Chemicals 820.676 -23.288 71
5 Miscellanous Industry 1382.059 4.150 45
6 Consumer Goods 2483.389 -20.063 49
7 Cons., Property & Real Estate 444.822 -4.105 73
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1031.916 -11.848 71
9 Finance 1162.012 -1.035 91
10 Trade & Service 790.383 -0.185 153
No Code Prev Close Change %
1 SOTS 280 350 70 25.00
2 DEAL 394 492 98 24.87
3 OASA 246 298 52 21.14
4 TFCO 650 780 130 20.00
5 MERK 6,475 7,725 1,250 19.31
6 KPAS 505 600 95 18.81
7 RODA 388 450 62 15.98
8 PTSN 805 920 115 14.29
9 PDES 1,500 1,700 200 13.33
10 ARTA 406 458 52 12.81
No Code Prev Close Change %
1 TRIO 290 220 -70 -24.14
2 YPAS 725 570 -155 -21.38
3 NUSA 158 136 -22 -13.92
4 RIMO 186 162 -24 -12.90
5 LUCK 705 615 -90 -12.77
6 MPOW 120 105 -15 -12.50
7 KPAL 338 300 -38 -11.24
8 CPIN 7,000 6,300 -700 -10.00
9 SILO 3,850 3,500 -350 -9.09
10 LPIN 950 865 -85 -8.95
No Code Prev Close Change %
1 RIMO 186 162 -24 -12.90
2 SRIL 366 370 4 1.09
3 KPAS 505 600 95 18.81
4 NUSA 158 136 -22 -13.92
5 PTBA 4,020 4,280 260 6.47
6 TLKM 3,680 3,620 -60 -1.63
7 WSKT 1,845 1,795 -50 -2.71
8 BHIT 57 60 3 5.26
9 BBRI 3,610 3,620 10 0.28
10 DEAL 394 492 98 24.87