Portal Berita Ekonomi Jum'at, 19 Juli 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 11:05 WIB. Musk - Elon Musk bikin cip AI penghubung otak manusia dengan komputer.
  • 09:18 WIB. Kamboja - Pemerintah Kamboja telah memastikan  1.600 ton sampah plastik dari AS dan Kanada adalah ilegal.
  • 09:08 WIB. Selat Hormuz -  Trump: AL AS menembak drone Iran yang mendekati kapal perang AS.
  • 09:02 WIB. MediaTek - Sambut 5G, MediaTek rilis platform AI IoT i700, komputasi edge AI berkecepatan tinggi.
  • 08:56 WIB. IHSG - IHSG dibuka hijau 0,22% di awal sesi I.
  • 08:00 WIB. Instagram - Instagram uji fitur untuk sembunyikan jumlah likes.
  • 06:12 WIB. India - Future Group (riteler India) akan luncurkan 7-Eleven pertama di India.

Ekspor Sumbar Turun 4,18% pada Oktober

Ekspor Sumbar Turun 4,18% pada Oktober - Warta Ekonomi
WE Online, Padang -

Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Barat (Sumbar) mencatat ekspor provinsi itu pada Oktober 2018 mencapai US$135,97 juta atau turun 4,18% dibandingkan September 2018 yang mencapai 141,90 juta .

"Ekspor Oktober 2018 turun 4,18% bila dibandingkan bulan sebelumnya," kata Kepala BPS Sumbar Sukardi di Padang, Sabtu (17/11/2018).

Ia menyampaikan negara tujuan ekspor nonmigas terbesar pada Oktober 2018 adalah ke India sebesar US$37,74 juta, Amerika Serikat US$30,54 juta, dan Kenya US$13,73 juta.

Ekspor ke India memberikan peranan sebesar 28,54% dan Amerika Serikat 24,80% terhadap total ekspor Sumbar sepanjang Januari hingga Oktober 2018.

Menurut dia, golongan barang yang paling banyak diekspor pada Oktober 2018 adalah lemak dan minyak hewan/nabati sebesar US$105,3, serta karet dan barang dari karet US$20,45 juta.

Sejalan dengan itu ekspor produk industri pengolahan pada Oktober 2018 juga mengalami penurunan sebesar 3,51 persen dibanding September.

Sebaliknya nilai impor Sumatera Barat pada Oktober 2018 mencapai US$94,05 juta atau melonjak drastis hingga 218,73 persen dibandingkan September yang mencapai US$29,51 juta.

Golongan barang impor terbesar Oktober 2018 adalah bahan bakar mineral sebesar US$48,60 juta, mesin dan peralatan mekanik US$23,73 juta, dan pupuk US$7,92 juta.

Sementara Bank Indonesia (BI) perwakilan Sumbar menilai kinerja ekspor Sumbar amat bergantung dengan sumber daya alam bahan mentah.

"80$ pangsa ekspor Sumbar bergantung pada minyak kelapa sawit dan karet," kata Kepala Divisi Advisory dan Pengembangan Ekonomi BI perwakilan Sumbar, Bimo Epyanto.

Ia menyarankan perlu dilakukan peningkatan diversifikasi produk ekspor dan hilirisasi produk untuk menambah nilai komoditas.

Sejalan dengan itu Kamar Dagang Industri (Kadin) Sumbar Barat mengusulkan pembentukan tim terpadu peningkatan ekspor terdiri atas berbagai pemangku kepentingan untuk membuat kajian khusus agar ekspor daerah itu terus berkembang.

"Saya termasuk yakin dan percaya salah satu upaya meningkatkan perekonomian Sumbar adalah dengan meningkatkan ekspor untuk itu perlu dibuat tim khusus untuk menanganinya," kata Ketua Kadin Sumbar Ramal Saleh.

Menurut dia, tim tersebut terdiri atas pemerintah dan dunia usaha yang membuat konsep besar ekspor Sumbar 4-5 tahun ke depan.

Tag: Ekspor, Sumatera Barat (Sumbar)

Penulis: Redaksi WE Online/Ant

Editor: Kumairoh

Foto: Antara/Didik Suhartono

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,728.00 3,690.58
British Pound GBP 1.00 17,543.07 17,366.04
China Yuan CNY 1.00 2,037.30 2,016.90
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,983.00 13,843.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,884.58 9,784.23
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,789.94 1,771.79
Dolar Singapura SGD 1.00 10,307.39 10,202.68
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,750.45 15,588.60
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,403.02 3,366.49
Yen Jepang JPY 100.00 13,003.81 12,872.42

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6403.294 8.685 652
2 Agriculture 1359.779 -0.916 21
3 Mining 1655.430 15.724 49
4 Basic Industry and Chemicals 816.021 16.130 72
5 Miscellanous Industry 1264.885 5.069 49
6 Consumer Goods 2385.818 14.333 53
7 Cons., Property & Real Estate 495.521 0.306 80
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1233.628 3.292 74
9 Finance 1316.824 -9.517 91
10 Trade & Service 816.856 -0.632 163
No Code Prev Close Change %
1 HRME 545 680 135 24.77
2 POLU 1,010 1,260 250 24.75
3 ARKA 830 1,035 205 24.70
4 PICO 390 486 96 24.62
5 GLOB 406 505 99 24.38
6 PAMG 362 416 54 14.92
7 SAPX 655 745 90 13.74
8 MINA 1,250 1,400 150 12.00
9 INPP 720 800 80 11.11
10 SOTS 270 300 30 11.11
No Code Prev Close Change %
1 OCAP 480 372 -108 -22.50
2 BRAM 14,000 11,200 -2,800 -20.00
3 PCAR 2,430 2,010 -420 -17.28
4 TMAS 210 174 -36 -17.14
5 AKSI 338 284 -54 -15.98
6 ARTA 400 342 -58 -14.50
7 POSA 242 214 -28 -11.57
8 BTEK 83 74 -9 -10.84
9 SKBM 440 400 -40 -9.09
10 OASA 290 264 -26 -8.97
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 344 350 6 1.74
2 IPTV 244 242 -2 -0.82
3 MNCN 1,420 1,365 -55 -3.87
4 POSA 242 214 -28 -11.57
5 ANTM 900 950 50 5.56
6 BBRI 4,520 4,450 -70 -1.55
7 INKP 7,900 8,475 575 7.28
8 INCO 3,130 3,180 50 1.60
9 BKSL 134 142 8 5.97
10 INOV 422 442 20 4.74