Portal Berita Ekonomi Senin, 17 Desember 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 05:48 WIB. PGN - PGN masih tetap menargetkan tanggal penyelesaian akusisi saham Pertagas pada akhir Desember 208.
  • 05:46 WIB. Pertamina - Harga minyak mentah menurun, Pertamina masih belum menurunkan harga BBM.
  • 05:45 WIB. BUMN - Pembentukan holding BUMN infrastruktur dan perumahan kembali bergulir dan ditargetkan akan selesai di akhir tahun ini.
  • 22:20 WIB. Samsung - Samsung Galaxy S10 bakal punya lubang kecil di layar.
  • 22:18 WIB. Steve Jobs - Kartu nama Steve Jobs laku Rp91 juta.
  • 22:17 WIB. Twitter - Twitter hapus ratusan ribu akun terorisme.
  • 22:15 WIB. Airpods - Google dan Amazon diprediksi bakal luncurkan pesaing Airpods.
  • 22:14 WIB. XL - Trafik layanan data XL Axiata naik 58%.
  • 16:34 WIB. BM - Distributor ponsel lokal keluhkan rugi akibat ponsel BM.
  • 16:33 WIB. Kemenkominfo - Kemenkominfo ungkap aduan pornografi tembus 868 ribu.
  • 16:32 WIB. Youtube - Youtube Rewind 2018 jadi video dengan dislike terbanyak.
  • 16:31 WIB. Mobile Legends - Mobile Legends siap rilis hero baru Kadita yang mirip Nyi Roro Kidul.
  • 16:30 WIB. Grab - Grab punya 220 engineer di pusat riset Jakarta.

Produksi Perikanan Jabar Capai 1,4 Juta Ton

Foto Berita Produksi Perikanan Jabar Capai 1,4 Juta Ton
Warta Ekonomi.co.id, Bandung -

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat (Jabar), Iwa Karniwa, mengatakan produksi perikanan di provinsi tersebut tahun 2017 sekitar 1,4 juta ton.

"Jumlah tersebut terdiri dari produksi perikanan budi daya 1.160.747,99 ton dan perikanan tangkap 274.465,48 ton. Jabar memiliki potensi sumber daya kelautan dan perikanan yang sangat besar," kata Iwa Karniwa, di Kota Bandung, Jabar, Sabtu (17/11/2018).

Sayangnya, kata dia, potensi sumber daya yang besar ini belum dapat dimanfaatkan secara optimal.

Menurutnya, hal tersebut disebabkan oleh sejumlah permasalahan terutama belum memadainya dukungan sarana dan prasarana, pola usaha yang sebagian besar masih tradisional, serta kemampuan permodalan yang masih terbatas.

"Dari data ini, maka pembudidayaan ikan di darat mutlak harus kita tingkatkan, dan salah satu meningkatkannya adalah kampanye terus menerus makan ikan, seperti yang sekarang dilakukan," kata Iwa.

Ia mengungkapkan gagasannya bahwa sebaiknya pembangunan budi daya ikan dilakukan dengan metode inti plasma, di mana perusahaan besar sebagai investor menyerahkan proses pembudidayaan pada masyarakat di daerah-daerah terpilih.

Dengan demikian, lanjutnya, selain memangkas rantai pemasok, metode ini juga menciptakan lapangan pekerjaan di daerah yang dipilih investor.

"Ada salah satu kekurangan yang harus kita tingkatkan ke depan, yaitu pembangunan di kita sebaiknya inti plasma. Jadi nanti ada investor untuk investasi di salah satu lokasi budi daya ikan, terutama budi daya ikan di darat, yang menjangkau plasma-plasma masyarakat, sehingga rantai pasoknya bisa relatif singkat, juga masyarakat plasma-nya bisa dapat lapangan kerja," ujar Iwa.

Lebih lanjut ia mengatakan Pemprov Jabar juga terus mensosialisasi gerakan memasyarakatkan makan ikan, juga sebagai sarana promosi produk-produk olahan serba ikan, salah satunya melalui Festival Lauk Juara, di area Parkir Barat Gedung Sate Bandung, Jum'at (16/11/2018).

Ia berharap, Festival Lauk Juara ini menjadi kegiatan tahunan guna meningkatkan konsumsi makan ikan di provinsi tersebut.

Tag: Perikanan, Jawa Barat (Jabar)

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Kumairoh

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6169.843 -7.877 621
2 Agriculture 1522.036 5.966 20
3 Mining 1764.925 -11.589 47
4 Basic Industry and Chemicals 841.598 -5.250 71
5 Miscellanous Industry 1418.274 -2.043 46
6 Consumer Goods 2529.665 13.782 49
7 Cons., Property & Real Estate 454.173 -0.929 73
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1056.334 -5.796 71
9 Finance 1173.614 -2.714 91
10 Trade & Service 791.592 0.061 153
No Code Prev Close Change %
1 ZONE 555 690 135 24.32
2 GLOB 182 226 44 24.18
3 PADI 655 810 155 23.66
4 YPAS 610 750 140 22.95
5 PNSE 935 1,100 165 17.65
6 KICI 260 300 40 15.38
7 RIMO 151 172 21 13.91
8 KINO 2,470 2,810 340 13.77
9 ETWA 72 79 7 9.72
10 PTSN 880 965 85 9.66
No Code Prev Close Change %
1 KONI 450 340 -110 -24.44
2 SQMI 418 316 -102 -24.40
3 SSTM 510 396 -114 -22.35
4 SOTS 545 444 -101 -18.53
5 MTSM 228 202 -26 -11.40
6 GDYR 2,140 1,900 -240 -11.21
7 META 244 220 -24 -9.84
8 TRAM 180 165 -15 -8.33
9 INCF 242 222 -20 -8.26
10 ASJT 380 350 -30 -7.89
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 360 352 -8 -2.22
2 TLKM 3,750 3,730 -20 -0.53
3 BBRI 3,680 3,680 0 0.00
4 KPAS 705 705 0 0.00
5 RIMO 151 172 21 13.91
6 TRAM 180 165 -15 -8.33
7 ADRO 1,280 1,285 5 0.39
8 BHIT 61 61 0 0.00
9 MERK 7,200 7,500 300 4.17
10 ASII 8,450 8,450 0 0.00