Portal Berita Ekonomi Sabtu, 23 Maret 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 14:42 WIB. JSMR - Menteri Rini puas atas sistem transaksi tanpa henti di jalan tol yang dikembangkan Jasa Marga.
  • 13:45 WIB. Indocement - Indocement menargetkan pertumbuhan pendapatan sebesar 4% pada 2019.
  • 13:44 WIB. Kargo - PT AP Aviasi optimistis mampu meningkatkan pertumbuhan kinerja kargo di Bandara Kualanamu hingga 20%.
  • 13:44 WIB. Garuda - Pilot Garuda gadungan ditangkap di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta.
  • 13:42 WIB. PTPN IX - PTPN IX melakukan penyulingan perdana minyak atsiri serai wangi di Kabupaten Batang.
  • 13:42 WIB. BRI - BRI meraih dua penghargaan dari The Asian Banker.
  • 13:42 WIB. BRI - BRI bakal mengembangkan ekosistem keuangan guna meraup sumber pendanaan murah.
  • 11:29 WIB. PRDA - Prodia Widyahusada mencatatkan laba bersih sebesar Rp175,45 miliar pada tahun 2018.

Erdogan: Tak Seorang Pun Bisa Mengubah Turki

Erdogan: Tak Seorang Pun Bisa Mengubah Turki - Warta Ekonomi
WE Online, Ankara -

Mereka yang berusaha mendominasi Turki selama satu abad belakangan ini telah didesak balik oleh rakyat Turki, kata presiden Turki pada Sabtu (17/11/2018).

"Buat mereka yang berusaha mengubah Turki menjadi halaman belakang mereka sejak Pertempuran Gallipoli, Perang Kemerdekaan, dan kudeta yang gagal 15 Juli 2016, kami memberi mereka jawaban yang perlu sebagai satu bangsa," kata Recep Tayyip Erdogan dalam upacara pembukaan Taman Nasional di Basaksehir, Istanbul. Ia merujuk kepada aksi militer bersejarah yang menentukan dan upaya kudeta yang gagal yang menewaskan 251 orang.

"Satu komitmen dalam program kegiatan 100-hari kami dicapai hari ini dengan pembukaan Taman Nasional ini, dan yang lain akan diselesaikan satu demi satu," tambah Erdogan.

"Kami mengatakan bahwa kami akan membuat Kanal Istanbul, mereka mengatakan, 'Kami tak menginginkan itu', 'Jangan buat itu'. Kami akan membuatnya baik kalian menginginkannya atau tidak," katanya.

Tahun depan, Turki berencana meluncurkan pembuatan Kanal Istanbul, saluran air buatan tingkat-laut, dan menyelesaikannya pada 2023, kata Menteri Perhubungan dan Prasarana Turki Cahit Turhan.

Kanal itu dimaksudkan untuk memberi kelonggaran buat lalu-lintas pelayaran antara Laut Hitam dan Laut Marmara, terutama kapal tanker minyak yang melewati Selat Bosphorus.

Kanal sepanjang 45 kilometer tersebut, yang akan dibuat sepanjang koridor Kucukcekmece-Sazlidere-Durusu di Istanbul, dirancang dengan kapasitas 160 kapal per hari.

Di dalam pidatonya, Erdogan mengatakan mereka juga akan membuat tempat pekan raya terbesar di Turki di Bandar Udara Ataturk yang akan ditutup buat penerbangan komersial pada 31 Desember tahun ini.

Setelah pembukaan Taman Nasional Basaksehir, melalui telekonferensi, Erdogan juga meresmikan Taman Nasional lain di Kayasehir, Hosdere, Baruthane dan Cirpici yang berdekatan, kata Kantor Berita Anadolu yang dipantau Antara di Jakarta, Ahad pagi.

Ketua Parlemen Binali Yildirim juga memuji pembukaan Taman Nasional baru itu, dan mengatakan, "Kota besar adalah pusat peradaban kita. Semua upaya kita ialah membuat orang menjalani hidup yang baik." Pekan Maulid Saat berbicara dalam upacara peresmian pekan untuk menghormati Nabi Muhammad SAW, Maulid, presiden Turki itu mengatakan hidup Nabi Muhammad SAW menjadi contoh buat seluruh manusia dan generasi masa depan.

"Hidupnya adalah panduan terbesar bukan hanya buat ummatnya tapi juga buat seluruh umat manusia," kata Erdogan.

Ia menggaris-bawahi pentingnya untuk menjadi contoh buat geneasi muda negeri itu untuk masa depan yang cerah.

"Jika kita memberi contoh yang bagus buat generasi muda, mereka takkan jatuh ke dalam cengkeraman dedengkot teror di Qandil dan 'penipu' di Pennsylvania," kata Erdogan. Ia merujuk kepada Fetullah Gulen, pemimpin jaringan Organisasi Teror Fetullah (FETO) --yang berpusat di AS.

"Masa depan bangsa ini, yang mengabaikan dan berpaling dari generasi muda, dan tidak memberi perhatian yang cukup buat pembangunan kembali hati serta jiwa mereka, menghadapi ancaman," ia menambahkan.

Ketika berbicara mengenai perubahan yang dialami Turki selama 16 tahun belakangan ini, presiden tersebut mengatakan, "Kita hidup di negara tempat kebebasan lebih banyak dibicarakan dibandingkan dengan pembatasan dan semua gagasan disampaikan secara bebas selama tak ada teror dan kekerasan."

Tag: Recep Tayyip Erdogan, Turki

Penulis: Redaksi WE Online/Ant

Editor: Vicky Fadil

Foto: Reuters/Alkis Konstantinidis

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,794.23 3,755.47
British Pound GBP 1.00 18,692.75 18,500.55
China Yuan CNY 1.00 2,125.36 2,104.15
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,228.00 14,086.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,103.30 10,001.06
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,813.38 1,795.26
Dolar Singapura SGD 1.00 10,546.29 10,439.49
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,182.93 16,018.60
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,506.16 3,466.90
Yen Jepang JPY 100.00 12,850.43 12,718.74

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6525.274 23.498 629
2 Agriculture 1490.781 9.164 21
3 Mining 1887.862 3.129 47
4 Basic Industry and Chemicals 910.367 -5.244 71
5 Miscellanous Industry 1284.891 0.529 46
6 Consumer Goods 2663.462 4.407 52
7 Cons., Property & Real Estate 465.570 -1.138 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1170.915 5.940 72
9 Finance 1263.236 12.361 91
10 Trade & Service 828.467 0.865 155
No Code Prev Close Change %
1 COCO 420 525 105 25.00
2 GLOB 352 440 88 25.00
3 CAKK 270 326 56 20.74
4 ECII 825 990 165 20.00
5 SMMA 7,700 9,000 1,300 16.88
6 TGKA 3,010 3,500 490 16.28
7 ANDI 1,605 1,805 200 12.46
8 FISH 3,400 3,760 360 10.59
9 LPLI 135 149 14 10.37
10 BKSW 175 193 18 10.29
No Code Prev Close Change %
1 SIMA 224 168 -56 -25.00
2 KICI 310 260 -50 -16.13
3 IDPR 735 640 -95 -12.93
4 PYFA 198 177 -21 -10.61
5 ATIC 990 895 -95 -9.60
6 JMAS 895 810 -85 -9.50
7 LAND 1,085 1,010 -75 -6.91
8 MTSM 240 224 -16 -6.67
9 UNIT 242 226 -16 -6.61
10 AKSI 400 374 -26 -6.50
No Code Prev Close Change %
1 NUSA 101 97 -4 -3.96
2 HOME 102 102 0 0.00
3 GGRM 88,000 85,900 -2,100 -2.39
4 BBRI 3,980 4,060 80 2.01
5 TLKM 3,800 3,820 20 0.53
6 INKP 10,200 9,800 -400 -3.92
7 FREN 308 328 20 6.49
8 CTRA 975 1,030 55 5.64
9 UNTR 27,800 28,000 200 0.72
10 GIAA 555 555 0 0.00