Portal Berita Ekonomi Rabu, 19 Desember 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 20:47 WIB. Google - Google berencana basmi semua nyamuk di seluruh dunia.
  • 20:46 WIB. Bolt - Kemenkominfo kirim tim khusus untuk pastikan Bolt tidak jual paket internet.
  • 20:45 WIB. Menkominfo - Menkominfo sebut Bolt dan First Media belum bayar utang frekuensi.
  • 19:49 WIB. NASA - NASA: Cincin Saturnus akan hilang.
  • 19:46 WIB. Facebook - Facebook Messenger tambah fitur Boomerang di kamera.
  • 19:45 WIB. Qualcomm - Qualcomm tuding Apple langgar larangan jual iPhone di China.
  • 19:44 WIB. Mobil - Penjualan mobil 2018 diprediksi tembus 1,1 juta unit.
  • 19:42 WIB. Facebook - Facebook ketahuan masih kuntit pengguna.

APEC Tersandera Konflik China-AS, Australia Terjebak di Tengah-tengah

Foto Berita APEC Tersandera Konflik China-AS, Australia Terjebak di Tengah-tengah
Warta Ekonomi.co.id, Port Moresby -

Keretakan yang semakin dalam antara China dan Amerika Serikat soal perdagangan telah tumpah ke forum pertemuan puncak internasional APEC, dengan Australia terjebak di tengah-tengahnya.

Kedua negara adidaya itu tidak dapat menyetujui apa yang harus dikatakan dalam forum resmi dari pertemuan Kerjasama Ekonomi Asia Pasifik di Port Moresby.

Sebagai gantinya, pertemuan dengan pemimpin Papua New Guinea yang pada akhirnya mengumumkan konsensus yang lebih luas dari pertemuan tersebut, daripada sebuah pernyataan resmi yang biasa dilakukan.

Sudah dipahami China dan AS tidak dapat menyetujui terkait dengan bahasan tentang reformasi untuk Organisasi Perdagangan Dunia.

Sedangkan, Australia sedang berjalan di 'garis tipis' antara mitra dagang terbesarnya dan juga sekutu keamanannya yang lama di APEC.

"Saya pikir ada lebih banyak pragmatisme yang terjadi di sini daripada orang-orang yang telah siap untuk mengakuinya dalam sebuah komentar," ungkap Morrison kepada wartawan di Port Moresby, seperti dilansir dari 9news, Senin (19/11/2018).

"Ada banyak gerakan di bawah air," ungkapnya.

China dan AS saling bertukar pukulan verbal kemarin di pidato utama, dengan AS mendesak negara-negara untuk tidak menandatangani utang luar negeri besar, dan China menjanjikan tidak ada agenda tersembunyi dengan program infrastrukturnya.

Para pejabat China juga dilaporkan menyerbu ke kantor Menteri Luar Negeri PNG Rimbink Pato kemarin, menuntut Pato untuk mengubah kata-kata dalam pidatonya, dan dia menolak untuk merubahnya.

Morrison juga mengatakan perang perdagangan antara China dan AS melukai pertumbuhan ekonomi global, tetapi ia percaya kedua belah pihak ingin menemukan resolusi.

"Saya pikir mereka sepenuhnya sadar, karena hal-hal ini juga berdampak pada ekonomi mereka," katanya.

Australia dan AS akan bersama-sama menjadi tuan rumah pangkalan angkatan laut di Pulau Manus, dengan menciptakan titik pementasan baru ke Laut Cina Selatan yang diperebutkan.

Morrison tidak akan mengkonfirmasi berapa banyak pangkalan angkatan laut Lombrum yang diperluas akan dikenakan biaya, tetapi dirinya mengatakan Australia ada di sana atas undangan pemerintah PNG.

Dia mengadakan pertemuan singkat tapi "hangat" dengan Presiden Xi Jinping semalam, tetapi bahasan soal markas angkatan laut tidak muncul.

"Kami fokus pada hubungan kami dan apa yang kami lakukan bersama," pungkas Morrison.

Tag: APEC, Perang Dagang

Penulis/Editor: Hafit Yudi Suprobo

Foto: AFP Photo

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6176.094 94.227 621
2 Agriculture 1553.700 23.242 20
3 Mining 1722.517 2.450 47
4 Basic Industry and Chemicals 851.540 22.282 71
5 Miscellanous Industry 1417.163 9.966 46
6 Consumer Goods 2555.083 70.002 49
7 Cons., Property & Real Estate 445.761 3.264 73
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1065.619 14.971 71
9 Finance 1174.737 17.417 91
10 Trade & Service 781.950 -0.798 153
No Code Prev Close Change %
1 TIRA 133 179 46 34.59
2 SAFE 192 250 58 30.21
3 GLOB 352 440 88 25.00
4 AGRS 286 356 70 24.48
5 ARTA 625 750 125 20.00
6 POLY 137 160 23 16.79
7 PCAR 3,230 3,770 540 16.72
8 SHIP 865 990 125 14.45
9 SDRA 750 850 100 13.33
10 RELI 176 198 22 12.50
No Code Prev Close Change %
1 IBFN 296 248 -48 -16.22
2 TRUS 322 276 -46 -14.29
3 INRU 600 525 -75 -12.50
4 ARTO 194 174 -20 -10.31
5 FILM 780 705 -75 -9.62
6 FMII 695 630 -65 -9.35
7 LUCK 770 700 -70 -9.09
8 MFMI 620 570 -50 -8.06
9 MPOW 118 109 -9 -7.63
10 INAI 410 380 -30 -7.32
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 362 366 4 1.10
2 BBRI 3,630 3,670 40 1.10
3 BBCA 25,325 26,150 825 3.26
4 TLKM 3,740 3,810 70 1.87
5 WSBP 358 384 26 7.26
6 UNTR 29,125 28,650 -475 -1.63
7 PTBA 4,230 4,220 -10 -0.24
8 PGAS 2,070 2,080 10 0.48
9 ADRO 1,240 1,245 5 0.40
10 INKP 12,000 12,000 0 0.00