Portal Berita Ekonomi Jum'at, 22 Februari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 11:45 WIB. Honda - Honda umumkan tutup pabrik di Inggris sebelum Brexit.
  • 11:31 WIB. IHSG - IHSG terjun bebas 0,81% ke level 6.485,08 di akhir sesi I, Jumat (22/02/2019). 
  • 10:21 WIB. Samsung - Samsung optimis masyarakat masih minat terhadap ponsel premium.
  • 10:18 WIB. Telsa - Elon Musk tegaskan tidak garap crytocurrency.
  • 10:17 WIB. Huawei - Huawei bantah beri bonus ke pegawai yang curi properti lawan.
  • 09:58 WIB. Samsung - Samsung Galaxy Home rilis pada April.
  • 09:05 WIB. TCL - TCL kembangkan ponsel layar lipat terunik, kabarnya rilis tahun depan.
  • 09:00 WIB. IHSG - Akhir pekan, IHSG dibuka merah 0,30% ke level 6.518,19.
  • 08:55 WIB. PGN - PGN optimistis dapat membukukan kinerja lebih moncer pada tahun ini.
  • 08:55 WIB. BTN - BTN menilai naiknya batasan gaji penerima FLPP akan berdampak positif bagi industri properti.
  • 08:55 WIB. Realme - Realme umumkan C1 2019 dengan memori lebih besar.
  • 08:43 WIB. Samsung - Selama 10 tahun, Samsung sudah jual 2 miliar unit Galaxy.
  • 08:42 WIB. Pinterest - Pinterest ajukan IPO untuk Juni.
  • 08:38 WIB. Zuckerberg - Zuckerberg gelar pertemuan tertutup dengan Pemerintah Inggris.
  • 08:36 WIB. Realme - Realme 3 meluncur bulan depan.

Grab Ingin Gandakan Jumlah Engineer Jadi 2.000 Orang

Foto Berita Grab Ingin Gandakan Jumlah Engineer Jadi 2.000 Orang
Warta Ekonomi.co.id, Singapura -

Grab berencana untuk menggandakan jumlah engineer menjadi hampir 2.000 dalam 12 bulan hingga akhir tahun ini, untuk meningkatkan daya saing teknologinya di tengah persaingan dari rekan-rekan regional.

Theo Vassilakis, chief technology officer Grab, mengatakan kepada Nikkei Asian Review dalam sebuah wawancara baru-baru ini bahwa perusahaan rintisan Singapura, yang didirikan pada tahun 2012, telah mencapai titik di mana mereka perlu meningkatkan bakat teknologinya untuk mendukung bisnisnya yang sedang berkembang.

"Grab juga akan mempekerjakan lebih banyak lagi karyawan tahun depan," katanya.

Bulan lalu, perusahaan juga memburu Mark Porter, seorang database engineer dan seorang eksekutif yang berpengalaman di Amazon.com AS, untuk mengawasi teknologi dalam bisnis utamanya.

"Ketika bisnis inti kami mencapai titik tertentu, dan kemudian beberapa bisnis lain juga tumbuh, kami ingin seseorang untuk fokus pada masing-masing bisnis utama kami," ungkap Vassilakis.

Startup paling berharga di kawasan ini sekarang beroperasi di delapan negara di Asia Tenggara. Dalam satu atau dua tahun terakhir, perusahaan telah memperluas secara agresif di luar sektor transportasi ke pengiriman makanan dan pembayaran elektronik.

Dorongan perusahaan untuk menjadi apa yang disebut "superapp harian" dipercepat setelah tahun ini Grab membeli bisnis regional Uber Technologies, dan menjadikannya pemain dominan di wilayah tersebut.

Vassilakis membangun karir engineering-nya di Microsoft sebelum bergabung dengan Grab pada tahun 2017. Segera setelah Vassilakis bergabung, perusahaan tersebut merekrut Vikas Agrawal, mantan eksekutif teknik di perusahaan pembayaran ponsel India Paytm.

Vassilakis mengatakan Porter dan Agrawal diperlukan untuk ekspansi Grab karena mereka sudah mengalami "scaling cycle" yang Grab akan lalui.

Para insinyur akan dibutuhkan saat tim teknologi Grab berekspansi ke area baru, termasuk antarmuka pengguna, pemetaan, dan kecerdasan buatan. Grab sudah memiliki enam pusat penelitian dan pengembangan di Singapura, Seattle, Beijing, Bangalore, Ho Chi Minh City, dan Jakarta.

Untuk mengembangkan sistem transportasi yang lebih baik, serta bakat masa depan, Grab awal tahun ini bermitra dengan National University of Singapore dalam kecerdasan buatan. Vassilakis mengatakan bahwa Grab juga bekerja untuk meningkatkan bakat teknologi homegrown melalui program magang dengan universitas. Banyak perusahaan yang memasuki kemitraan seperti itu di tengah kekurangan bakat teknik global.

Semua upaya ini datang karena persaingan regional yang semakin. Go-Jek pada bulan September meluncurkan layanan ride-hailing di Vietnam, dan memiliki rencana untuk memasuki Thailand, Singapura dan Filipina.

Di Singapura, Go-Jek pada akhir Oktober mulai masa preregistration untuk driver. Grab dan Go-Jek bersaing di area non-ride seperti pembayaran elektronik dan perawatan kesehatan online.

Untuk Grab, mengasah kemampuan teknologinya juga penting karena pemerintah daerah memperkenalkan peraturan baru. Grab menyediakan data kemacetan lalu lintas kepada pemerintah sehingga pemerintah setempat dapat merencanakan sistem transportasi umum dengan lebih baik. Ini membantu Grab untuk menunjukkan kontribusinya kepada pemerintah yang mungkin cenderung menyukai transportasi tradisional.

Grab mengatakan jika mereka perusahaan teknologi rumahan terbesar di kawasan itu dan berharap akan menjadi perusahaan teknologi pertama di Asia Tenggara yang mencapai pendapatan tahunan sebesar $1 miliar tahun ini. Grab sekarang bernilai sekitar $11 miliar, menurut CB Insights.

 

Tag: Grab Indonesia, PT Go-Jek Indonesia

Penulis/Editor: Hafit Yudi Suprobo

Foto: File/Reuters

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,767.30 3,729.07
British Pound GBP 1.00 18,411.72 18,223.66
China Yuan CNY 1.00 2,101.61 2,080.78
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,127.00 13,987.00
Dolar Australia AUD 10,042.96 9,942.19
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,800.01 1,782.15
Dolar Singapura SGD 1.00 10,447.42 10,343.12
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,020.02 15,854.26
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,471.01 3,432.39
Yen Jepang JPY 100.00 12,756.91 12,629.35

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6537.766 24.982 628
2 Agriculture 1616.672 15.458 21
3 Mining 1935.600 28.600 47
4 Basic Industry and Chemicals 903.282 9.632 71
5 Miscellanous Industry 1347.154 -12.736 46
6 Consumer Goods 2654.468 -5.813 51
7 Cons., Property & Real Estate 459.894 1.147 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1214.069 7.199 72
9 Finance 1243.721 7.000 91
10 Trade & Service 827.313 1.685 155
No Code Prev Close Change %
1 JAYA 288 432 144 50.00
2 OCAP 54 72 18 33.33
3 PUDP 356 430 74 20.79
4 PJAA 1,260 1,500 240 19.05
5 YULE 175 208 33 18.86
6 INPS 2,100 2,400 300 14.29
7 BRAM 6,200 7,000 800 12.90
8 IKAI 179 200 21 11.73
9 INDY 1,955 2,180 225 11.51
10 IBFN 240 266 26 10.83
No Code Prev Close Change %
1 ALDO 1,900 1,425 -475 -25.00
2 ARTA 980 780 -200 -20.41
3 KBLV 525 454 -71 -13.52
4 CSAP 600 540 -60 -10.00
5 AKPI 690 625 -65 -9.42
6 CLAY 1,540 1,395 -145 -9.42
7 BNLI 1,150 1,055 -95 -8.26
8 PSDN 260 242 -18 -6.92
9 SIPD 1,030 960 -70 -6.80
10 TRIS 236 220 -16 -6.78
No Code Prev Close Change %
1 PGAS 2,490 2,640 150 6.02
2 ADRO 1,345 1,415 70 5.20
3 JPFA 2,310 2,330 20 0.87
4 INDY 1,955 2,180 225 11.51
5 BUMI 150 163 13 8.67
6 BMRI 7,100 7,325 225 3.17
7 UNTR 26,000 26,500 500 1.92
8 ESTI 91 92 1 1.10
9 BNLI 1,150 1,055 -95 -8.26
10 LEAD 92 86 -6 -6.52