Portal Berita Ekonomi Selasa, 25 Juni 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 20:16 WIB. Walmart - Walmart Meksiko mulai terima pesanan via WhatsApp.
  • 20:05 WIB. Xiaomi - Xiaomi siap rilis dua smartphone seri baru Mi CC9.
  • 19:53 WIB. Asus - Kantongi sertifikat TKDN, Asus Zenfone 6 segera masuk Indonesia.
  • 19:29 WIB. Google - Proyek smart city Google di Kanada janji rahasiakan data pribadi.
  • 19:14 WIB. Tesla - AS kabulkan permohonan Tesla untuk keringanan cukai impor aluminium.
  • 19:01 WIB. Xiaomi - Xiaomi setop produksi smartphone Mi Note dan Mi Max.
  • 18:47 WIB. Asus - Asus bawa laptop gaming ROG dan TUF baru ke Indonesia.
  • 16:59 WIB. Indosat - Indosat Ooredoo kenalkan kualitas jaringan 4G Plus.

2018, Nilai Ekonomi Digital di Asia Tenggara Mencapai Rp1.048 Triliun

2018, Nilai Ekonomi Digital di Asia Tenggara Mencapai Rp1.048 Triliun - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Ekonomi internet atau yang lebih dikenal dengan ekonomi digital di Asia Tenggara tumbuh lebih cepat dari yang diperkirakan, dan pada 2018 nilainya sudah mencapai US$72 miliar atau lebih dari Rp1.048 triliun.

Dengan pertumbuhan yang lebih cepat itu, nilai ekonomi internet Asia Tenggara pada 2025 akan mencapai US$240 miliar, lebih tinggi dari yang diperkirakan sebelumnya 200 miliar dolar, menurut Google dan Temasek dalam laporan e-Conomy Asia Tenggara 2018, dikutip Selasa (20/11/2018).

Laporan Google dan Temasek pada 2016 dan 2017 memang meramalkan ekonomi internet Asia Tenggara akan bernilai US$200 miliar pada 2025, tapi wilayah ini ternyata membutuhkan waktu lebih cepat untuk mencapai itu.

"Dengan delapan tahun masih tersisa, Asia Tenggara sudah lebih sepertiga jalan menuju target," kata Wakil Presiden Google wilayah Asia Tenggara dan India, Rajan Anandan.

Dan, menurut Anandan, perusahaan teknologi Asia Tenggara telah mengumpulkan setengah dari US$40-50 miliar dana dari yang diperkirakan sebelumnya.

"Kecepatan pemecahan rekor ekonomi internet di kawasan itu pada 2018 bukanlah kejadian aneh. Negara-negara Asia Tenggara berada pada landasan yang kuat untuk pertumbuhan digital yang dipercepat," kata pernyataan bersama Google dan Temasek.

Berikut enam fakta menarik mengenai pertumbuhan ekonomi internet Asia Tenggara berdasarkan laporan e-Conomy 2018 oleh Google dan Temasek:

1. Ekonomi internet Asia Tenggara akan mencapai US$72 miliar (Rp1.048 triliun) pada 2018, lebih dari dua kali lipat sejak 2015. Sektor internet Asia Tenggara telah menghasilkan nilai yang melampaui produk domestik bruto (PDB) lebih dari 100 negara di dunia hanya dalam tiga tahun.

2. 350 juta pengguna internet tinggal di wilayah Asia Tenggara. Sejak 2015, lebih dari tiga juta orang Asia Tenggara, populasi yang lebih besar dari Chicago atau Madrid, telah online untuk pertama kalinya setiap bulan.

3. Pasar e-commerce Asia Tenggara diperkirakan mencapai US$102 miliar pada tahun 2025. 2018 adalah tahun e-commerce di Asia Tenggara, yang naik dua kali lipat dari tahun sebelumnya. Dan tiga besar bisnis e-commerce, Lazada, Shopee, dan Tokopedia, adalah pemain lokal yang didirikan dan melayani wilayah tersebut.

4. 35 juta orang Asia Tenggara menggunakan layanan transportasi online setiap bulannya. Delapan juta wahana diambil setiap hari di 500 kota. Unicorn lokal seperti GO-JEK dan Grab memacu pertumbuhan yang cepat dalam layanan baru seperti pengiriman makanan, yang merupakan industri senilai US$2 miliar pada 2018.

5. US$24 miliar telah dibangkitkan oleh perusahaan teknologi Asia Tenggara sejak 2015 dan kepercayaan investor meningkat. 9,1 miliar dolar yang dibangkitkan pada paruh pertama tahun 2018 setara dengan 9,4 miliar dolar di seluruh tahun 2017. Kepercayaan investor meluas ke startup yang lebih kecil, dengan investasi di non-unicorn tumbuh empat kali di paruh pertama tahun 2018 tahun ini.

6. 1,7 juta pekerjaan penuh waktu akan tercipta dalam ekonomi internet pada tahun 2025 bagi para profesional berketerampilan tinggi serta peluang kerja yang fleksibel di sektor-sektor seperti raid-hailing.

Tag: ekonomi digital, Digital Economy

Penulis: Redaksi WE Online/Ant

Editor: Cahyo Prayogo

Foto: Unsplash/John Schnobrich

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,788.76 3,750.60
British Pound GBP 1.00 18,120.74 17,938.24
China Yuan CNY 1.00 2,071.89 2,051.18
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,209.00 14,067.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,897.99 9,796.26
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,820.08 1,801.82
Dolar Singapura SGD 1.00 10,505.73 10,399.20
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,209.63 16,042.01
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,430.47 3,393.73
Yen Jepang JPY 100.00 13,264.56 13,128.32

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6320.445 31.980 636
2 Agriculture 1462.734 12.139 21
3 Mining 1729.467 84.267 46
4 Basic Industry and Chemicals 773.084 8.727 71
5 Miscellanous Industry 1274.058 -1.017 47
6 Consumer Goods 2405.119 3.777 52
7 Cons., Property & Real Estate 486.531 -1.769 76
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1191.003 6.146 74
9 Finance 1291.358 1.492 90
10 Trade & Service 802.181 3.053 159
No Code Prev Close Change %
1 INDY 1,335 1,675 340 25.47
2 POSA 360 450 90 25.00
3 SMBR 875 1,090 215 24.57
4 ALKA 360 438 78 21.67
5 KONI 376 448 72 19.15
6 INPP 760 880 120 15.79
7 KIOS 635 735 100 15.75
8 KICI 268 310 42 15.67
9 GOLD 438 500 62 14.16
10 HRUM 1,395 1,590 195 13.98
No Code Prev Close Change %
1 YPAS 468 352 -116 -24.79
2 HDFA 168 136 -32 -19.05
3 BRAM 10,000 8,100 -1,900 -19.00
4 YULE 181 161 -20 -11.05
5 ARTA 460 410 -50 -10.87
6 PGLI 476 430 -46 -9.66
7 PYFA 188 170 -18 -9.57
8 NICK 270 246 -24 -8.89
9 WIIM 252 230 -22 -8.73
10 MAYA 7,000 6,425 -575 -8.21
No Code Prev Close Change %
1 ERAA 1,615 1,835 220 13.62
2 INDY 1,335 1,675 340 25.47
3 ANTM 795 845 50 6.29
4 PTBA 2,880 3,060 180 6.25
5 MNCN 1,000 985 -15 -1.50
6 SMBR 875 1,090 215 24.57
7 BBRI 4,310 4,330 20 0.46
8 TAMU 500 520 20 4.00
9 JPFA 1,495 1,520 25 1.67
10 ADRO 1,245 1,330 85 6.83