Portal Berita Ekonomi Senin, 18 Februari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:49 WIB. Apple - Apple rekrut CEO Otto, startup penyedia kunci pintar yang gagal.
  • 16:28 WIB. E-Commerce - Lazada dan Bhinneka umumkan kolaborasi.
  • 16:27 WIB. LG - LG tak ikutan lomba luncurkan ponsel layar lipat.
  • 16:01 WIB. IHSG - Akhir perdagangan sesi II, IHSG ditutup hijau 1,70% ke level 6.497,82. 
  • 15:56 WIB. Pembekuan Usaha - OJK Cabut pembekuan usaha PT Ridean Finance. 
  • 15:55 WIB. TAMU - PT Pelayaran Tamarin Samudra (TAMU) membentuk dua entitas anak usaha baru, yaitu PT Sentra Tamarin Samudra dan PT Samudra Sukses Gemilang. 
  • 15:54 WIB. Wismilak - Wismilak kantongi izin kawasan berikat di Surabaya, Jawa Timur. 
  • 13:59 WIB. Apple - Apple persiapkan jajaran produk baru untuk 2019.

Renae Lawrence, Anggota Bali Nine yang Bakal Menghirup Udara Bebas Hari Ini

Foto Berita Renae Lawrence, Anggota Bali Nine yang Bakal Menghirup Udara Bebas Hari Ini
Warta Ekonomi.co.id, Bangli, Bali -

Indonesia diharapkan untuk melepaskan satu-satunya anggota perempuan dari geng "perdagangan heroin-trafficking" Bali Nine dari penjara pada Rabu (21/11/2018) setelah menjalani 13 tahun dalam kasus yang menyebabkan kehebohan diplomatik.

Renae Lawrence, (41), Warga Negara Australia ditangkap pada 2005 lalu ketika pihak berwenang menangkapnya dengan 2,6 kilogram heroin yang diikatkan ke tubuhnya ketika ia mencoba untuk terbang keluar dari bandara internasional di pulau Bali.

Dia awalnya diberi hukuman seumur hidup, tetapi hukumannya kemudian dikurangi menjadi 20 tahun dan kemudian dipotong lebih lanjut karena perilaku yang baik.

Belum jelas kapan waktu dia akan dibebaskan dari penjara Bangli Bali pada Rabu (21/11/2018).

Kemungkinan Lawrence akan dideportasi tidak lama setelah dia dibebaskan. Dia akan menjadi satu-satunya anggota dari Bali Nine untuk memenangkan kebebasan mereka sejauh ini.

Beberapa media Australia melaporkan bahwa Lawrence dapat ditangkap ketika dia tiba di Sydney karena aksi pengejaran berkecepatan tinggi yang melibatkan dirinya dengan kendaraan curian yang terjadi sebelum dia ditangkap di Indonesia.

Komisioner Polisi New South West Australia, Mick Fuller, mengatakan polisi akan berbicara dengan Lawrence ketika kembali ke Australia.

"Saya dapat mengkonfirmasi ada dua surat perintah penangkapan yang luar biasa untuknya dan dari sudut pandang kami, kami akan membuat waktu yang masuk akal dengan tim hukumnya untuk membawa dia mendapatkan surat jaminan itu," ungkap Mick Fuller, seperti dikutip dari Channel NewsAsia, Rabu (21/11/2018).

Pemimpin kelompok 'Bali Nine' Myuran Sukumaran dan Andrew Chan dieksekusi oleh regu tembak pada tahun 2015 lalu, memicu pertikaian diplomatik antara Australia dan Indonesia, yang memiliki beberapa undang-undang narkoba paling ketat di dunia termasuk hukuman mati.

Pada bulan Juni, anggota lain Bali Nine, Tan Duc Thanh Nguyen, meninggal di penjara karena kanker perut, sementara lima lainnya saat ini menjalani hukuman seumur hidup dan bisa mati di penjara kecuali mereka memenangkan peninjauan hukuman.

Beberapa kritikus mengecam polisi Australia karena memberi tahu rekan-rekan mereka di Indonesia tentang geng dan menempatkan anggotanya pada risiko eksekusi mati di Indonesia.

Kasus-kasus profil tinggi seperti kasus warga Australia, Schapelle Corby, yang menghabiskan lebih dari sembilan tahun di balik jeruji untuk menyelundupkan marijuana ke Bali, telah memicu kekhawatiran bahwa Indonesia menjadi tujuan untuk perdagangan obat-obatan terlarang.

Corby dideportasi pada 2017 setelah beberapa tahun menerima pembebasan bersyarat.

Tag: Indonesia-Australia, Renae Lawrence

Penulis/Editor: Hafit Yudi Suprobo

Foto: AFP/Sonny Tumbelaka

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,780.63 3,741.87
British Pound GBP 1.00 18,315.27 18,130.41
China Yuan CNY 1.00 2,095.36 2,074.37
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,177.00 14,035.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,143.64 10,040.64
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,806.54 1,788.42
Dolar Singapura SGD 1.00 10,463.50 10,352.59
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,046.95 15,884.81
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,479.02 3,440.79
Yen Jepang JPY 100.00 12,826.38 12,696.76

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6497.815 108.730 627
2 Agriculture 1603.040 10.690 21
3 Mining 1866.565 32.272 47
4 Basic Industry and Chemicals 889.209 10.651 71
5 Miscellanous Industry 1368.528 38.950 46
6 Consumer Goods 2658.479 53.843 51
7 Cons., Property & Real Estate 452.148 1.591 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1214.982 29.177 71
9 Finance 1235.748 18.977 91
10 Trade & Service 820.986 9.595 155
No Code Prev Close Change %
1 ALDO 1,625 2,020 395 24.31
2 KONI 398 486 88 22.11
3 PUDP 338 406 68 20.12
4 KOIN 268 318 50 18.66
5 TRUS 300 340 40 13.33
6 RDTX 6,075 6,875 800 13.17
7 FREN 264 298 34 12.88
8 PSDN 220 246 26 11.82
9 YULE 196 218 22 11.22
10 SKBM 414 460 46 11.11
No Code Prev Close Change %
1 INCF 380 306 -74 -19.47
2 PANI 135 109 -26 -19.26
3 LMAS 69 58 -11 -15.94
4 ARTA 1,100 935 -165 -15.00
5 ALKA 408 350 -58 -14.22
6 LPLI 147 129 -18 -12.24
7 RODA 430 380 -50 -11.63
8 HDTX 125 111 -14 -11.20
9 ETWA 89 81 -8 -8.99
10 JMAS 900 820 -80 -8.89
No Code Prev Close Change %
1 FREN 264 298 34 12.88
2 EXCL 2,340 2,530 190 8.12
3 TLKM 3,790 3,900 110 2.90
4 TINS 1,425 1,520 95 6.67
5 JPFA 2,700 2,500 -200 -7.41
6 ANTM 950 995 45 4.74
7 MEDC 950 1,020 70 7.37
8 BMTR 420 434 14 3.33
9 WSKT 1,765 1,750 -15 -0.85
10 ASII 7,600 7,875 275 3.62