Portal Berita Ekonomi Senin, 18 Februari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 19:14 WIB. Ekspor - Kemenko maritim menyambut baik dukungan BPOM untuk ekspor garam kristal.
  • 19:12 WIB. Listrik - Diskon tarif listrik 900 VA tingkatkan daya beli.
  • 19:11 WIB. Ekspor - Kemenperin memacu ekspor lima sektor industri yang pertumbuhannya di atas 5%.
  • 19:10 WIB. Debat - Debat kedua diamankan 2.981 personel gabungan.
  • 19:09 WIB. AirAsia - AirAsia indikasikan ada intervensi kompetitor ke agen perjalanan online.
  • 19:08 WIB. VAR - Kementan kirim 9.000 dosis VAR ke NTB.
  • 19:07 WIB. Debat - Jokowi bukan hanya menekankan soal infrastruktur saat debat capres kedua.
  • 19:06 WIB. TCL - TCL sedang membuat 5 gawai yang bisa dilipat jadi jam tangan.
  • 19:03 WIB. Bola - Persija 2-2 Tira-Persikabo.
  • 19:03 WIB. Debat - Jokowi bakal All Out di debat capres kedua (17/2/2019).

Jerman Akan Bantu Indonesia Kembangkan Energi Terbarukan

Foto Berita Jerman Akan Bantu Indonesia Kembangkan Energi Terbarukan
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Pemerintah Indonesia berkomitmen mewujudkan energi yang adil, bertujuan untuk memberikan akses yang sama terhadap energi bagi masyarakat Indonesia melalui pengembangan infrastruktur energi dan mengoptimalkan potensi sumber energi lokal dengan ketersediaan yang terjamin, terjangkau, dan berlanjut.

Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Rida Mulyana mengatakan, pihaknya betul-betul mengupayakan tingkat elektrifikasi nasional mencapai 99,9% yang juga tidak lupa di dalamnya berasal dari energi terbarukan.

Rida menambahkan bahwa pada periode 8 tahun terakhir, rasio elektrifikasi sudah meningkat dari 67,2% menjadi 98,05% dengan bauran energi untuk pembangkit listrik sebagian besar dari energi fosil.

"Selama periode 2010 hingga 2018, rasio elektrifikasi meningkat dari 67,2% menjadi 98,05%. Namun, bauran energi utama untuk pembangkit listrik masih didominasi oleh energi fosil, dengan batu bara sebesar 58,64%, gas 22,48%, minyak 6,18%, dan energi terbarukan sekitar 12,71%," ujar Rida dalam Indonesian-German Renewable Energy Day di Jakarta, Rabu (21/11/2018).

Selain itu, untuk mencapai target 23% Energi Baru dan Terbarukan (EBT) pada bauran energi 2025, Rida mengatakan bahwa Pemerintah Indonesia memerlukan dukungan dan kerja sama dari negara-negara yang telah maju dalam pengembangan energi terbarukan.

Rida menyadari bahwa untuk mencapai target yang ditetapkan, dukungan dan kerja sama dari berbagai pihak diperlukan, termasuk dari negara-negara yang telah maju dalam pengembangan energi terbarukan. Dukungan tersebut dapat berupa pendanaan, pengembangan teknologi, peningkatan kapasitas, dan masukan untuk pengembangan kebijakan energi terbarukan di Indonesia.

"Jerman adalah salah satu mitra penting bagi Pemerintah Indonesia dalam mengembangkan energi terbarukan. Kerja sama antara Indonesia dan Jerman di sektor energi terbarukan sudah sangat lama dan berjalan sangat baik selama 25 tahun," tandasnya.

Rida berharap program kerja sama antara Indonesia dengan Jerman dapat membantu pemerintah dalam mengatasi tantangan pengembangan EBT di Indonesia.

"Saya berharap program kerja sama Indonesia-Jerman dapat membantu kami mengatasi tantangan dalam mengembangkan energi terbarukan dan meningkatkan kapasitas kami untuk mencapai target sebesar 23% pada 2025," pungkas Rida.

Pada kesempatan tersebut, Rida menyaksikan Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Asosiasi Energi Surya Indonesia (AESI) dan Perkumpulan Pengguna Listrik Surya Atap (PPLSA) dengan Bundesverband Solarwirtschaft (BSW) dari Jerman yang bergerak pada pengembangan PLTS atap (rooftop).

MoU tersebut adalah langkah awal perencanaan kerja sama lebih lanjut antara Asosiasi Indonesia dan Jerman terkait peningkatan kapasitas SDM asosiasi, pengembangan pedoman standar keselamatan dan penerapan teknologi, serta advokasi dalam kebijakan, peraturan, dan insentif energi terbarukan.

Tag: Energi Baru Terbarukan (EBT)

Penulis: Bambang Ismoyo

Editor: Rosmayanti

Foto: Antara/Anis Efizudin

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,783.30 3,744.53
British Pound GBP 1.00 18,150.85 17,967.77
China Yuan CNY 1.00 2,097.95 2,076.96
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,187.00 14,045.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,058.58 9,952.29
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,807.88 1,789.76
Dolar Singapura SGD 1.00 10,440.06 10,334.04
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,015.70 15,848.38
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,472.95 3,433.99
Yen Jepang JPY 100.00 12,861.03 12,731.15

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6389.085 -30.933 627
2 Agriculture 1592.350 -13.090 21
3 Mining 1834.293 -25.732 47
4 Basic Industry and Chemicals 878.558 -9.993 71
5 Miscellanous Industry 1329.578 -2.798 46
6 Consumer Goods 2604.636 -24.378 51
7 Cons., Property & Real Estate 450.557 -6.160 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1185.805 7.307 71
9 Finance 1216.771 -0.391 91
10 Trade & Service 811.391 -5.665 155
No Code Prev Close Change %
1 ALDO 1,300 1,625 325 25.00
2 PEHA 2,110 2,630 520 24.64
3 SIMA 330 400 70 21.21
4 LMAS 58 69 11 18.97
5 EXCL 2,050 2,340 290 14.15
6 LUCK 585 660 75 12.82
7 CASS 640 720 80 12.50
8 BNLI 1,125 1,260 135 12.00
9 BHIT 84 94 10 11.90
10 DWGL 101 113 12 11.88
No Code Prev Close Change %
1 OCAP 81 54 -27 -33.33
2 HDFA 165 130 -35 -21.21
3 KONI 498 398 -100 -20.08
4 BALI 1,060 860 -200 -18.87
5 PUDP 410 338 -72 -17.56
6 CANI 218 180 -38 -17.43
7 KBLV 585 484 -101 -17.26
8 GLOB 448 372 -76 -16.96
9 JIHD 585 490 -95 -16.24
10 NATO 585 505 -80 -13.68
No Code Prev Close Change %
1 EXCL 2,050 2,340 290 14.15
2 BMTR 398 420 22 5.53
3 BHIT 84 94 10 11.90
4 WSKT 1,865 1,765 -100 -5.36
5 BNLI 1,125 1,260 135 12.00
6 ERAA 1,950 1,955 5 0.26
7 MNCN 855 910 55 6.43
8 TLKM 3,740 3,790 50 1.34
9 ANTM 1,000 950 -50 -5.00
10 BUMI 153 151 -2 -1.31