Portal Berita Ekonomi Senin, 17 Desember 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:00 WIB. IHSG - IHSG ditutup melemah 0,90% ke level 6.114,45 pada akhir perdagangan sesi II, Senin (17/12/2018). 
  • 15:42 WIB. Produksi - TPIA targetkan produksi polyethylene meningkat menjadi 736 KTA.
  • 15:42 WIB. Kredit - TPIA terima kredit US$380 juta dari The Japan Bank for International Cooperation (JBIC) dan BNP Paribas (cabang Tokyo).

Ciptakan SDGs, Alami Ingin Kembangkan Ekonomi Syariah

Foto Berita Ciptakan SDGs, Alami Ingin Kembangkan Ekonomi Syariah
Warta Ekonomi.co.id, Bogor -

PT Alami Teknologi Sharia (Alami) menghadirkan platform pembiayaan UKM yang mengutamakan nilai keadilan (fairness) dan keterbukaan (transparency) untuk mewujudkan komitmen perusahaan dalam menerapkan bisnis bersifat Sharia Driven. Melalui platform Alami, perusahaan berharap dapat mengembangkan ekosistem ekonomi syariah bersama para stakeholders untuk menciptakan tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs).

CEO dan Founder Alami, Dima Djani mengatakan, prinsip SDGs dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mirip dengan prinsip syariah, sehingga ia pun menerapkannya dalam perusahaan. Dengan begitu, Alami dapat mengimplementasikan #GoodnessInYou, branding dari platform penyedia layanan pembiayaan mereka.

"Prinsip SDGs dan syariah itu mirip dan bersinggunan, yakni good help, no poverty, quality education, gender equality, innovation infrastructure, responsible consumption. Dengan ini, kami ingin menemukan kebaikan dalam diri stakeholders kami," jelas Dima. 

Ia kemudian menyebutkan, salah satu implementasi Sharia Driven dari Alami ialah memberikan pendampingan dalam bentuk pelatihan usaha untuk mengembangkan kualitas keuangan dan usaha para pelaku UKM yang menerima pembiayaan. Dengan begitu, kemitraan akan menghasilkan perbuatan baik untuk lingkungan sosial, bukan sekadar mencari keuntungan.

"Kami join event dengan beberapa partner, seperti investor muda untuk mengedukasi tentang keuangan syariah dari beragam angle. Kami membuat event kepada para UKM juga. Edukasi kami sifatnya digital dan nondigital, kami juga ingin merangkul seluruh stakeholders untuk membuat ekosistem ekonomi syariah yang semakin berkembang," ujar Dima kepada pers, Rabu (21/11/2018).

Lewat model bisnis Alami, UKM dapat memantau keadaan keuangan dengan mudah, tak perlu menggunakan cara konvensional. Mereka dapat melihat grafik melalui mobile, sehingga lebih efisien.

Dima mengatakan, "Banyak UKM yang masih menggunakan pencatatan dengan Excel. Kalau menggunakan sistem monitoring di Alami, mereka hanya tinggal klik maunya apa, jumlahnya berapa, dan untuk apa. Kalau sudah terintegrasi kan lebih mudah."

Setelah berjalan hampir satu tahun, Alami telah berhasil membiayai 10 UKM di Indonesia dengan total pembiayaan sebesar Rp20 miliar. Pemberi dana merupakan institusi keuangan dan fintech syariah.

"20 miliar itu 50:50 dari bank dan nonbank. Banyak juga UKM yang mencari pembiayaan ajak piutang, ini yang kami kerja samakan dengan fintech peer to peer lending," kata Dima kemudian.

Sampai akhir tahun, Alami akan fokus melakukan ekspansi dan berencana menambah mitra bank syariah regional. Selain bank syariah, Alami berencana menggaet BPRS supaya mereka bisa terhubung dengan teknologi.

"Ke depannya, kami juga sudah bicarakan dengan beberapa bank syariah regional. Mungkin tahun depan akan bisa ditambahkan. Dari bank syariah, mungkin kami ke BPRS. Jadi, mereka juga sudah sadar untuk menerapkan teknologi supaya tidak outdated. Salah satu caranya, kerja sama dengan fintech. Kalau ke depannya bisa bekerja sama dengan mereka, itu bisa jadi peluang untuk kami juga," papar Dima.

Saat ini, Alami sudah bermitra dengan Bank Syariah Mandiri, BNI Syariah, Bank Mega Syariah, Jamkrindo Syariah, dan KapitalBoost. Para mitra mendapatkan keuntungan dalam bentuk efisiensi layanan yang akan didapatkan perusahaan penerima pembiayaan.

Menurut Dima, "Dari sisi efisiensi pelayanan mereka, kerja sama dengan Alami juga membuat biaya ekspansi mereka bisa berkurang. Jadi, ada savings yang return on asset, sehingga pressing-nya bisa lebih kompetitif lagi."

Untuk semakin membuat layanannya dipercaya, Alami kini telah mencatatkan diri ke OJK untuk kemudian mengikuti proses sandbox. Hal itu dilakukan untuk mentaati POJK Nomor 13 tentang Inovasi Keuangan Digital.

Tag: Ekonomi Syariah, Alami Sharia

Penulis: Tanayastri Dini Isna

Editor: Rosmayanti

Foto: Alami

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6089.305 -80.538 621
2 Agriculture 1529.475 7.439 20
3 Mining 1740.264 -24.661 47
4 Basic Industry and Chemicals 823.102 -18.496 71
5 Miscellanous Industry 1396.496 -21.778 46
6 Consumer Goods 2485.433 -44.232 49
7 Cons., Property & Real Estate 447.566 -6.607 73
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1048.350 -7.984 71
9 Finance 1161.972 -11.642 91
10 Trade & Service 783.053 -8.539 153
No Code Prev Close Change %
1 GLOB 226 282 56 24.78
2 KONI 340 424 84 24.71
3 ARTA 488 600 112 22.95
4 SSTM 396 478 82 20.71
5 TIRA 125 150 25 20.00
6 ASBI 282 336 54 19.15
7 APEX 1,300 1,530 230 17.69
8 AHAP 60 68 8 13.33
9 PNSE 1,100 1,240 140 12.73
10 PTSN 965 1,085 120 12.44
No Code Prev Close Change %
1 ZONE 690 555 -135 -19.57
2 RIMO 172 140 -32 -18.60
3 OCAP 226 185 -41 -18.14
4 RELI 228 189 -39 -17.11
5 MERK 7,500 6,450 -1,050 -14.00
6 AKSI 444 398 -46 -10.36
7 KICI 300 270 -30 -10.00
8 SOTS 444 408 -36 -8.11
9 MSKY 785 730 -55 -7.01
10 PSDN 200 187 -13 -6.50
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 352 360 8 2.27
2 RIMO 172 140 -32 -18.60
3 UNTR 29,425 28,700 -725 -2.46
4 BBRI 3,680 3,600 -80 -2.17
5 TLKM 3,730 3,710 -20 -0.54
6 BMRI 7,575 7,400 -175 -2.31
7 MNCN 780 745 -35 -4.49
8 LPPF 5,625 5,825 200 3.56
9 ASII 8,450 8,300 -150 -1.78
10 PGAS 2,100 2,060 -40 -1.90