Portal Berita Ekonomi Rabu, 20 Maret 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 06:49 WIB. Internet - Operator seluler perkuat sinyal internet di area wisata.
  • 06:26 WIB. Go-Jek - Go-Jek tersandung lagi regulasi di Filipina.
  • 06:23 WIB. Palapa Ring - Kemenkominfo sebut Telkom dan Indosat sudah uji Palapa Ring Tengah.
  • 06:21 WIB. Trump - Trump tuduh Facebook dan Twitter diskriminatif.
  • 01:11 WIB. IPCC - Ekspansi IPCC di luar negeri diharapkan bakal tingkatkan layanan.
  • 01:09 WIB. SMF - SMF gencar menerbitkan surat berharga untuk merealisasi target pembiayaan KPR sebesar Rp10 triliun tahun ini.
  • 01:08 WIB. Mandiri - Bank Mandiri yakin migrasi 50% kartu debit berchip rampung November.
  • 01:06 WIB. MRT - MRT Fase dua segera Groundbreaking.
  • 01:05 WIB. Mandiri - Bank Mandiri menaikkan suku bunga deposito dolar 0,75 Persen.
  • 01:04 WIB. Pertamina - Pertamina & Hiswana Migas berjanji menjaga harga LPG jelang Pemilu.
  • 21:43 WIB. BNI - Kemenkop menunjuk BNI menjadi bank penyalur KPR untuk seluruh pegawainya.

Goldman Sachs Dituntut Karena Diduga Terlibat dalam Skandal 1MDB

Goldman Sachs Dituntut Karena Diduga Terlibat dalam Skandal 1MDB - Warta Ekonomi
WE Online, New York -

Sebuah dana kekayaan kedaulatan Abu Dhabi menggugat Goldman Sachs pada Rabu (21/11/2018) karena diduga bersekongkol melawan dana Timur Tengah untuk melanjutkan skema kriminal oleh skandal 1MDB di Malaysia.

Gugatan itu yang diajukan di pengadilan New York atas nama Perusahaan Investasi Minyak Internasional Abu Dhabi atau Abu Dhabi's International Petroleum Investment Company, menyebutkan nama Goldman Sachs serta mantan pejabat Goldman yang didakwa oleh Departemen Kehakiman AS dalam dakwaan yang disegel awal bulan ini.

"Tindakan ini mencari ganti rugi untuk konspirasi global besar-besaran pada pihak terdakwa untuk menipu dan melukai penggugat," kata gugatan itu, yang juga menamai mantan eksekutif dari IPIC dan anak perusahaannya Aabar Investments, seperti dikutip dari Channel NewsAsia, Kamis (22/11/2018).

"Sebagai bagian dari skema, Goldman Sachs berkonspirasi dengan yang lain untuk menyuap mantan eksekutif IPIC dan Aabar untuk bergabung dengan konspirasi dan bertindak melawan kepentingan IPIC dan Aabar," tambahnya.

Goldman Sachs mengatakan akan melawan gugatan itu.

"Kami sedang dalam proses menilai rincian tuduhan dan sepenuhnya berharap untuk menentang klaim itu dengan penuh semangat," ujar juru bicara Goldman Sachs dalam tanggapan email.

Goldman Sachs telah berada di bawah pengawasan sejak Departemen Kehakiman pada 1 November mengumumkan dakwaan terhadap dua mantan eksekutif Goldman Sachs yang didakwa sebagai pemain kunci dalam skandal seputar skandal dana kekayaan negara 1MDB di Malaysia.

Salah satu mantan pejabat Goldman, Tim Leissner, mengaku bersalah dan setuju untuk membayar US$43,7 juta sebagai ganti rugi atas keuntungan haram.

Dalam pengajuan 2 surat berharga, Goldman Sachs mencatat dokumen-dokumen kriminal yang dirilis oleh Departemen Kehakiman yang dituduhkan "sistem pengendalian akuntansi internal perusahaan dapat dengan mudah dielakkan dan bahwa budaya bisnis perusahaan, khususnya di Asia Tenggara, pada waktu yang diprioritaskan penyelesaian transaksi di depan. operasi yang tepat dari fungsi kepatuhannya."

Goldman Sachs mengatakan pihaknya bekerja sama dengan jaksa federal dan pihak berwenang lainnya, dan menambahkan bahwa pihaknya tidak dapat memprediksi hasil dari penyelidikan tersebut, tetapi resolusi dapat mengakibatkan denda yang signifikan, hukuman, dan sanksi lainnya terhadap perusahaan.

Tag: Goldman Sachs Group Inc, Abu Dhabi

Penulis/Editor: Hafit Yudi Suprobo

Foto: Reuters/Lucas Jackson

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,813.17 3,774.39
British Pound GBP 1.00 18,984.78 18,789.17
China Yuan CNY 1.00 2,132.21 2,111.03
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,299.00 14,157.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,159.44 10,051.47
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,821.58 1,803.46
Dolar Singapura SGD 1.00 10,586.36 10,477.35
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,217.93 16,055.45
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,511.54 3,473.26
Yen Jepang JPY 100.00 12,859.97 12,729.97

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6480.276 -29.171 628
2 Agriculture 1503.229 -7.168 21
3 Mining 1873.047 3.764 47
4 Basic Industry and Chemicals 893.501 -9.954 71
5 Miscellanous Industry 1289.313 -14.320 46
6 Consumer Goods 2662.032 -26.975 51
7 Cons., Property & Real Estate 461.343 1.179 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1174.299 -11.551 72
9 Finance 1244.347 -0.730 91
10 Trade & Service 829.161 2.341 155
No Code Prev Close Change %
1 MLPT 1,135 1,415 280 24.67
2 ATIC 825 990 165 20.00
3 JSKY 1,045 1,245 200 19.14
4 KPAL 262 312 50 19.08
5 MFMI 730 850 120 16.44
6 HDFA 156 180 24 15.38
7 MINA 720 825 105 14.58
8 TMAS 700 800 100 14.29
9 BALI 1,220 1,385 165 13.52
10 BBLD 442 496 54 12.22
No Code Prev Close Change %
1 INCF 386 290 -96 -24.87
2 JAYA 268 202 -66 -24.63
3 INCI 645 560 -85 -13.18
4 KDSI 1,175 1,025 -150 -12.77
5 BCAP 189 168 -21 -11.11
6 CSAP 640 575 -65 -10.16
7 KBLV 520 470 -50 -9.62
8 MFIN 1,100 995 -105 -9.55
9 AKRA 5,300 4,820 -480 -9.06
10 SAPX 740 675 -65 -8.78
No Code Prev Close Change %
1 JAYA 268 202 -66 -24.63
2 SIMA 394 396 2 0.51
3 BNLI 980 920 -60 -6.12
4 BMRI 7,100 7,400 300 4.23
5 MYRX 105 103 -2 -1.90
6 LPPF 4,100 4,010 -90 -2.20
7 BBRI 4,040 3,990 -50 -1.24
8 AKRA 5,300 4,820 -480 -9.06
9 KBLI 316 352 36 11.39
10 TLKM 3,830 3,780 -50 -1.31