Portal Berita Ekonomi Kamis, 13 Desember 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 23:15 WIB. Indra Karya - Indra Karya memperkirakan meraih laba sebesar Rp11,2 miliar tahun ini.
  • 23:14 WIB. BNI Syariah - BNI Syariah menyalurkan pembiayaan sindikasi jalan tol sebesar Rp1,4 triliun sepanjang 2018.
  • 23:14 WIB. BUMN - Utang BUMN kini menembus Rp5,271 triliun.
  • 23:09 WIB. WEGE - WEGE targetkan kenaikkan 40% kontrak baru tahun depan.
  • 22:02 WIB. Telkomsel - Telkomsel meluncurkan aplikasi mBanking.
  • 22:02 WIB. WKR - Waskita Realty menganggarkan capex Rp1,03 triliun di tahun depan.
  • 22:01 WIB. PGE - PGE sedang mengerjakan 14 WKP dengan total kapasitas sebesar 617 MW.
  • 21:59 WIB. BNI - BNI dan Kemtan memperluas cakupan ke Kalimantan.
  • 21:50 WIB. Mandiri - Hadapi Nataru 2019, Mandiri siapkan uang tunai Rp13,73 triliun.
  • 21:50 WIB. WIKA - Profil finansial WIKA dianggap masih dapat diimbangi penghasilan arus kas yang lebih baik.
  • 21:49 WIB. WIKA - Rating utang WIKA tetap di level BB.
  • 21:49 WIB. WIKA - Fitch Ratings memangkas outlook WIKA dari stabil menjadi negatif.
  • 21:49 WIB. AP II - AP II menerapkan konsep transformasi digital dalam pengelolaan bandara.

Saudi Aramco Bakal Jadi Pemasok Minyak Nomor 1 di China

Foto Berita Saudi Aramco Bakal Jadi Pemasok Minyak Nomor 1 di China
Warta Ekonomi.co.id, Beijing -

Saudi Aramco menandatangani lima perjanjian pasokan minyak mentah dengan China sebagai produsen minyak terbesar dunia, dan berusaha mendapatkan kembali posnya sebagai pemasok utama untuk konsumen minyak terbesar kedua di dunia tersebut.

Aramco menyelesaikan kesepakatan untuk mengekspor 1,67 juta barel per hari minyak ke China, yang notabene pemasok minyak utamanya adalah Rusia. Perjanjian tersebut ditandatangani pada Pameran Impor Internasional China pertama di Shanghai.

"Tidak hanya perjanjian ini belum pernah terjadi sebelumnya bagi Tiongkok, tetapi jarang ada satu negara dalam sejarah Saudi Aramco yang membeli begitu banyak minyak dari kami," ungkap perusahaan itu di situs webnya, seperti dikutip dari The National, Kamis (22/11/2018).

"Kontrak pasokan baru membuat sangat mungkin bahwa Saudi Aramco tahun depan akan menjadi pemasok terbesar China, posisi yang sama diterima Aramco dari 2006 hingga 2016," tambahnya.

Impor minyak China dalam sembilan bulan pertama tahun ini naik 6 persen menjadi 336 juta ton, atau 8,98 juta bpd, dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Pada September, impor minyak naik ke level tertinggi empat tahun 9,05 juta bpd.

Ekonomi terbesar kedua di dunia mengimpor sebagian besar minyaknya dari Timur Tengah, Rusia, dan Afrika Barat.

"Perjanjian pasokan baru sejalan dengan fokus pada diversifikasi pelanggan, hubungan strategis dan penyadapan permintaan regional yang sebelumnya tidak dipasok oleh Saudi Aramco,” ungkap Saudi Aramco.

"Mereka sangat penting untuk mendiversifikasi basis pelanggan Saudi Aramco dan menangkap sebagian besar permintaan tambahan minyak di Tiongkok, yang akan semakin meningkat dari penyuling swasta," tambahnya.

Bulan lalu, Saudi Aramco menandatangani perjanjian awal untuk mengakuisisi saham di kilang minyak di provinsi Zhejiang, China timur.

Saudi Aramco tidak mengungkapkan nilai sahamnya dalam proyek kilang baru Petrokimia Zhejiang.

Pada bulan September perusahaan energi negara Saudi menandatangani kesepakatan jangka panjang dengan Rongsheng, sebuah perusahaan petrokimia di Zhejiang.

Tag: China (Tiongkok), Saudi Aramco

Penulis/Editor: Hafit Yudi Suprobo

Foto: Nytimes.com

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6115.577 38.990 621
2 Agriculture 1505.088 -1.455 20
3 Mining 1755.401 7.640 47
4 Basic Industry and Chemicals 834.495 13.819 71
5 Miscellanous Industry 1393.243 11.184 46
6 Consumer Goods 2499.289 15.900 49
7 Cons., Property & Real Estate 451.558 6.736 73
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1041.077 9.161 71
9 Finance 1164.990 2.978 91
10 Trade & Service 792.381 1.998 153
No Code Prev Close Change %
1 ZONE 298 446 148 49.66
2 SOTS 350 436 86 24.57
3 AKSI 286 344 58 20.28
4 KPAS 600 710 110 18.33
5 ESSA 272 314 42 15.44
6 PNSE 650 750 100 15.38
7 SSTM 450 510 60 13.33
8 TRAM 144 163 19 13.19
9 IBFN 246 278 32 13.01
10 YPAS 570 640 70 12.28
No Code Prev Close Change %
1 SQMI 740 555 -185 -25.00
2 TFCO 780 610 -170 -21.79
3 OCAP 306 244 -62 -20.26
4 PDES 1,700 1,445 -255 -15.00
5 APEX 1,400 1,210 -190 -13.57
6 RIMO 162 142 -20 -12.35
7 RDTX 6,150 5,550 -600 -9.76
8 HDTX 140 127 -13 -9.29
9 YULE 220 200 -20 -9.09
10 MDKI 298 274 -24 -8.05
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 370 372 2 0.54
2 RIMO 162 142 -20 -12.35
3 KPAS 600 710 110 18.33
4 PTBA 4,280 4,310 30 0.70
5 ADRO 1,285 1,255 -30 -2.33
6 TLKM 3,620 3,650 30 0.83
7 TRAM 144 163 19 13.19
8 PTPP 1,900 2,020 120 6.32
9 WSKT 1,795 1,855 60 3.34
10 PGAS 2,060 2,130 70 3.40