Portal Berita Ekonomi Jum'at, 22 Februari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 20:43 WIB. Pertamina - Pertamina MOR IV memasok kebutuhan BBM dan Pelumas Polda Jateng.
  • 20:42 WIB. Pertamina - Pertamina meresmikan dua titik BBM satu harga di Maluku dan Papua.
  • 20:42 WIB. Perindo - Perindo fokus perkuat ekspor perikanan ke Jepang dan AS.
  • 20:42 WIB. AXA - Axa Mandiri menargetkan premi nasabah prioritas naik 10% tahun ini.
  • 20:41 WIB. PTPN - Berdasarkan perkiraan PTPN, stok GKP pada awal tahun depan hanya 300.000-400.000 ton.
  • 20:41 WIB. PTPN - PTPN Holding akan meminta kuota untuk impor gula mentah pada tahun ini.
  • 20:41 WIB. Energi - Pertamina bersinergi dengan PLN terkait pemanfaatan listrik di lingkungan Pertamina RU II.

Korea Utara Ketahuan Masih Jalankan Operasi di Situs Nuklir Utamanya

Foto Berita Korea Utara Ketahuan Masih Jalankan Operasi di Situs Nuklir Utamanya
Warta Ekonomi.co.id, Pyongyang, Korea Utara -

Korea Utara tampaknya masih memperluas operasi di situs nuklir utamanya, pengawas atom PBB mengindikasikan.

Pernyataan oleh kepala Badan Energi Atom Internasional adalah sinyal lebih lanjut bahwa Korea Utara masih maju dengan aktivitas atomnya meskipun ada tekanan dari Amerika Serikat untuk membatalkan program senjata nuklirnya.

Pada KTT para pemimpin pada bulan Juni di Singapura kedua pihak berjanji untuk bekerja menuju denuklirisasi lengkap di Semenanjung Korea.

Sejak itu, beberapa langkah konkret telah dilakukan terhadap pembongkaran program senjata nuklir Korea Utara secara menyeluruh yang terus diminta oleh Washington.

"Di Yongbyon, fasilitas nuklir utama Korea Utara yang secara luas diyakini telah menyediakan bahan fisil untuk bomnya, komponen tampaknya telah dibawa ke reaktor air ringan yang dibangun di sana," kata kepala IAEA Yukiya Amano, seperti dikutip dari The Star, Jumat (23/11/2018).

"Pada reaktor air ringan, agensi juga mengamati kegiatan yang konsisten dengan fabrikasi komponen reaktor dan kemungkinan pengalihan komponen-komponen ini ke dalam gedung reaktor," ungkap Amano dalam sebuah pernyataan kepada Dewan Gubernur IAEA, melaporkan pada periode sejak Agustus.

IAEA belum memiliki akses ke Korea Utara sejak 2009 dan terutama memantau kegiatan di sana melalui pencitraan satelit, yang berarti ia tidak dapat mengkonfirmasi pengamatannya.

Korea Utara juga tampaknya terus bekerja di Sungai Kuryong di dekatnya yang dibendung tahun lalu untuk meningkatkan pasokan air yang tersedia untuk mendinginkan reaktor yang direncanakan atau yang sudah ada, yang memiliki kapasitas produksi sebesar 5 Megawatt.

"Kegiatan lebih lanjut diamati di dekat Sungai Kuryong. Ini mungkin terkait dengan perubahan pada infrastruktur pendingin untuk reaktor 5MW (e) dan reaktor air ringan," kata Amano, menambahkan bahwa reaktor eksperimen kemungkinan ditutup sementara beberapa dari mereka kegiatan yang tidak ditentukan dilakukan.

Amano merujuk pada pertemuan antara Korea Utara dan Korea Selatan pada bulan September di mana Korea Utara menyatakan kesiapannya untuk mengambil tindakan termasuk pembongkaran permanen fasilitas nuklir utamanya di Yongbyon.

 

Tag: Korea Utara (Korut), Kim Jong Un

Penulis/Editor: Hafit Yudi Suprobo

Foto: KCNA/via REUTERS/Files

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,773.17 3,734.94
British Pound GBP 1.00 18,447.47 18,263.53
China Yuan CNY 1.00 2,107.04 2,086.19
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,149.00 14,009.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,042.96 9,942.19
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,802.90 1,785.04
Dolar Singapura SGD 1.00 10,446.69 10,342.56
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,044.97 15,882.00
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,467.04 3,430.22
Yen Jepang JPY 100.00 12,776.77 12,646.93

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6501.378 -36.388 628
2 Agriculture 1604.794 -11.878 21
3 Mining 1940.127 4.527 47
4 Basic Industry and Chemicals 888.309 -14.973 71
5 Miscellanous Industry 1338.979 -8.175 46
6 Consumer Goods 2638.097 -16.371 51
7 Cons., Property & Real Estate 455.949 -3.945 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1207.267 -6.802 72
9 Finance 1235.093 -8.628 91
10 Trade & Service 834.167 6.854 155
No Code Prev Close Change %
1 INTD 141 190 49 34.75
2 OCAP 72 97 25 34.72
3 JAYA 432 540 108 25.00
4 INPS 2,400 3,000 600 25.00
5 SIMA 258 322 64 24.81
6 BALI 895 1,115 220 24.58
7 PNSE 675 840 165 24.44
8 CLAY 1,395 1,725 330 23.66
9 SQMI 272 332 60 22.06
10 MFMI 650 790 140 21.54
No Code Prev Close Change %
1 ALDO 1,425 1,095 -330 -23.16
2 TALF 332 260 -72 -21.69
3 IBFN 266 232 -34 -12.78
4 INCI 570 510 -60 -10.53
5 KOIN 302 272 -30 -9.93
6 POLI 1,160 1,055 -105 -9.05
7 PJAA 1,500 1,400 -100 -6.67
8 SMDM 178 168 -10 -5.62
9 SDPC 110 104 -6 -5.45
10 TBIG 4,440 4,200 -240 -5.41
No Code Prev Close Change %
1 UNTR 26,500 27,950 1,450 5.47
2 BMRI 7,325 7,100 -225 -3.07
3 ADRO 1,415 1,410 -5 -0.35
4 PGAS 2,640 2,650 10 0.38
5 BNLI 1,055 1,055 0 0.00
6 JPFA 2,330 2,340 10 0.43
7 INDY 2,180 2,170 -10 -0.46
8 BUMI 163 158 -5 -3.07
9 SQMI 272 332 60 22.06
10 ANTM 1,035 1,055 20 1.93