Portal Berita Ekonomi Kamis, 18 Juli 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 20:09 WIB. Mandiri - Mandiri menyalurkan KUR sebesar Rp10,54 triliun hingga Juni 2019.
  • 19:43 WIB. PNM - PNM menargetkan penyaluran dana Rp14 triliun tahun ini.
  • 19:11 WIB. GMF - GMF akan menggandeng mitra untuk membangun hanggar baru.
  • 18:50 WIB. WSKT - Waskita Karya mewajibkan kepala proyek untuk melaporkan LHKPN.
  • 18:14 WIB. India - India akan melakukan upaya kedua mendaratkan roket di bulan pada 22 Juli.
  • 18:14 WIB. Logistik - BGR Logistics menggandeng Pos Indonesia dan Pos Logistik.
  • 16:34 WIB. Ekspor - Kementan mendorong ekspor dalam bentuk olahan biji pinang asal Kalimantan Barat.
  • 16:00 WIB. Ekspor - Produksi meningkat 7,65%, ekspor hasil hutan perlu ditingkatkan.
  • 15:55 WIB. Kevin Spacey - Jaksa Massachusetts menarik kasus kriminal sex Kevin Spacey terhadap remaja pria 18 tahun.
  • 15:11 WIB. Donald Trump - Trump terus menyerang dengan isu ras kepada 4 senator AS sebagai "un-American.
  • 14:42 WIB. Perbankan - LPS akan menerapkan program PRP (program restrukturisasi perbankan) tahun depan.
  • 12:08 WIB. Hong Kong - China sudah menyiapkan rencana untuk mengatasi masalah chaos di Hong Kong.

5 Pemilik Restoran Indonesia di Luar Negeri Beberkan Rahasia Sukses Mereka

5 Pemilik Restoran Indonesia di Luar Negeri Beberkan Rahasia Sukses Mereka - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Lima pemilik restoran Indonesia di luar negeri yang telah sukses mengembangkan bisnis kulinernya mengungkapkan rahasia kesuksesan mereka pada sesi 'We Will Thrive' di acara Wonderful Indonesia Gastronomy Forum Diaspora Restaurants di Jakarta, Jumat (23/11/18).

Dipandu Robert Manan, sesi 'We Will Thrive' menghadirkan Chef Yono (pemilik Yono’s Indonesian Fine Dining di Amerika Serikat), David Tjoe (pemilik restoran Ubud di Australia), Nina Hanafi (pemilik restoran Djakarta Bali di Perancis), Alicia Martiono (pemilik restoran Sendok Garpu di Australia), dan Chef Agus Hermawan (pemilik Ron Gastrobar di Belanda). 

Chef Yono yang telah mengembangkan restorannya di Albany, New York selama lebih dari 30 tahun mengatakan bahwa untuk merintis dan mengelola restoran harus dimulai dari mindset yang benar.

"Mindset-nya dari awal harus, saya tidak boleh gagal. Harus berhasil. Kalau pun saya gagal atau membuat kesalahan, harus mau belajar dari kegagalan atau kesalahan itu," ungkap Chef Yono. "Kemudian pemilik restoran juga harus dekat dengan masyarakat dan organisasi lokal agar dapat terus menjaring pelanggan baru," tambahnya. 

Sementara Chef Agus menjelaskan, restorannya di Belanda bukan hanya harus berkompetisi dengan ratusan restoran Indonesia, tetapi juga dengan ribuan restoran lain. Ia pun mengaku harus berani berinovasi.

"Makanan yang kami hidangkan harus lain daripada yang lain supaya dapat diingat dan dikenal oleh masyarakat," ujarnya. 

Sementara itu, pemilik restoran Sendok Garpu di Australia, Alicia Martiano mengungkapkan, menghidangkan makanan yang enak bukan jaminan kesuksesan suatu restoran.

"Restoran tidak akan survive tanpa konsistensi rasa dan kualitas, tidak bisa, hari ini enak, kemudian besok tidak," ungkapnya.

Ia menambahkan, perlu keseimbangan antara kualitas produk makanan dan pemasaran. "Percuma punya berbagai makanan enak, tetapi tidak ada yang tahu. Oleh karenanya, makanan dan marketing harus berjalan beriringan," pungkasnya. 

Nina Hanafi, pemilik restoran Djakarta Bali di Perancis, sependapat dengan apa yang diungkapkan oleh Alicia. Sebagai pemilik restoran yang telah bertahan selama 34 tahun, ia mengaku tidak pernah berhenti berpromosi untuk menggaet pelanggan baru dan mempertahankan yang lama.

"Kami terus berpromosi lewat surat kabar, media sosial, bahkan melalui SEO (Search Engine Optimization). Jadi, kalau Anda tulis di mesin pencari 'restoran romantis di Paris', maka restoran Djakarta Bali akan muncul di paling atas," tuturnya.

Selain itu, Nina menegaskan perlunya menghadirkan suasana Indonesia di restoran Indonesia di luar negeri. "Ambiens restoran harus mereflkesikan Indonesia bukan hanya dari segi rasa kuliner, tetapi juga dari segi visual, misalnya dengan kerajinan dan furnitur khas Indonesia, musik suara gamelan, dan aromaterapi khas Indoensia."

Nina menutup dengan mengatakan bahwa kesuksesan restoran Indonesia di luar negeri tidak dapat luput dari dukungan para Diaspora Indonesia dan perwakilan Republik Indonesia.

"Kalau kita bangga dengan Indonesia dan meletakkan restoran Indonesia sebagai prioritas, kita semua bisa terus melestarikan dan mempromosikan kekayaan kuliner Indonesia," tutupnya. 

Sejalan dengan apa yang disampaikan Nina, dukungan sesama pemilik restoran diyakini oleh David Tjoe, pemilik restoran Ubud di Australia, sebagai salah satu kunci keberlangsungan restoran Indonesia di luar negeri.

"Kita harus saling membantu dan jangan fokus berkompetisi, sebab kalau begitu, kita bisa terus tertinggal dari restoran negara-negara lain, seperti Thailand," tegasnya.

Tag: Restoran, Tips Bisnis

Penulis: Ning Rahayu

Editor: Rosmayanti

Foto: Ning Rahayu

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,744.80 3,707.38
British Pound GBP 1.00 17,469.01 17,293.50
China Yuan CNY 1.00 2,042.73 2,022.37
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,046.00 13,906.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,864.51 9,764.79
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,797.93 1,779.95
Dolar Singapura SGD 1.00 10,329.46 10,225.00
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,782.09 15,622.00
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,415.86 3,379.34
Yen Jepang JPY 100.00 13,045.42 12,914.19

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6403.294 8.685 652
2 Agriculture 1359.779 -0.916 21
3 Mining 1655.430 15.724 49
4 Basic Industry and Chemicals 816.021 16.130 72
5 Miscellanous Industry 1264.885 5.069 49
6 Consumer Goods 2385.818 14.333 53
7 Cons., Property & Real Estate 495.521 0.306 80
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1233.628 3.292 74
9 Finance 1316.824 -9.517 91
10 Trade & Service 816.856 -0.632 163
No Code Prev Close Change %
1 HRME 545 680 135 24.77
2 POLU 1,010 1,260 250 24.75
3 ARKA 830 1,035 205 24.70
4 PICO 390 486 96 24.62
5 GLOB 406 505 99 24.38
6 PAMG 362 416 54 14.92
7 SAPX 655 745 90 13.74
8 MINA 1,250 1,400 150 12.00
9 INPP 720 800 80 11.11
10 SOTS 270 300 30 11.11
No Code Prev Close Change %
1 OCAP 480 372 -108 -22.50
2 BRAM 14,000 11,200 -2,800 -20.00
3 PCAR 2,430 2,010 -420 -17.28
4 TMAS 210 174 -36 -17.14
5 AKSI 338 284 -54 -15.98
6 ARTA 400 342 -58 -14.50
7 POSA 242 214 -28 -11.57
8 BTEK 83 74 -9 -10.84
9 SKBM 440 400 -40 -9.09
10 OASA 290 264 -26 -8.97
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 344 350 6 1.74
2 IPTV 244 242 -2 -0.82
3 MNCN 1,420 1,365 -55 -3.87
4 POSA 242 214 -28 -11.57
5 ANTM 900 950 50 5.56
6 BBRI 4,520 4,450 -70 -1.55
7 INKP 7,900 8,475 575 7.28
8 INCO 3,130 3,180 50 1.60
9 BKSL 134 142 8 5.97
10 INOV 422 442 20 4.74