Portal Berita Ekonomi Minggu, 17 Februari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 19:14 WIB. Ekspor - Kemenko maritim menyambut baik dukungan BPOM untuk ekspor garam kristal.
  • 19:12 WIB. Listrik - Diskon tarif listrik 900 VA tingkatkan daya beli.
  • 19:11 WIB. Ekspor - Kemenperin memacu ekspor lima sektor industri yang pertumbuhannya di atas 5%.
  • 19:10 WIB. Debat - Debat kedua diamankan 2.981 personel gabungan.
  • 19:09 WIB. AirAsia - AirAsia indikasikan ada intervensi kompetitor ke agen perjalanan online.
  • 19:08 WIB. VAR - Kementan kirim 9.000 dosis VAR ke NTB.
  • 19:07 WIB. Debat - Jokowi bukan hanya menekankan soal infrastruktur saat debat capres kedua.
  • 19:06 WIB. TCL - TCL sedang membuat 5 gawai yang bisa dilipat jadi jam tangan.
  • 19:03 WIB. Bola - Persija 2-2 Tira-Persikabo.
  • 19:03 WIB. Debat - Jokowi bakal All Out di debat capres kedua (17/2/2019).
  • 17:41 WIB. Bukalapak - Rating Bukalapak terjun bebas di App Store.

Revolusi Industri 4.0 Paksa Masyarakat Ubah Perilaku Berlalu Lintas, Harus Lebih Tertib

Foto Berita Revolusi Industri 4.0 Paksa Masyarakat Ubah Perilaku Berlalu Lintas, Harus Lebih Tertib
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Wakil Kepala Polisi Indonesia, Komisaris Jenderal Polisi Ari Dono, mengatakan, penerapan revolusi industri 4.0 akan memaksa masyarakat untuk mengubah perilaku berlalu-lintas.

"Dengan adanya revolusi industri 4.0 semua berlomba beralih ke sistem digital. Jika NKRI itu harga mati, mungkin (penggunaan) digital (untuk penegakan hukum) juga nantinya harga mati," kata kata dia, saat peluncuran sistem tilang elektronik, di Jakarta, Minggu (25/11/18).

Teknologi, lanjutnya, semakin canggih, sehingga mengubah perilaku masyarakat, apalagi jika "mata" ada di semua sudut kota. Karenanya, dia meminta gubernur DKI Jakarta untuk mau memperbanyak kamera pengamat di setiap sudut Kota Jakarta.

Sebenarnya, menurut dia, Indonesia tidak terlalu ketinggalan menerapkan sistem tilang elektronik ini mengingat Jepang juga baru menerapkan sistem serupa pada 2014 dengan menggelar CCTV untuk mendeteksi setiap kendaraan.

Dan baru pada 2018 mereka mulai mencoba penggunaan CCTV untuk deteksi wajah.

"Kita berproses ke sana, tidak terlalu lama mungkin. Jika 'mata' sudah tergelar di Jakarta, begitu keluar rumah artinya kita siap tidak melanggar," ujar dia.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Syafruddin, mencontohkan, Yordania sebagai kota yang memang lebih kecil dibanding Jakarta sudah terpasang CCTV di setiap sudutnya. Sehingga apapun pergerakan manusia terdeteksi.

Pada 1992, Malaysia sudah menggunakan CCTV untuk penegakan hukum di jalan raya, di jalan bebas hambatannya, sehingga bisa mendeteksi kendaraan yang melaju melampaui kecepatan yang telah ditentukan.

Menurut dia, peran pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk menyebar CCTV juga diperlukan agar sistem keamanan seperti ini juga bisa berjalan.

Polda Metro Jaya menargetkan pemasangan 81 kamera CCTV untuk penerapan tilang eletktonik ini pada 2019. Kamera-kamera dengan teknologi kamera Pengenalan Pelat Nomor Otomatis (Automatic Number Plate Recognition/ANPR) akan dipasang di 25 persimpangan di Jakarta.

Dengan teknologi ini aparat akan mudah mendeteksi nomor polisi kendaraan pelanggar lalu lintas secara otomatis, sekaligus dapat menjadi barang bukti pengadilan. Hanya dalam waktu tiga hari setelah terjadi pelanggaran surat tilang akan diterima pemilik kendaraan melalu layanan PT Pos Indonesia.

Selanjutnya pemilik kendaraan memiliki waktu lima hari untuk mengklarifikasi apakah kendaraan tersebut masih miliknya dan dia yang mengendarainya. Selanjutnya pelanggar lalu lintas memiliki waktu tujuh hari untuk membayar tilang melalui beberapa bank sebelum kendaraan diblokir.

Tag: revolusi industri, Industri 4.0

Penulis: Redaksi WE Online/Ant

Editor: Clara Aprilia Sukandar

Foto: Istimewa

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,783.30 3,744.53
British Pound GBP 1.00 18,150.85 17,967.77
China Yuan CNY 1.00 2,097.95 2,076.96
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,187.00 14,045.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,058.58 9,952.29
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,807.88 1,789.76
Dolar Singapura SGD 1.00 10,440.06 10,334.04
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,015.70 15,848.38
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,472.95 3,433.99
Yen Jepang JPY 100.00 12,861.03 12,731.15

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6389.085 -30.933 627
2 Agriculture 1592.350 -13.090 21
3 Mining 1834.293 -25.732 47
4 Basic Industry and Chemicals 878.558 -9.993 71
5 Miscellanous Industry 1329.578 -2.798 46
6 Consumer Goods 2604.636 -24.378 51
7 Cons., Property & Real Estate 450.557 -6.160 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1185.805 7.307 71
9 Finance 1216.771 -0.391 91
10 Trade & Service 811.391 -5.665 155
No Code Prev Close Change %
1 ALDO 1,300 1,625 325 25.00
2 PEHA 2,110 2,630 520 24.64
3 SIMA 330 400 70 21.21
4 LMAS 58 69 11 18.97
5 EXCL 2,050 2,340 290 14.15
6 LUCK 585 660 75 12.82
7 CASS 640 720 80 12.50
8 BNLI 1,125 1,260 135 12.00
9 BHIT 84 94 10 11.90
10 DWGL 101 113 12 11.88
No Code Prev Close Change %
1 OCAP 81 54 -27 -33.33
2 HDFA 165 130 -35 -21.21
3 KONI 498 398 -100 -20.08
4 BALI 1,060 860 -200 -18.87
5 PUDP 410 338 -72 -17.56
6 CANI 218 180 -38 -17.43
7 KBLV 585 484 -101 -17.26
8 GLOB 448 372 -76 -16.96
9 JIHD 585 490 -95 -16.24
10 NATO 585 505 -80 -13.68
No Code Prev Close Change %
1 EXCL 2,050 2,340 290 14.15
2 BMTR 398 420 22 5.53
3 BHIT 84 94 10 11.90
4 WSKT 1,865 1,765 -100 -5.36
5 BNLI 1,125 1,260 135 12.00
6 ERAA 1,950 1,955 5 0.26
7 MNCN 855 910 55 6.43
8 TLKM 3,740 3,790 50 1.34
9 ANTM 1,000 950 -50 -5.00
10 BUMI 153 151 -2 -1.31