Portal Berita Ekonomi Minggu, 21 April 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 14:28 WIB. Sri Lanka - 30 tewas dan ratusan luka-luka akibat ledakan di tiga gereja dan tiga hotel di Sri Lanka.
  • 14:28 WIB. Avengers - Avengers: Endgame bukan akhir Phase 3 Marvel Cinematic.
  • 14:27 WIB. Kartini - Peringati Hari Kartini, PT KAI bagi-bagi bunga dan souvenir di Stasiun Gambir.
  • 14:25 WIB. Quick Count - Quick Count LSI Denny JA sudah 100%, hasilnya:  Jokowi-Ma'ruf 55,71%, Prabowo-Sandi 44,29%.
  • 14:23 WIB. PSU - Tiga TPS di Jawa Tengah sudah melakukan PSU kemarin (20/4/2019), tersisa 18 lagi.
  • 14:22 WIB. PSU - 21 TPS di Jawa Tengah lakukan pencoblosan ulang.

Perluas Jangkauan Bisnis, BMW Akan Luncurkan Ride-Hailing di Cina

Perluas Jangkauan Bisnis, BMW Akan Luncurkan Ride-Hailing di Cina - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Perusahaan mobil ternama, BMW siap memperluas bisnisnya dengan meluncurkan layanan ride-hailing di Cina pada Desember mendatang. BMW Mobility Service Ltd menjadi pembuat mobil asal Jerman pertama yang mendapatkan lisensi untuk memperluas pasar yang terus berkembang di negeri tirai bambu itu.

Melansir Dailymail, anak perusahaan dari BMW Group itu telah memperoleh lisensi yang berlaku di Chengdu, ibukota Provinsi Sichuan di Barat daya Cina.

Namun, lisensi tersebut hanya akan memungkinkan BMW untuk menyediakan layanan taksi online di kota. Sayangnya, perusahaan tidak mengungkapkan lebih detail ukuran armada yang akan disediakan di sana.

BMW Group juga menyatakan akan menambah sahamnya di perusahaan joint venture mereka dengan Cina, Briliance China Automotive Holdings Ltd, dari 50% menjadi 75%. Hal itu diungkapkan pada awal tahun ini.

Berdasarkan survei dari konsultan Bain & Company, pasar ride-hailing di China telah menjadi pasar mobilitas terbesar di dunia, dengan pertumbuhannya selama 3 tahun terakhir. Pasar tersebut bernilai US$23 miliar, yakni sekitar Rp334 triliun, lebih besar dari kombinasi pasar ride-hailing negara lain. Namun, 90% dari pasar tersebut masih didominasi oleh layanan dari Cina bernama Didi Chixing.

Dalam survei dari Brain & Company, diketahui 62% responden di Cina memanfaatkan layanan ride-hailing. Sementara, hanya ada 29% responden di Jerman serta 23% responden di Amerika Serikat yang menggunakan layanan tersebut.

Selain BMW, perusahaan otomotif Jerman, yakni Daimler juga akan memperluas bisnisnya di Cina. Pada Oktober lalu, mereka mengatakan akan membuka perusahaan joint venture di bidang ride-hailing dengan Geely Group asal Cina. 

Kerja sama tersebut menandakan perusahaan Cina sedang membuat kemajuan dalam upaya menjalin hubungan lebih dekat dengan perusahaan pembuat mobil Mercedes-Benz itu.

Tag: Bayerische Motoren Werke AG (BMW)

Penulis: Tanayastri Dini Isna

Editor: Rosmayanti

Foto: BMW

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,756.57 3,718.34
British Pound GBP 1.00 18,368.14 18,184.19
China Yuan CNY 1.00 2,105.18 2,084.26
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,086.00 13,946.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,113.75 10,011.83
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,795.40 1,777.49
Dolar Singapura SGD 1.00 10,408.63 10,303.66
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,908.73 15,749.22
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,399.95 3,362.91
Yen Jepang JPY 100.00 12,583.53 12,455.12

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 href="Download_Data/" />Download_Data/ - Sep
2 href="Market_Summary/" />Market_Summary/ - Dec
3 href="MockTestReportingDRC/" />MockTestReportingDRC/ - Feb
4 href="PSPNDC/" />PSPNDC/ - Mar
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10