Portal Berita Ekonomi Rabu, 18 September 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 10:22 WIB. Kanada - Rasio utang terhadap PDB Kanada turun 30,9% (tahun fiskal 2018-2019) sedang tahun lalu 31,3%
  • 09:17 WIB. China - Guangzhou Port Group buka jalur peti kemas perdana ke pantai timur AS
  • 09:03 WIB. IHSG - IHSG dibuka hijau 0,03% di awal sesi I.
  • 08:38 WIB. ValasDollar menguat 0,10% terhadap Poundsterling pada level 1,2496 $/Pound
  • 08:37 WIB. Valas - Dollar menguat 0,05% terhadap Euro pada level 1,1067 $/Euro
  • 08:34 WIB. Bursa - Indeks Nikkei dibuka positif pada level 22.005
  • 08:32 WIB. Bursa - Indeks KOSPI dibuka positif pada level 2.063
  • 08:31 WIB. Bursa - Indeks Strait Times dibuka positif pada level 3.184
  • 08:19 WIB. AS - Apple Inc akan berikan US$250 juta untuk produsen kaca Corning Incorporated
  • 08:14 WIB. Bursa - Indeks S&P 500 ditutup menguat 0,26% pada level 3.005
  • 08:13 WIB. Bursa - Indeks Dow Jones ditutup menguat 0,13% pada level 27.110
  • 08:11 WIB. Bursa - Indeks Nasdaq ditutup menguat 0,40% pada level 8.186
  • 08:10 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 64,28 $/barel
  • 08:09 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 58,99 $/barel
  • 08:07 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.502 $/ounce

Jumlah Pengusaha Indonesia Masih Tertinggal dari Singapura

Jumlah Pengusaha Indonesia Masih Tertinggal dari Singapura - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Indonesia membutuhkan sedikitnya 4 juta wirausahawan baru untuk turut mendorong penguatan struktur ekonomi. Saat ini rasio wirausahawan di dalam negeri masih sekitar 3,1% dari total populasi penduduk atau sekitar 8,06 juta orang.

Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto mengatakan, meskipun rasio tersebut sudah melampaui standar internasional, yakni sebesar 2%, Indonesia masih perlu menggenjot lagi untuk mengejar capaian negara tetangga. Misalnya, Singapura saat ini sudah mencapai angka 7%, sedangkan Malaysia berada di level 5%.

"Maka itu, agar Indonesia menjadi negara maju, pemerintah terus memacu pertumbuhan wirausaha, termasuk Industri Kecil dan Menengah (IKM), sekaligus meningkatkan produktivitas dan daya saingnya di era digital," kata Airlangga dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Sabtu (24/11/2018).

Airlangga menjelaskan, dalam menghadapi era revolusi industri 4.0, pihaknya telah menggagas platform e-commerce bertajuk e-Smart IKM. Ini sebagai salah satu upaya strategis pemerintah guna membangun sistem database IKM yang diintegrasikan melalui beberapa marketplace yang sudah ada di Indonesia.

"Revolusi industri 4.0 memang sesuatu tantangan yang harus kita persiapkan dengan matang, misalnya melalui program pengembangan IKM berbasis digital," ungkapnya.

Sejak diluncurkan pada Januari 2017, peserta yang telah mengikuti e-Smart IKM lebih dari 4.000 pelaku usaha dengan total omzet sudah mencapai Rp1,3 miliar.

Di samping itu, pemerintah juga menggulirkan program Laku Pandai (layanan keuangan tanpa kantor dalam rangka keuangan inklusif). Ini merupakan program dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk penyediaan layanan perbankan atau layanan keuangan lain melalui kerja sama dengan pihak lain (agen bank), dan didukung dengan penggunaan sarana teknologi informasi.

"Laku Pandai juga salah satu platform digital untuk jualan tanpa barang kelihatan, seperti voucer pulsa, telepon atau listrik. Ini bisa menambah profit pelaku usaha kita," imbuhnya.

Ketua Umum Partai Golkar itu juga memberikan apresiasi kepada PT HM Sampoerna yang telah bekerja keras untuk memberdayakan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di Indonesia melalui program Sampoerna Retail Community (SRC).

"Dengan pengembangan platform digital, maka SRC juga tidak perlu takut untuk berkompetisi dengan pasar modern atau minimarket. Kemampuan bersaing yang sudah dimiliki, harus terus dikembangkan. Ternyata dengan pemanfaatan teknologi digital, ada yang omzetnya sampai naik delapan kali lipat," paparnya.

Hingga kini, SRC telah mencakup 90 ribu peritel dari 34 provinsi dan 480 kabupatan/kota di Indonesia. Berdasarkan data Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo), pertumbuhan industri ritel pada kuartal I 2018 mencapai 7-7,5% dan berkontribusi hingga 60% untuk perekonomian nasional.

Tag: Pengusaha, Kementerian Perindustrian (Kemenperin)

Penulis: Boyke P. Siregar

Editor: Rosmayanti

Foto: Antara/Iggoy el Fitra

Loading...

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,772.53 3,734.80
British Pound GBP 1.00 17,676.18 17,499.89
China Yuan CNY 1.00 2,000.62 1,980.83
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,150.00 14,010.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,694.17 9,595.45
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,807.89 1,789.93
Dolar Singapura SGD 1.00 10,289.41 10,184.65
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,661.22 15,502.07
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,384.36 3,347.67
Yen Jepang JPY 1.00 13,075.22 12,943.46

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6236.690 17.255 653
2 Agriculture 1401.290 40.171 21
3 Mining 1677.442 -1.658 49
4 Basic Industry and Chemicals 892.715 -1.823 72
5 Miscellanous Industry 1156.368 -32.269 49
6 Consumer Goods 2234.077 11.452 53
7 Cons., Property & Real Estate 497.631 1.437 81
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1214.642 17.931 75
9 Finance 1252.622 4.164 90
10 Trade & Service 806.759 0.554 163
No Code Prev Close Change %
1 TFAS 180 278 98 54.44
2 OKAS 193 260 67 34.72
3 ITIC 1,000 1,250 250 25.00
4 ETWA 82 96 14 17.07
5 JSKY 720 840 120 16.67
6 KOTA 478 550 72 15.06
7 KARW 91 102 11 12.09
8 YELO 134 150 16 11.94
9 MINA 2,300 2,570 270 11.74
10 BMSR 100 110 10 10.00
No Code Prev Close Change %
1 SDRA 800 675 -125 -15.62
2 TFCO 635 545 -90 -14.17
3 TRST 400 360 -40 -10.00
4 JAWA 124 112 -12 -9.68
5 LPLI 158 144 -14 -8.86
6 INTD 159 145 -14 -8.81
7 MPRO 790 725 -65 -8.23
8 AHAP 62 57 -5 -8.06
9 BUKK 1,770 1,630 -140 -7.91
10 GLOB 420 390 -30 -7.14
No Code Prev Close Change %
1 IPTV 540 540 0 0.00
2 MAMI 130 139 9 6.92
3 MNCN 1,285 1,275 -10 -0.78
4 MSIN 466 466 0 0.00
5 TFAS 180 278 98 54.44
6 BMTR 364 354 -10 -2.75
7 HMSP 2,290 2,330 40 1.75
8 PGAS 2,050 2,180 130 6.34
9 GGRM 54,600 54,625 25 0.05
10 ERAA 1,860 1,980 120 6.45