Portal Berita Ekonomi Rabu, 19 Desember 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 20:47 WIB. Google - Google berencana basmi semua nyamuk di seluruh dunia.
  • 20:46 WIB. Bolt - Kemenkominfo kirim tim khusus untuk pastikan Bolt tidak jual paket internet.
  • 20:45 WIB. Menkominfo - Menkominfo sebut Bolt dan First Media belum bayar utang frekuensi.
  • 19:49 WIB. NASA - NASA: Cincin Saturnus akan hilang.
  • 19:46 WIB. Facebook - Facebook Messenger tambah fitur Boomerang di kamera.
  • 19:45 WIB. Qualcomm - Qualcomm tuding Apple langgar larangan jual iPhone di China.
  • 19:44 WIB. Mobil - Penjualan mobil 2018 diprediksi tembus 1,1 juta unit.
  • 19:42 WIB. Facebook - Facebook ketahuan masih kuntit pengguna.

Lewat Bank Sampah, Warga Sungai Citarum Bisa Tambah Penghasilan

Foto Berita Lewat Bank Sampah, Warga Sungai Citarum Bisa Tambah Penghasilan
Warta Ekonomi.co.id, Bandung -

Sungai Citarum sampai saat ini masih memiliki masalah kebersihan yang tak kunjung henti, baik dari limbah industri maupun limbah domestik. Pemerintah dan aparat setempat terus melakukan edukasi bagi warga yang tinggal di sekitar sungai untuk terus menjaga kebersihan dan kelestarian dari Sungai Citarum yang dulunya sempat menjadi sumber kehidupan bagi penduduk sekitarnya. Pada akhir 2017, tercatat sebanyak 20.462 ton sampah organik dan anorganik dibuang ke Sungai Citarum. 

Melihat kondisi tersebut, PT Hartadinata Abadi Tbk akan membuat bank sampah untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat dalam mengkonversi sampah rumah tangga menjadi bahan yang menghasilkan secara efisien dan ekonomis. Seluruh kegiatan operasional Bank Sampah ini akan dikelola oleh anggota Sektor 7 Satgas Citarum.

Produsen dan penyedia perhiasan emas terintegrasi di Indonesia ini, ingin mewujudkan komitmennya untuk turut serta dalam upaya menjaga kualitas lingkungan hidup, menjaga ekosistem alam, dan mengurangi dampak kerusakan lingkungan. 

"Kali ini, Hartadinata Abadi bekerja sama dengan Satgas Sektor 7 Citarum Harum untuk menanggulangi sampah domestik di 4 titik di Citarum," kata Direktur Utama PT Hartadinata Abadi Tbk kepada wartawan di Kabupaten Bandung, Minggu (25/11/2018).

Sandra menjelaskan salah satu cara yang bisa dilakukan yaitu  dengan membangun Bank Sampah di Sektor 7 Taman Citarum Harum Sangkanhurip. Tujuannya untuk mengedukasi masyarakat mengenai cara pengolahan sampah rumah tangga secara utuh dan lengkap. 

Dia berharap Bank Sampah ini bisa merubah pola pikir masyarakat yang sebelumnya membuang sampah tanpa memilah, menjadi memilah sampah terlebih dahulu karena memiliki nilai ekonomis.

“Sebagai perusahaan yang besar dan berkembang di Jawa Barat, Hartadinata Abadi merasa memiliki tanggung jawab untuk menjaga kelestarian Sungai Citarum. Adanya Bank Sampah ini bisa mendukasi dan memberikan nilai ekonomis bagi masyarakat," jelasnya.

Adapun, Komandan Sektor 7 Satgas Citarum Kolonel Kav. Purwadi mengatakan, sebelumnya kondisi Taman Citarum Harum di Desa Sangkanhurip ini sangat penuh dengan sampah karena banyak warga yang membuang sampah ke sungai. Namun, dengan adanya taman bermain seperti ini, warga bisa merasakan sendiri manfaat ketika memiliki lingkungan yang bersih. 

"Kami sangat mengapresiasi dukungan yang diberikan oleh Hartadinata Abadi. Masyarakat yang tinggal di sekitar Taman Citarum Harum ini akan sangat terbantu dengan adanya Bank Sampah karena mereka sekarang menjadi tahu apa manfaat langsung bagi mereka ketika mereka bisa memilah sampah dengan baik," katanya.

Adanya Bank Sampah tersebut, lanjut Purwadi, bisa mengurangi volume sampah limbah rumah tangga. Selain itu,masyarakat tidak lagi membuang sampah di sungai dan mengerti cara mengolah dan memanfaatkan sampah demi kesejahteraan mereka.

“Kami harap dengan adanya Bank Sampah ini, sampah rumah tangga bisa semakin berkurang dan mampu menambah penghasilan masyarakat," pungkasnya.

Tag: Bank Sampah, Sungai Citarum

Penulis: Rahmat Saepulloh

Editor: Vicky Fadil

Foto: Antara/M Agung Rajasa

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6176.094 94.227 621
2 Agriculture 1553.700 23.242 20
3 Mining 1722.517 2.450 47
4 Basic Industry and Chemicals 851.540 22.282 71
5 Miscellanous Industry 1417.163 9.966 46
6 Consumer Goods 2555.083 70.002 49
7 Cons., Property & Real Estate 445.761 3.264 73
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1065.619 14.971 71
9 Finance 1174.737 17.417 91
10 Trade & Service 781.950 -0.798 153
No Code Prev Close Change %
1 TIRA 133 179 46 34.59
2 SAFE 192 250 58 30.21
3 GLOB 352 440 88 25.00
4 AGRS 286 356 70 24.48
5 ARTA 625 750 125 20.00
6 POLY 137 160 23 16.79
7 PCAR 3,230 3,770 540 16.72
8 SHIP 865 990 125 14.45
9 SDRA 750 850 100 13.33
10 RELI 176 198 22 12.50
No Code Prev Close Change %
1 IBFN 296 248 -48 -16.22
2 TRUS 322 276 -46 -14.29
3 INRU 600 525 -75 -12.50
4 ARTO 194 174 -20 -10.31
5 FILM 780 705 -75 -9.62
6 FMII 695 630 -65 -9.35
7 LUCK 770 700 -70 -9.09
8 MFMI 620 570 -50 -8.06
9 MPOW 118 109 -9 -7.63
10 INAI 410 380 -30 -7.32
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 362 366 4 1.10
2 BBRI 3,630 3,670 40 1.10
3 BBCA 25,325 26,150 825 3.26
4 TLKM 3,740 3,810 70 1.87
5 WSBP 358 384 26 7.26
6 UNTR 29,125 28,650 -475 -1.63
7 PTBA 4,230 4,220 -10 -0.24
8 PGAS 2,070 2,080 10 0.48
9 ADRO 1,240 1,245 5 0.40
10 INKP 12,000 12,000 0 0.00