Portal Berita Ekonomi Jum'at, 10 April 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

Ipsos: 64% Milenial Senang Belanja di E-Commerce

Ipsos: 64% Milenial Senang Belanja di E-Commerce - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Hasil studi terbaru Ipsos Indonesia pada kuartal III 2018 dengan judul E-Commerce Outlook 2018 menunjukkan bahwa 64% masyarakat yang berbelanja di e-commerce berasal dari kalangan milenial, di mana sebanyak 37% berdomisili di Pulau Jawa. Sementara platform e-commerce yang menjadi favorit masyarakat ialah Tokopedia.

Studi E-Commerce Outlook 2018 memfokuskan diri pada penelitian kebiasaan masyarakat, baik milenial dan nonmilenial dalam mengakses layanan online seperti e-commerce, mulai dari perusahaan e-commerce yang paling sering diakses sampai dengan tipe pembayaran yang biasa dilakukan.

Studi ini dilakukan dengan menyebarkan kuesioner online kepada responden online panel dari Ipsos pada Agustus 2018 di seluruh Indonesia. Alasan menggunakan online panel karena memiliki akses ke internet, sehingga bisa dikatakan online panel adalah masyarakat online (netizen).

"Profil netizen yang berbelanja di e-commerce sangat menarik untuk ditelaah, di mana hasil penelitian kami menunjukkan bahwa netizen milenial lebih banyak berbelanja di e-commerce," ungkap Head Of Observer di Ipsos, Andi Sukma dalam keterangannya di Jakarta, Senin (26/11/2018).

Lebih lanjut dia menjabarkan, profil masyarakat yang berbelanja di e-commerce mayoritas adalah kalangan ekonomi atas, memiliki pendapatan bulanan minimal Rp3 juta rupiah, bekerja, dan telah menikah. Hal ini menunjukkan bahwa orang yang berbelanja online memiliki buying power untuk menentukan pembelian di e-commerce.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa lima perusahaan e-commerce yang paling banyak dikunjungi ialah Tokopedia (49%), diikuti oleh Shopee (45%), Lazada (39%), Bukalapak (38%) dan Blibli (17%). Pengunjung website atau aplikasi kelima perusahaan tersebut lebih banyak melakukan pembelian daripada berselancar saja. Ini menunjukkan adanya kepercayaan dari netizen untuk langsung melakukan pembelian di e-commerce tersebut.

Sementara produk fesyen masih menjadi favorit netizen, baik pria maupun wanita. Setelah itu, ada variasi produk favorit berdasarkan jenis kelamin, di mana pria lebih cenderung melakukan pembelian barang teknologi atau gawai, elektronik, pembayaran tagihan atau untuk perjalanan.

Sedangkan netizen wanita lebih cenderung melakukan pembayaran tagihan, kosmetik, produk perawatan, kebutuhan sehari-hari, dan produk makanan serta minuman. Adapun jenis pembayaran yang disukai saat ini sudah bergeser dari COD menjadi debit transfer.

Untuk diketahui, menurut Asosiasi E-Commerce Indonesia (IDeA), kontribusi e-commerce terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) telah mencapai 2%. Menurut Bank Indonesia, prediksi total transaksi e-commerce selama 2018 akan mencapai Rp102 triliun. Pemerintah Indonesia pun memperkirakan kontribusi e-commerce terhadap PDB sebesar 10% pada 2020 seiring dengan target memposisikan Indonesia sebagai pusat e-commerce di Asean.

Hal ini memberikan pengaruh positif bagi pertumbuhan ekonomi secara digital di Indonesia. Oleh karena itu, Ipsos melihat pertumbuhan e-commerce ini sebagai sesuai yang positif, baik bagi pebisnis, konsumen maupun masyarakat pada umumnya.

"Bagi pebisnis, e-commerce berdampak pada pengurangan biaya operasional dan kesempatan memperlebar pangsa pasar dengan tidak berbanding lurus terhadap modal yang harus disiapkan akibat dari ekspansi bisnis tersebut, sehingga memberikan dorongan pada perekonomian wilayah yang lebih merata dikarenakan konsep e-commerce yang tidak terhalang oleh jarak," kata Soeprapto Tan, Managing Director Ipsos Indonesia.

Ada jutaan anak yang terkendala belajar online karena keterbatasan akses internet. Ada banyak tenaga medis yang tidak dibekali APD lengkap. Mari kita sama-sama sukseskan kampanye #AmanDiRumah untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Donasi Anda akan disalurkan untuk membantu pengadaan APD dan fasilitas pendidikan online anak-anak Indonesia. Informasi soal donasi klik di sini.

Baca Juga

Tag: E-commerce, Ipsos Business Consulting

Penulis/Editor: Rosmayanti

Foto: Ipsos

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,342.17 4,294.39
British Pound GBP 1.00 20,236.28 20,028.46
China Yuan CNY 1.00 2,309.57 2,286.24
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 16,322.21 16,159.80
Dolar Australia AUD 1.00 10,162.21 10,059.48
Dolar Hong Kong HKD 1.00 2,104.82 2,083.74
Dolar Singapura SGD 1.00 11,448.56 11,330.67
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,727.55 17,544.69
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,765.22 3,719.17
Yen Jepang JPY 100.00 14,982.75 14,830.95
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4649.079 22.384 691
2 Agriculture 994.550 16.129 22
3 Mining 1228.083 0.039 49
4 Basic Industry and Chemicals 654.954 1.090 78
5 Miscellanous Industry 759.692 32.649 52
6 Consumer Goods 1733.672 35.676 58
7 Cons., Property & Real Estate 339.130 4.765 90
8 Infrastruc., Utility & Trans. 823.964 2.628 78
9 Finance 986.392 -5.196 92
10 Trade & Service 597.268 -3.267 172
No Code Prev Close Change %
1 RONY 100 135 35 35.00
2 CBMF 160 216 56 35.00
3 KBAG 135 182 47 34.81
4 ENVY 93 125 32 34.41
5 PEGE 160 208 48 30.00
6 BOSS 59 76 17 28.81
7 PORT 535 640 105 19.63
8 BEST 120 140 20 16.67
9 LPLI 72 83 11 15.28
10 MPPA 93 107 14 15.05
No Code Prev Close Change %
1 IDPR 200 186 -14 -7.00
2 ISSP 143 133 -10 -6.99
3 VINS 129 120 -9 -6.98
4 HRME 402 374 -28 -6.97
5 DFAM 402 374 -28 -6.97
6 KONI 460 428 -32 -6.96
7 DART 288 268 -20 -6.94
8 TBMS 650 605 -45 -6.92
9 ADMF 8,000 7,450 -550 -6.88
10 JAST 380 354 -26 -6.84
No Code Prev Close Change %
1 MNCN 1,030 1,120 90 8.74
2 BBRI 2,820 2,790 -30 -1.06
3 REAL 67 67 0 0.00
4 BBCA 28,175 27,975 -200 -0.71
5 TLKM 3,110 3,120 10 0.32
6 BTPS 2,660 2,940 280 10.53
7 BMRI 4,770 4,670 -100 -2.10
8 PGAS 855 835 -20 -2.34
9 BBNI 4,010 3,990 -20 -0.50
10 KAEF 1,340 1,370 30 2.24