Portal Berita Ekonomi Jum'at, 22 Februari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 20:43 WIB. Pertamina - Pertamina MOR IV memasok kebutuhan BBM dan Pelumas Polda Jateng.
  • 20:42 WIB. Pertamina - Pertamina meresmikan dua titik BBM satu harga di Maluku dan Papua.
  • 20:42 WIB. Perindo - Perindo fokus perkuat ekspor perikanan ke Jepang dan AS.
  • 20:42 WIB. AXA - Axa Mandiri menargetkan premi nasabah prioritas naik 10% tahun ini.
  • 20:41 WIB. PTPN - Berdasarkan perkiraan PTPN, stok GKP pada awal tahun depan hanya 300.000-400.000 ton.
  • 20:41 WIB. PTPN - PTPN Holding akan meminta kuota untuk impor gula mentah pada tahun ini.
  • 20:41 WIB. Energi - Pertamina bersinergi dengan PLN terkait pemanfaatan listrik di lingkungan Pertamina RU II.

Ipsos: 64% Milenial Senang Belanja di E-Commerce

Foto Berita Ipsos: 64% Milenial Senang Belanja di E-Commerce
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Hasil studi terbaru Ipsos Indonesia pada kuartal III 2018 dengan judul E-Commerce Outlook 2018 menunjukkan bahwa 64% masyarakat yang berbelanja di e-commerce berasal dari kalangan milenial, di mana sebanyak 37% berdomisili di Pulau Jawa. Sementara platform e-commerce yang menjadi favorit masyarakat ialah Tokopedia.

Studi E-Commerce Outlook 2018 memfokuskan diri pada penelitian kebiasaan masyarakat, baik milenial dan nonmilenial dalam mengakses layanan online seperti e-commerce, mulai dari perusahaan e-commerce yang paling sering diakses sampai dengan tipe pembayaran yang biasa dilakukan.

Studi ini dilakukan dengan menyebarkan kuesioner online kepada responden online panel dari Ipsos pada Agustus 2018 di seluruh Indonesia. Alasan menggunakan online panel karena memiliki akses ke internet, sehingga bisa dikatakan online panel adalah masyarakat online (netizen).

"Profil netizen yang berbelanja di e-commerce sangat menarik untuk ditelaah, di mana hasil penelitian kami menunjukkan bahwa netizen milenial lebih banyak berbelanja di e-commerce," ungkap Head Of Observer di Ipsos, Andi Sukma dalam keterangannya di Jakarta, Senin (26/11/2018).

Lebih lanjut dia menjabarkan, profil masyarakat yang berbelanja di e-commerce mayoritas adalah kalangan ekonomi atas, memiliki pendapatan bulanan minimal Rp3 juta rupiah, bekerja, dan telah menikah. Hal ini menunjukkan bahwa orang yang berbelanja online memiliki buying power untuk menentukan pembelian di e-commerce.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa lima perusahaan e-commerce yang paling banyak dikunjungi ialah Tokopedia (49%), diikuti oleh Shopee (45%), Lazada (39%), Bukalapak (38%) dan Blibli (17%). Pengunjung website atau aplikasi kelima perusahaan tersebut lebih banyak melakukan pembelian daripada berselancar saja. Ini menunjukkan adanya kepercayaan dari netizen untuk langsung melakukan pembelian di e-commerce tersebut.

Sementara produk fesyen masih menjadi favorit netizen, baik pria maupun wanita. Setelah itu, ada variasi produk favorit berdasarkan jenis kelamin, di mana pria lebih cenderung melakukan pembelian barang teknologi atau gawai, elektronik, pembayaran tagihan atau untuk perjalanan.

Sedangkan netizen wanita lebih cenderung melakukan pembayaran tagihan, kosmetik, produk perawatan, kebutuhan sehari-hari, dan produk makanan serta minuman. Adapun jenis pembayaran yang disukai saat ini sudah bergeser dari COD menjadi debit transfer.

Untuk diketahui, menurut Asosiasi E-Commerce Indonesia (IDeA), kontribusi e-commerce terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) telah mencapai 2%. Menurut Bank Indonesia, prediksi total transaksi e-commerce selama 2018 akan mencapai Rp102 triliun. Pemerintah Indonesia pun memperkirakan kontribusi e-commerce terhadap PDB sebesar 10% pada 2020 seiring dengan target memposisikan Indonesia sebagai pusat e-commerce di Asean.

Hal ini memberikan pengaruh positif bagi pertumbuhan ekonomi secara digital di Indonesia. Oleh karena itu, Ipsos melihat pertumbuhan e-commerce ini sebagai sesuai yang positif, baik bagi pebisnis, konsumen maupun masyarakat pada umumnya.

"Bagi pebisnis, e-commerce berdampak pada pengurangan biaya operasional dan kesempatan memperlebar pangsa pasar dengan tidak berbanding lurus terhadap modal yang harus disiapkan akibat dari ekspansi bisnis tersebut, sehingga memberikan dorongan pada perekonomian wilayah yang lebih merata dikarenakan konsep e-commerce yang tidak terhalang oleh jarak," kata Soeprapto Tan, Managing Director Ipsos Indonesia.

Tag: E-commerce, Ipsos Business Consulting

Penulis/Editor: Rosmayanti

Foto: Ipsos

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,773.17 3,734.94
British Pound GBP 1.00 18,447.47 18,263.53
China Yuan CNY 1.00 2,107.04 2,086.19
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,149.00 14,009.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,042.96 9,942.19
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,802.90 1,785.04
Dolar Singapura SGD 1.00 10,446.69 10,342.56
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,044.97 15,882.00
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,467.04 3,430.22
Yen Jepang JPY 100.00 12,776.77 12,646.93

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6501.378 -36.388 628
2 Agriculture 1604.794 -11.878 21
3 Mining 1940.127 4.527 47
4 Basic Industry and Chemicals 888.309 -14.973 71
5 Miscellanous Industry 1338.979 -8.175 46
6 Consumer Goods 2638.097 -16.371 51
7 Cons., Property & Real Estate 455.949 -3.945 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1207.267 -6.802 72
9 Finance 1235.093 -8.628 91
10 Trade & Service 834.167 6.854 155
No Code Prev Close Change %
1 INTD 141 190 49 34.75
2 OCAP 72 97 25 34.72
3 JAYA 432 540 108 25.00
4 INPS 2,400 3,000 600 25.00
5 SIMA 258 322 64 24.81
6 BALI 895 1,115 220 24.58
7 PNSE 675 840 165 24.44
8 CLAY 1,395 1,725 330 23.66
9 SQMI 272 332 60 22.06
10 MFMI 650 790 140 21.54
No Code Prev Close Change %
1 ALDO 1,425 1,095 -330 -23.16
2 TALF 332 260 -72 -21.69
3 IBFN 266 232 -34 -12.78
4 INCI 570 510 -60 -10.53
5 KOIN 302 272 -30 -9.93
6 POLI 1,160 1,055 -105 -9.05
7 PJAA 1,500 1,400 -100 -6.67
8 SMDM 178 168 -10 -5.62
9 SDPC 110 104 -6 -5.45
10 TBIG 4,440 4,200 -240 -5.41
No Code Prev Close Change %
1 UNTR 26,500 27,950 1,450 5.47
2 BMRI 7,325 7,100 -225 -3.07
3 ADRO 1,415 1,410 -5 -0.35
4 PGAS 2,640 2,650 10 0.38
5 BNLI 1,055 1,055 0 0.00
6 JPFA 2,330 2,340 10 0.43
7 INDY 2,180 2,170 -10 -0.46
8 BUMI 163 158 -5 -3.07
9 SQMI 272 332 60 22.06
10 ANTM 1,035 1,055 20 1.93