Portal Berita Ekonomi Rabu, 12 Desember 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:49 WIB. Facebook - Kantor Facebook di AS dapat ancaman bom. 
  • 16:35 WIB. Samsung - Samsung kolaborasi dengan Tesla kembangkan mobil otonom. 
  • 16:32 WIB. Facebook - Facebook akui bertemu dengan kedua Paslon Pilpres 2019.
  • 16:30 WIB. GoPro - GoPro pindahkan pabrik keluar China.
  • 16:29 WIB. Grab - Grab sebar diskon ongkir hingga 80% saat Harbolnas. 
  • 16:00 WIB. IHSG - Penutupan sesi II, HSG menguat 0,64% ke level 6.115,58. 
  • 13:37 WIB. Tokopedia - Valuasi Tokopedia naik menjadi US$7 miliar. 
  • 13:37 WIB. Tokopedia - Tokopedia dapat suntikan dana US$1,1 miliar dari SoftBank Vision Fund dan Alibaba Group.

Indonesia-Malaysia Kaji Potensi Kerja Sama Komoditas Gula

Foto Berita Indonesia-Malaysia Kaji Potensi Kerja Sama Komoditas Gula
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Rini Soemarno, menerima kunjungan Menteri Perdagangan Dalam Negeri Hal Ehwal Pengguna (PDNHEP) Malaysia, Datuk Seri Saifuddin Nasution Ismail, beserta rombongannya di Kantor Kementerian BUMN pada Senin (26/11/2018). Pertemuan tersebut membahas tentang potensi kerja sama Indonesia dan Malaysia dalam hal usaha dagang di sektor komoditas gula.

Menteri Rini mengungkapkan, dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak memaparkan tentang kondisi industri gula di Negara masing-masing. Dari diskusi tersebut, terdapat potensi kerjasama perdagangan gula antara Indonesia dengan Malaysia.

“Surplus produksi gula domestik Malaysia bisa dimanfaatkan oleh Indonesia untuk pemenuhan kebutuhan gula dalam negeri. Namun demikian, kami terlebih dahulu akan mempelajari secara lebih detail dan komprehensif mengenai potensi kerjasama tersebut. Sebab, PTPN Grup juga saat ini tengah berupaya keras dalam meningkatkan produksi gula Nasional lewat proyek revitalisasi pabrik gula,” kata Menteri Rini sesuai dalam keterangan rilis di Jakarta, Senin (26/11/2018).

Selain itu, lanjut Rini, PTPN Grup juga tengah mengembangkan program hilirisasi, seperti untuk memproduksi etanol dan listrik. Langkah tersebut akan memangkas ongkos produksi gula BUMN sehingga gula dapat dijual dengan harga yang lebih terjangkau bagi masyarakat, namun tanpa mengesampingkan upaya peningkatan kesejahteraan petani, mitra, karyawan, maupun keuntungan perusahaan negara.

Merujuk pada paparan Menteri PDNHEP Malaysia, Datuk Seri Saifuddin Nasution Ismail, kebutuhan (demand) komoditas gula di Malaysia mencapai 1,5 juta ton, terdiri dari sekitar 800 ribu ton untuk kebutuhan industri dan sekitar 700 ribu ton untuk kebutuhan rumah tangga. Sementara produksi gula Nasional Malaysia mencapai 3 juta ton. Jika dibandingkan dengan kebutuhan domestic, maka produksi gula di Malaysia mengalami surplus sekitar 1,5 juta ton.

Sehubungan dengan hal tersebut, kedua Negara telah menunjuk perwakilan delegasi yang akan mengkaji secara komprehensif potensi kerja sama tersebut. Badrul Hisham Mohd selaku Timbalan Ketua Setiausaha Perdagangan Dalam Negeri (PDN) ditunjuk sebagai perwakilan dari Malaysia, sementara Wahyu Kuncoro selaku Deputi Bidang Usaha Industri Agro dan Farmasi Kementerian BUMN ditunjuk sebagai perwakilan dari Indonesia.

Pertemuan tersebut juga diikuti Sekretaris Kementerian BUMN, Imam Apriyanto Putro, Deputi Bidang Industri Agro dan Farmasi Kementerian BUMN, Wahyu Kuncoro, Direktur Utama PTPN III Holding, Dolly Pulungan, dan Direktur Utama PT RNI (Persero), Didik Prasetyo.

Tag: Indonesia-Malaysia, Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN)

Penulis/Editor: Kumairoh

Foto: Kementerian BUMN

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6076.587 -34.773 620
2 Agriculture 1506.543 8.473 20
3 Mining 1747.761 9.817 47
4 Basic Industry and Chemicals 820.676 -23.288 71
5 Miscellanous Industry 1382.059 4.150 45
6 Consumer Goods 2483.389 -20.063 49
7 Cons., Property & Real Estate 444.822 -4.105 73
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1031.916 -11.848 71
9 Finance 1162.012 -1.035 91
10 Trade & Service 790.383 -0.185 153
No Code Prev Close Change %
1 SOTS 280 350 70 25.00
2 DEAL 394 492 98 24.87
3 OASA 246 298 52 21.14
4 TFCO 650 780 130 20.00
5 MERK 6,475 7,725 1,250 19.31
6 KPAS 505 600 95 18.81
7 RODA 388 450 62 15.98
8 PTSN 805 920 115 14.29
9 PDES 1,500 1,700 200 13.33
10 ARTA 406 458 52 12.81
No Code Prev Close Change %
1 TRIO 290 220 -70 -24.14
2 YPAS 725 570 -155 -21.38
3 NUSA 158 136 -22 -13.92
4 RIMO 186 162 -24 -12.90
5 LUCK 705 615 -90 -12.77
6 MPOW 120 105 -15 -12.50
7 KPAL 338 300 -38 -11.24
8 CPIN 7,000 6,300 -700 -10.00
9 SILO 3,850 3,500 -350 -9.09
10 LPIN 950 865 -85 -8.95
No Code Prev Close Change %
1 RIMO 186 162 -24 -12.90
2 SRIL 366 370 4 1.09
3 KPAS 505 600 95 18.81
4 NUSA 158 136 -22 -13.92
5 PTBA 4,020 4,280 260 6.47
6 TLKM 3,680 3,620 -60 -1.63
7 WSKT 1,845 1,795 -50 -2.71
8 BHIT 57 60 3 5.26
9 BBRI 3,610 3,620 10 0.28
10 DEAL 394 492 98 24.87