Portal Berita Ekonomi Minggu, 21 April 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 14:28 WIB. Sri Lanka - 30 tewas dan ratusan luka-luka akibat ledakan di tiga gereja dan tiga hotel di Sri Lanka.
  • 14:28 WIB. Avengers - Avengers: Endgame bukan akhir Phase 3 Marvel Cinematic.
  • 14:27 WIB. Kartini - Peringati Hari Kartini, PT KAI bagi-bagi bunga dan souvenir di Stasiun Gambir.
  • 14:25 WIB. Quick Count - Quick Count LSI Denny JA sudah 100%, hasilnya:  Jokowi-Ma'ruf 55,71%, Prabowo-Sandi 44,29%.
  • 14:23 WIB. PSU - Tiga TPS di Jawa Tengah sudah melakukan PSU kemarin (20/4/2019), tersisa 18 lagi.
  • 14:22 WIB. PSU - 21 TPS di Jawa Tengah lakukan pencoblosan ulang.

Sistem Satu Data Diklaim Sebagai Fondasi E-Government, Benarkah?

Sistem Satu Data Diklaim Sebagai Fondasi E-Government, Benarkah? - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Revolusi 4.0 di Indonesia dapat didukung dengan Satu Data Indonesia. Sebab sistem Satu Data merupakan fondasi dari Sistem Pemerintahan Berbasis Ekonomi (SPBE). Hal itu dinyatakan oleh Deputi Kepala Staf Kepresidenan Bidang Kajian dan Pengelolaan Isu-Isu Sosial, Ekologi, dan Budaya Strategis Yanuar, pada Senin (26/11/2018).

Menurutnya, perkembangan dunia menuntut pembaruan dalam penyelenggaraan pembangunan oleh pemerintah suatu negara. Ia juga menilai, Satu Data adalah solusi yang tepat untuk menuju Government 4.0.

"Kalau saya bisa sampaikan dengan konteks yang lebih besar Satu Data ini pondasi dari SPBE. Hanya dengan itu, menurut saya, pemerintah kita bisa mengejar ketertinggalan dan menyiapkan diri masuk ke era Endustri 4.0," ujar Yanuar saat ditemui Warta Ekonomi setelah acara 'Sosialisasi Satu Data Indonesia Menuju Revolusi Industri 4.0.

Ia menambahkan, revolusi Industri 4.0 tidak hanga menuntut kecepatan pada pengambilan keputusan, tetapi juga memberikan layanan publik yang berkualitas. Secara ringkas, pemerintah dituntut untuk berada sedekat mungkin dengan rakyatnya.

"Industri 4.0 itu mewajibkan pemerintah sedekat mungkin dengan rakyatnya. Dalam arti, rakyat bisa komplain, memberi masukan, menuntut," Yanuar menjelaskan.

Selain itu, pemerintah juga perlu menyediakan layanan untuk publik. Layanan tersebut tak bisa diciptakan tanpa perencanaan pembangunan yang baik. Perencanaan pembangunan pun berhubungan dengan data.

"Perencanaan pembangunan itu tak mungkin dibuat kalau tidak memilki data. Jadi, itulah alasan kami menganggap Satu Data Indonesia penting, dan saya yakin teman-teman di kementerian juga tahu itu," tukas Yanuar.

Menuju Government 4.0

Yanuar juga memaparkan beberapa hal yang sudah disiapkan pemerintah untuk menciptakan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Ia menyebutkan, ada 4 upaya menuju SPBE yang ditargetkan oleh pemerintah saat ini.

"Pertama, sekarang kita sudah memiliki JIGN (Jaringan Informasi Geospasial Nasional). Dua, kita sudah punya Peraturan Presiden (Perpres) tentang Satu Peta 2016. Sekarang kita sudah menyelesaikan tahap integrasi, kompilasi, dan sekarang ini sedang dilakukan sinkronisasi 85 peta tematik. Tahun depan ini selesai," jelas dosen di University of Manchester itu.

Kemudian, yang ketiga adalah Perpres SPBE (Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik). Perpres tersebut akan menjadi 'cantolan' untuk Sistem Satu Data. Menurutnya Perpres itu sudah ditandatangani oleh Presiden Joko Widodo.

"Terakhir, Satu Data. Kalau kita punya ini, bisa membentuk platform digital pemerintah elektronik Indonesia. Itu yang mau kita kejar. Mudah-mudahan menjadi legacy-nya Pak Jokowi di periode ini," ujarnya.

Sambil terburu-buru meninggalkan lokasi acara, Yanuar mengatakan, Sistem Satu Data akan diselesaikan sebelum masa pemerintahan Presiden Jokowi berakhir.

"Dengan begitu, Indonesia akan siap dengan Government 4.0-nya," pungkasnya.

Tag: Industri 4.0, Digital Economy

Penulis: Tanayastri Dini Isna

Editor: Kumairoh

Foto: Tanayastri Dini Isna

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,756.57 3,718.34
British Pound GBP 1.00 18,368.14 18,184.19
China Yuan CNY 1.00 2,105.18 2,084.26
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,086.00 13,946.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,113.75 10,011.83
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,795.40 1,777.49
Dolar Singapura SGD 1.00 10,408.63 10,303.66
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,908.73 15,749.22
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,399.95 3,362.91
Yen Jepang JPY 100.00 12,583.53 12,455.12

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 href="Download_Data/" />Download_Data/ - Sep
2 href="Market_Summary/" />Market_Summary/ - Dec
3 href="MockTestReportingDRC/" />MockTestReportingDRC/ - Feb
4 href="PSPNDC/" />PSPNDC/ - Mar
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10