Portal Berita Ekonomi Minggu, 17 Februari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 12:55 WIB. Perikanan - KKP bekerja sama dengan Perindo untuk memperkuat sistem logistik perikanan nasional.
  • 12:20 WIB. Emas - Sepanjang Juli-Desember 2018, produksi emas NHM mengalami penurunan sebesar 19,88%.
  • 12:19 WIB. BNI - BNI menggaet sejumlah nasabah baru dari gelaran Travel Fair Balikpapan 2019.
  • 12:19 WIB. Batubara - Kementerian ESDM menyatakan DMO batu bara tahun ini mencapai 128 juta ton.
  • 12:18 WIB. ADHI - Adhi Karya siap membangun pembangkit listrik tenaga sampah di Marunda.
  • 12:17 WIB. BCA - BCA melalui aplikasi m-BCA menambah fitur baru berupa widget keyboard bertajuk BCA Keyboard.
  • 10:00 WIB. Pasar Modal - OJK mencatat pertumbuhan pasar modal di Sulsel sangat tinggi.
  • 17:41 WIB. Bukalapak - RatingĀ Bukalapak terjun bebas di App Store.

Jokowi Pesimis AS-China Dapat Temui Kata Sepakat di KTT G20 Argentina

Foto Berita Jokowi Pesimis AS-China Dapat Temui Kata Sepakat di KTT G20 Argentina
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Joko Widodo menyatakan jika dirinya pesimis bahwa Amerika Serikat dan China akan menyelesaikan sengketa perdagangan mereka ketika para pemimpin dua negara terbesar di dunia tersebut bertemu di KTT G20 di Argentina pada akhir pekan ini.

"Saya mengharapkan keajaiban selama pertemuan G20, bahwa mereka akan datang bersama, tetapi perasaan saya adalah mereka tidak akan melakukannya," tuturnya.

"Washington dan Beijing, diwakili oleh Wakil Presiden Mike Pence dan Presiden Xi Jinping, masing-masing saling berselisih paham selama pertemuan Kerjasama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC) di Port Moresby pekan lalu," ungkap Jokowi, seperti dikutip dari Channel NewsAsia, Selasa (27/11/2018).

"Indonesia telah berusaha untuk memediasi antara keduanya selama pertemuan APEC, tetapi pada sore hari jelas bahwa kedua raksasa itu tidak menemui kata sepakat," ujar presiden.

"Ini adalah pertama kalinya dalam 29 tahun APEC, pertemuan APEC tidak menghasilkan sebuah komunike bersama," ungkap Jokowi di sebuah forum di Jakarta yang dihadiri oleh kepala eksekutif perusahaan Indonesia.

"APEC menunjukkan bahwa perang dagang antara AS dan China kemungkinan akan berlanjut," ujarnya.

Presiden AS Donald Trump mengatakan pada Senin lalu jika dirinya berharap untuk menaikkan tarif impor senilai 200 miliar dolar AS di Cina menjadi 25 persen dari 10 persen saat ini dan mengulangi ancamannya untuk menjatuhkan tarif pada semua impor yang tersisa dari China.

Dalam wawancara dengan Wall Street Journal menjelang pertemuannya dengan presiden China, Trump mengatakan sangat tidak mungkin dia akan menerima permintaan China untuk menunda kenaikan tarif, karena akan berlaku pada 1 Januari.

Trump, yang akan bertemu Xi di sela-sela KTT G20 di Buenos Aires, mengatakan bahwa jika negosiasi tidak berhasil, ia juga akan mengenakan tarif pada sisa impor Cina.

Di forum Jakarta, Presiden Jokowi mendesak para CEO Indonesia untuk menghadapi tantangan global dengan mencari peluang ekspor.

"Indonesia, negara dengan ekonomi terbesar di Asia Tenggara dan anggota G20, kemungkinan tidak akan menjadi salah satu ekonomi yang paling terpukul oleh perang perdagangan karena perannya yang relatif kecil dalam rantai pasokan global," menurut para analis.

Tapi pasar keuangannya telah menderita karena para investor mengurangi selera risiko mereka tahun ini, sebagian karena perang perdagangan.

Awal tahun ini, rupiah mencapai level terlemahnya sejak tahun 1998, tetapi baru-baru ini telah mengalami penguatan.

Tag: Joko Widodo (Jokowi), Perang Dagang

Penulis/Editor: Hafit Yudi Suprobo

Foto: Antara/POOL

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,783.30 3,744.53
British Pound GBP 1.00 18,150.85 17,967.77
China Yuan CNY 1.00 2,097.95 2,076.96
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,187.00 14,045.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,058.58 9,952.29
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,807.88 1,789.76
Dolar Singapura SGD 1.00 10,440.06 10,334.04
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,015.70 15,848.38
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,472.95 3,433.99
Yen Jepang JPY 100.00 12,861.03 12,731.15

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6389.085 -30.933 627
2 Agriculture 1592.350 -13.090 21
3 Mining 1834.293 -25.732 47
4 Basic Industry and Chemicals 878.558 -9.993 71
5 Miscellanous Industry 1329.578 -2.798 46
6 Consumer Goods 2604.636 -24.378 51
7 Cons., Property & Real Estate 450.557 -6.160 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1185.805 7.307 71
9 Finance 1216.771 -0.391 91
10 Trade & Service 811.391 -5.665 155
No Code Prev Close Change %
1 ALDO 1,300 1,625 325 25.00
2 PEHA 2,110 2,630 520 24.64
3 SIMA 330 400 70 21.21
4 LMAS 58 69 11 18.97
5 EXCL 2,050 2,340 290 14.15
6 LUCK 585 660 75 12.82
7 CASS 640 720 80 12.50
8 BNLI 1,125 1,260 135 12.00
9 BHIT 84 94 10 11.90
10 DWGL 101 113 12 11.88
No Code Prev Close Change %
1 OCAP 81 54 -27 -33.33
2 HDFA 165 130 -35 -21.21
3 KONI 498 398 -100 -20.08
4 BALI 1,060 860 -200 -18.87
5 PUDP 410 338 -72 -17.56
6 CANI 218 180 -38 -17.43
7 KBLV 585 484 -101 -17.26
8 GLOB 448 372 -76 -16.96
9 JIHD 585 490 -95 -16.24
10 NATO 585 505 -80 -13.68
No Code Prev Close Change %
1 EXCL 2,050 2,340 290 14.15
2 BMTR 398 420 22 5.53
3 BHIT 84 94 10 11.90
4 WSKT 1,865 1,765 -100 -5.36
5 BNLI 1,125 1,260 135 12.00
6 ERAA 1,950 1,955 5 0.26
7 MNCN 855 910 55 6.43
8 TLKM 3,740 3,790 50 1.34
9 ANTM 1,000 950 -50 -5.00
10 BUMI 153 151 -2 -1.31