Portal Berita Ekonomi Kamis, 21 Maret 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 22:31 WIB. BNI - Penjualan SR-011 di BNI mencapai Rp1,87 triliun.
  • 22:30 WIB. Mandiri - Penjualan SR-011 di Bank Mandiri tembus Rp1,87 triliun.
  • 22:30 WIB. BTN - BTN catat penjualan SR-011 mencapai Rp600 miliar.
  • 22:29 WIB. WEGE - Kuartal I-2019, WIKA Gedung raih kontrak baru sebesar Rp1,5 triliun.
  • 22:28 WIB. WEGE - WIKA Gedung menargetkan pertumbuhan pendapatan 24,6% di tahun ini.
  • 22:28 WIB. WEGE - WIKA Gedung hanya serap 23% anggaran capex tahun lalu.
  • 20:49 WIB. Telkom - Telkom dan Bakamla kerja sama awasi sistem komunikasi kabel laut.
  • 20:49 WIB. Minyak Goreng - Industri Nabati Lestari akan mengekspor 10.500 ton minyak goreng ke Pakistan.
  • 20:49 WIB. Pertamina - Pertamina mulai proses pembangunan proyek pipa gas di Blok Rokan.
  • 20:48 WIB. BNI Syariah - BNI Syariah mengincar potensi bisnis halal healthcare.
  • 20:48 WIB. PTPN - PTPN optimistis dapat memasok kebutuhan CPO dalam negeri.
  • 20:47 WIB. Trans Sumatera - Tol Trans Sumatra masih terhambat penolakan pemilik lahan.
  • 20:47 WIB. WSKT - Waskita menganggarkan capex sebesar Rp26 triliun pada 2019.
  • 20:46 WIB. WSKT - Waskita menyiapkan dana hingga Rp2 triliun untuk melunasi obligasi.

LinkedIn Sebut 50% Orang Indonesia Beraspirasi Jadi Entrepreneur

LinkedIn Sebut 50% Orang Indonesia Beraspirasi Jadi Entrepreneur - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

LinkedIn, baru saja mengulas studi perdana berjudul 'LinkedIn Opportunity Index'. Studi ini melibatkan sembilan negara di kawasan Asia Pasifik (Apac), di mana LinkedIn memiliki 153 juta pengguna, termasuk di antaranya 11 juta pengguna dari Indonesia. Indeks ini dijadikan tolok ukur untuk memahami cara masyarakat melihat peluang di masa depan dan hambatan-hambatan dalam meraihnya.

Data LinkedIn Opportunity Index mengungkapkan bahwa Indonesia menjadi negara yang paling percaya diri dalam menatap masa depan. Hal ini didorong oleh rasa percaya diri masyarakat Indonesia terhadap potensi pertumbuhan ekonomi negara, serta kondisi yang memungkinkan mereka mendapatkan akses dan mengejar berbagai peluang yang dianggap penting.

Olivier Legrand, Managing Director, LinkedIn in Asia Pacific, mengatakan, "Kami percaya akses menuju serta meraih peluang seharusnya universal dan dapat diakses oleh siapa pun. Melalui studi perdana LinkedIn Opportunity Index, kami berusaha memahami aspirasi masyarakat di kawasan Asia Pasifik, tentang kesempatan dalam meraih berbagai peluang di masa depan, dan juga hambatannya."

Pertumbuhan jumlah tenaga kerja di Asia Pasifik, menurut Olivier, sejatinya bisa menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi regional, jika dikelola secara efektif.

"Dengan memetakan serta memahami persepsi dan aspirasi masyarakat terhadap peluang di masa depan dan juga hambatannya, seiring waktu kami berharap dapat memfasilitasi penawaran dan permintaan peluang yang lebih seimbang di pasar," tambahnya.

Riset yang melibatkan 11.000 responden dari sembilan negara di kawasan Asia Pasifik, Indonesia, Australia, Tiongkok, Hong Kong, India, Jepang, Malaysia, Filipina, dan Singapura, menyebutkan bahwa merintis bisnis milik sendiri menjadi aspirasi terbesar bagi masyarakat Indonesia ketika mendefinisikan arti peluang, "Di Indonesia, peluang juga berarti lebih dari sekadar karier."

Setengah (50%) dari responden di Indonesia menyatakan bahwa 'merintis bisnis milik sendiri' sebagai aspirasi tertinggi dari peluang di masa depan. Ini senada dengan dengan responden dari Filipina (53%) yang tertarik untuk berwiraswasta. Sebaliknya, responden di Australia (13%), Hong Kong (13%), dan Jepang (7%) memiliki keinginan yang kecil untuk memulai bisnis baru.

Selain itu, di Indonesia, sebanyak 38% responden mengatakan bahwa peluang untuk bisa menggunakan kemampuan mereka sebagai aspirasi mereka tertinggi setelah peluang merintis bisnis milik sendiri. Kondisi ini tidak mencerminkan aspirasi responden lainnya di tingkat regional, di mana peluang untuk menjaga keseimbangan kehidupan karier dan personal menjadi aspirasi tertinggi (dinyatakan oleh 40%) bagi rata-rata responden di Asia Pasifik - sedangkan di Indonesia hanya dinyatakan oleh 34% responden.

Peluang juga tidak semata diartikan sebagai usaha personal dalam meraih kesempatan kerja. Lebih dari itu, 82% orang Indonesia menyatakan, mereka turut membantu orang lain untuk terhubung dengan kesempatan kerja yang lebih baik.

Di antara mereka, lebih dari setengah (sebanyak 56%) menyatakan, mereka membantu memperkenalkan kerabat mereka ke orang yang tepat agar bisa meraih kesempatan kerja, sementara 47% menyebutkan, mereka telah menuliskan surat referensi kerja bagi kerabat mereka.

Data ini merefleksikan kultur gotong royong yang telah melekat di masyarakat Indonesia, terutama dalam mencapai suatu tujuan, dan juga menekankan pentingnya peran komunitas dalam membantu orang Indonesia untuk terhubung serta meraih kesempatan di masa depan.

Tag: Entrepreneur, LinkedIn

Penulis: Ning Rahayu

Editor: Rosmayanti

Foto: Unsplash/Rawpixel

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,779.27 3,741.20
British Pound GBP 1.00 18,745.21 18,551.79
China Yuan CNY 1.00 2,120.12 2,098.88
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,173.00 14,031.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,153.54 10,049.00
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,806.03 1,787.91
Dolar Singapura SGD 1.00 10,529.72 10,420.35
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,206.83 16,037.43
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,493.47 3,455.06
Yen Jepang JPY 100.00 12,815.81 12,683.96

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6501.776 19.066 629
2 Agriculture 1481.617 -16.726 21
3 Mining 1884.733 2.495 47
4 Basic Industry and Chemicals 915.611 21.878 71
5 Miscellanous Industry 1284.362 -1.211 46
6 Consumer Goods 2659.055 -8.500 52
7 Cons., Property & Real Estate 466.708 6.035 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1164.975 0.327 72
9 Finance 1250.875 2.809 91
10 Trade & Service 827.602 -0.578 155
No Code Prev Close Change %
1 CAKK 216 270 54 25.00
2 COCO 336 420 84 25.00
3 STAR 88 106 18 20.45
4 GAMA 52 62 10 19.23
5 BACA 266 304 38 14.29
6 INPP 735 840 105 14.29
7 DART 300 336 36 12.00
8 SKBM 412 460 48 11.65
9 VRNA 125 137 12 9.60
10 YULE 183 200 17 9.29
No Code Prev Close Change %
1 ECII 1,100 825 -275 -25.00
2 SIMA 298 224 -74 -24.83
3 PNSE 760 575 -185 -24.34
4 TGKA 3,660 3,010 -650 -17.76
5 GLOB 416 352 -64 -15.38
6 PUDP 424 370 -54 -12.74
7 ITMA 765 700 -65 -8.50
8 MINA 870 800 -70 -8.05
9 BBLD 496 458 -38 -7.66
10 TFCO 680 630 -50 -7.35
No Code Prev Close Change %
1 HOME 100 102 2 2.00
2 NUSA 101 101 0 0.00
3 MNCN 825 795 -30 -3.64
4 PWON 685 705 20 2.92
5 FREN 324 308 -16 -4.94
6 STAR 88 106 18 20.45
7 CTRA 930 975 45 4.84
8 BBTN 2,390 2,520 130 5.44
9 BMRI 7,450 7,500 50 0.67
10 UNTR 27,825 27,800 -25 -0.09