Portal Berita Ekonomi Jum'at, 14 Desember 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 07:15 WIB. Google - Google prediksi pemilu dan tokoh politik bakal jadi trending di 2019.
  • 07:02 WIB. California - California berencana kenakan pajak untuk SMS. 
  • 07:00 WIB. Fintech - Kemenkominfo telah blokir 400 Fintech ilegal dari OJK. 
  • 06:58 WIB. YLKI - YLKI sebut perlindungan konsumen belanja online rendah. 
  • 06:54 WIB. Apple - Apple investasikan Rp14,5 triliun untuk kampus di Texas. 

Siswa SMK Animasi Binaan Djarum Magang Proyek Rp150 Juta per Menit

Foto Berita Siswa SMK Animasi Binaan Djarum Magang Proyek Rp150 Juta per Menit
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Para siswa di SMK Raden Umar Said Kudus, Jawa Tengah, benar-benar dipersiapkan untuk menjadi animator kelas dunia. Selain mendapatkan fasilitas dan tenaga pengajar internasional, mereka juga mendapat kesempatan magang untuk mengerjakan proyek animasi senilai Rp150 juta per menit.

Program Director Bakti Pendidikan Djarum Fondation, Primadi H Serad mengatakan permintaan layanan animasi dari industri sangat tinggi. Permintaan tersebut bukan hanya datang dari perusahaan nasional, namun juga perusahaan multinasional hingga studio film luar negeri. Para siswa SMK Raus pun mendapat kesempatan merasakan atmosfer kerja dengan klien secara profesional.

"Dengan bekerja bersama klien internasional, maka standar kerja siswa akan berkelas dunia. Para guru akan memastikan kualitas animasi siswa sesuai dengan kebutuhan klien," katanya di Kudus, Rabu (28/11/2018).

Prim, sapaan akrabnya, mengatakan pendapatan dari proyek animasi tersebut akan diserahkan sepenuhnya kepada SMK binaan Djarum Foundation ini. Dengan demikian, sekolah bisa menghidupi diri sendiri tanpa harus bertumpu pada bantuan dari Djarum. Apalagi invetasi atas fasilitas dan peralatan mengajar serta biaya operasional sekolah cukup mahal karena menyesuaikan dengan standar internasional.

"Siswa di SMK ini mendapat beasiswa dari Djarum dan cukup membayar biaya pendidikan sebesar Rp300.000 per bulan. Sekolah harus mengeluarkan biaya operasional bulanan sekitar Rp1,5 juta per siswa," sebutnya.

Ia menjelaskan sekolah pernah membagi hasil pendapatan proyek sebesar Rp20 ribu per menit kepada siswa. Dengan sharing revenue sebesar itu, para siswa bisa mengakumulasi pendapatan hingga Rp10 juta per bulan. Sayangnya, skema ini justru mengubah orientasi siswa dari mendapatkan pelajaran jadi menghasilkan uang.

Para siswa pun mendadak bersifat konsumtif setelah mendapatkan pemasukan tinggi tersebut. Beberapa siswa mulai gonta-ganti smartphone dan membeli motor. Meski ada beberapa siswa yang menyerahkan uang tersebut kepada orangtua mereka.

"Kami mengakui skema itu salah. Karena siswa jadi selektif dalam mengerjakan proyek animasi. Mereka tidak mau mengerjakan tugas guru karena tak ada uangnya. Akhirnya, kami hapus skema tersebut," sebutnya.

Siswa yang masuk pada 2018 ini merupakan angkatan keempat sejak SMK Raus didirikan pada 2015 lalu. Tahun ini SMK Raus telah meluluskan 25 siswa yang merupakan angkatan pertama. Setiap tahun penerimaan dan pendaftaran siswa terus mengalami peningkatan. SMK Raus akhirnya menetapkan format seleksi karena minat masyarakat untuk bergabung di sekolah tersebut semakin tinggi.

Dalam proses penerimaan siswa baru, pihak sekolah menetapkan komposisi 70:30. Sebanyak 70% kuota siswa diperuntukkan bagi pelajar asal Kudus, sedangkan 30% bagi pelajar di luar Kudus.

Tag: SMK Raden Umar Said Kudus, Djarum Foundation

Penulis: Cahyo Prayogo

Editor: Rosmayanti

Foto: Cahyo Prayogo

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6177.720 62.143 621
2 Agriculture 1516.070 10.982 20
3 Mining 1776.514 21.113 47
4 Basic Industry and Chemicals 846.848 12.353 71
5 Miscellanous Industry 1420.317 27.074 46
6 Consumer Goods 2515.883 16.594 49
7 Cons., Property & Real Estate 455.102 3.544 73
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1062.130 21.053 71
9 Finance 1176.328 11.338 91
10 Trade & Service 791.531 -0.850 153
No Code Prev Close Change %
1 AKSI 344 430 86 25.00
2 SOTS 436 545 109 25.00
3 PNSE 750 935 185 24.67
4 ZONE 446 555 109 24.44
5 KICI 212 260 48 22.64
6 SAFE 171 206 35 20.47
7 JKSW 60 68 8 13.33
8 KAEF 2,550 2,850 300 11.76
9 TRAM 163 180 17 10.43
10 OASA 318 350 32 10.06
No Code Prev Close Change %
1 SQMI 555 418 -137 -24.68
2 INPP 605 480 -125 -20.66
3 GMTD 14,900 13,425 -1,475 -9.90
4 BTEK 137 125 -12 -8.76
5 SMDM 152 139 -13 -8.55
6 DSSA 14,725 13,500 -1,225 -8.32
7 BBLD 492 454 -38 -7.72
8 AKPI 780 720 -60 -7.69
9 ETWA 78 72 -6 -7.69
10 OCAP 244 226 -18 -7.38
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 372 360 -12 -3.23
2 KPAS 710 705 -5 -0.70
3 RIMO 142 151 9 6.34
4 TLKM 3,650 3,750 100 2.74
5 TRAM 163 180 17 10.43
6 PGAS 2,130 2,150 20 0.94
7 PTBA 4,310 4,500 190 4.41
8 BBRI 3,620 3,680 60 1.66
9 CPIN 6,500 6,950 450 6.92
10 UNTR 29,300 29,300 0 0.00