Portal Berita Ekonomi Jum'at, 19 April 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 12:17 WIB. Indosat - BAKTI dan Indosat menandatangani MoU mengenai pemanfaatan Layanan Palapa Ring.
  • 12:16 WIB. Haji - Kemenag akan bahas tambahan kuota jamaah haji pekan depan.
  • 11:55 WIB. AP I - AP I menyediakan 2.520 kuota untuk kursi gratis mudik lebaran.
  • 11:27 WIB. Telkomsel - Trafik layanan data Telkomsel naik 16,3% saat Pemilu 2019.

Lewat IPO, Perusahaan Teknologi Medis China Incar Rp15 Triliun

Lewat IPO, Perusahaan Teknologi Medis China Incar Rp15 Triliun - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Perusahaan teknologi medis China yang terdaftar di Shanghai, Wuxi AppTec menantang pasar yang tengah lemah dan menguji sentimen investor setelah memiliki performa Initial Public Offering (IPO) yang buruk. Wuxi AppTec siap melantai di Bursa Efek Hongkong agar mendapatkan dana sekitar US$1,06 miliar, setara dengan Rp15 triliun.

Melansir Reuters pada Rabu (28/11/2018), WuXi melakukan pencatatan IPO setelah perusahaan lain mundur karena ketidakpastian pasar. Contoh perusahaan yang menunda pencatatan, antara lain Babytree Group dan Tongcheng-Elong.

Dua sumber yang memahami hal itu berpendapat, "Mundurnya perusahaan lain dari pencatatan IPO membuat harapan WuXi untuk mengumpulkan antara US$954 juta hingga US$1,06 miliar menjadi mungkin."

WuXi menargetkan dana sejumlah 116,47 juta saham dengan kisaran harga HK$64,1 sampai HK$71,5 (sekitar Rp118 ribu-Rp132 ribu) dengan diskon antara 19% hingga 27% ke harga penutupan ¥78,36 (sekitar Rp163 ribu). Bahkan, perusahaan teknologi medis itu dapat memperoleh hingga US$1,2 miliar (sekitar Rp174 triliun) bila opsi over-allotment direalisasikan. Opsi tersebut memungkinkan adanya penjualan saham tambahan lewat IPO.

Berbasis di Shanghai, WuXi mengklaim dirinya sebagai platform layanan riset dan pengembangan global terbesar di Asia, berdasarkan pendapatan mereka. WuXi menyediakan layanan penelitian dan manufaktur serta layanan pengujian untuk peralatan medis.

Dilansir dari Reuters, pada semester pertama 2018, WuXi memperoleh pendapatan sebesar ¥4,41 miliar (sekitar Rp9,1 triliun). Para periode yang sama tahun lalu, pendapatan mereka hanya sekitar ¥3,67 miliar (sekitar Rp7,6 triliun). Bahkan, laba mereka meningkat pesat sebesar 67% menjadi ¥1,3 miliar pada semester pertama tahun ini.

Rencananya, hasil IPO yang didapatlan WuXi akan digunakan untuk memperluas kapasitas semua unit bisnisnya secara global, berinvestasi dalam tujuh proyek Cina, seperti pembangunan riset dan pengembangan kampus di Chengdu, serta mendirikan laboratorium bioanalitik di San Diego, California. Selain itu, mereka juga bermaksud mendanai proses akuisisi perusahaan riset dan pengembangan.

Pasar yang Mengalami Ketidakpastian

Hongkong sedang dalam tahapan menjadi pusat IPO teratas dunia, dinilai dari jumlah volume dana yang terhimpun selama 2018. Berdasarkan data refinitif, volume tersebut telah meningkat sebesar US$33,2 miliar (sekitar Rp480 triliun).

Namun, sebagian besar transaksi telah menurun di bawah harga IPO yang ditargetkan karena perang dagang antara Cina dan Amerika Serikat yang kian memburuk. Perang dagang itu bahkan memperlambat pertumbuhan Cina dan mengguncang pasar global.

Perusahaan pengiriman makanan dan pembelian tiket milik Cina, Meituan Dianping berhasil mendapatkan US$4,2 miliar dalam IPO September, sebuah pencapaian besar di perusahaan berbasis internet selama empat tahun. Namun, sahamnya telah merosot lebih dari 30%.

Selain Meituan Dianping, perusahaan pembuat smartphone, Xiaomi juga mengalami penurunan saham sebesar 14,5% setelah pencatatan IPO pada Juli lalu. Indeks patokan Hingkong juga jatuh sejumlah 11% pada tahun ini.

Tag: Initial Public Offering (IPO)

Penulis: Tanayastri Dini Isna

Editor: Rosmayanti

Foto: Antara/Sigid Kurniawan

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,756.57 3,718.34
British Pound GBP 1.00 18,368.14 18,184.19
China Yuan CNY 1.00 2,105.18 2,084.26
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,086.00 13,946.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,113.75 10,011.83
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,795.40 1,777.49
Dolar Singapura SGD 1.00 10,408.63 10,303.66
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,908.73 15,749.22
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,399.95 3,362.91
Yen Jepang JPY 100.00 12,583.53 12,455.12

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6507.221 25.680 632
2 Agriculture 1488.400 -0.956 21
3 Mining 1783.288 -3.538 47
4 Basic Industry and Chemicals 848.126 -1.627 71
5 Miscellanous Industry 1355.756 16.130 46
6 Consumer Goods 2546.270 -36.045 52
7 Cons., Property & Real Estate 498.429 6.710 75
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1164.446 9.331 73
9 Finance 1310.375 20.186 91
10 Trade & Service 811.400 -3.387 156
No Code Prev Close Change %
1 HRME 300 374 74 24.67
2 SAPX 555 690 135 24.32
3 APEX 645 790 145 22.48
4 CNTX 414 496 82 19.81
5 MIDI 1,020 1,200 180 17.65
6 INPP 675 790 115 17.04
7 BBLD 484 565 81 16.74
8 KICI 284 330 46 16.20
9 SSIA 570 660 90 15.79
10 GHON 1,325 1,525 200 15.09
No Code Prev Close Change %
1 INRU 720 600 -120 -16.67
2 TMPO 208 180 -28 -13.46
3 MLPT 1,340 1,200 -140 -10.45
4 KOIN 226 204 -22 -9.73
5 SIPD 800 725 -75 -9.38
6 TPMA 278 252 -26 -9.35
7 TRIO 177 161 -16 -9.04
8 JSKY 1,300 1,185 -115 -8.85
9 BDMN 9,425 8,600 -825 -8.75
10 ABMM 2,200 2,010 -190 -8.64
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 4,340 4,460 120 2.76
2 BBCA 27,475 28,125 650 2.37
3 CPRI 167 177 10 5.99
4 WSKT 2,110 2,160 50 2.37
5 BMRI 7,625 7,800 175 2.30
6 ABBA 178 163 -15 -8.43
7 BGTG 83 82 -1 -1.20
8 UNTR 26,425 26,075 -350 -1.32
9 WIKA 2,330 2,420 90 3.86
10 TLKM 3,870 3,860 -10 -0.26