Portal Berita Ekonomi Rabu, 19 Desember 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 19:49 WIB. NASA - NASA: Cincin Saturnus akan hilang.
  • 19:46 WIB. Facebook - Facebook Messenger tambah fitur Boomerang di kamera.
  • 19:45 WIB. Qualcomm - Qualcomm tuding Apple langgar larangan jual iPhone di China.
  • 19:44 WIB. Mobil - Penjualan mobil 2018 diprediksi tembus 1,1 juta unit.
  • 19:42 WIB. Facebook - Facebook ketahuan masih kuntit pengguna.
  • 16:21 WIB. AP I  - AP I menargetkan kapasitas bandara hingga 2023 akan naik dua kali lipat.
  • 16:18 WIB. AP II - AP II resmi mengelola bandara Tjilik Riwut Palangkaraya.
  • 16:16 WIB. KAI - Tiket KA Daop V untuk momen Nataru tersisa 20%.
  • 16:15 WIB. KAI - PT KAI Daop IV Semarang memprediksi kenaikan penumpang pada Nataru mencapai 4,8%.

Lewat IPO, Perusahaan Teknologi Medis China Incar Rp15 Triliun

Foto Berita Lewat IPO, Perusahaan Teknologi Medis China Incar Rp15 Triliun
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Perusahaan teknologi medis China yang terdaftar di Shanghai, Wuxi AppTec menantang pasar yang tengah lemah dan menguji sentimen investor setelah memiliki performa Initial Public Offering (IPO) yang buruk. Wuxi AppTec siap melantai di Bursa Efek Hongkong agar mendapatkan dana sekitar US$1,06 miliar, setara dengan Rp15 triliun.

Melansir Reuters pada Rabu (28/11/2018), WuXi melakukan pencatatan IPO setelah perusahaan lain mundur karena ketidakpastian pasar. Contoh perusahaan yang menunda pencatatan, antara lain Babytree Group dan Tongcheng-Elong.

Dua sumber yang memahami hal itu berpendapat, "Mundurnya perusahaan lain dari pencatatan IPO membuat harapan WuXi untuk mengumpulkan antara US$954 juta hingga US$1,06 miliar menjadi mungkin."

WuXi menargetkan dana sejumlah 116,47 juta saham dengan kisaran harga HK$64,1 sampai HK$71,5 (sekitar Rp118 ribu-Rp132 ribu) dengan diskon antara 19% hingga 27% ke harga penutupan ¥78,36 (sekitar Rp163 ribu). Bahkan, perusahaan teknologi medis itu dapat memperoleh hingga US$1,2 miliar (sekitar Rp174 triliun) bila opsi over-allotment direalisasikan. Opsi tersebut memungkinkan adanya penjualan saham tambahan lewat IPO.

Berbasis di Shanghai, WuXi mengklaim dirinya sebagai platform layanan riset dan pengembangan global terbesar di Asia, berdasarkan pendapatan mereka. WuXi menyediakan layanan penelitian dan manufaktur serta layanan pengujian untuk peralatan medis.

Dilansir dari Reuters, pada semester pertama 2018, WuXi memperoleh pendapatan sebesar ¥4,41 miliar (sekitar Rp9,1 triliun). Para periode yang sama tahun lalu, pendapatan mereka hanya sekitar ¥3,67 miliar (sekitar Rp7,6 triliun). Bahkan, laba mereka meningkat pesat sebesar 67% menjadi ¥1,3 miliar pada semester pertama tahun ini.

Rencananya, hasil IPO yang didapatlan WuXi akan digunakan untuk memperluas kapasitas semua unit bisnisnya secara global, berinvestasi dalam tujuh proyek Cina, seperti pembangunan riset dan pengembangan kampus di Chengdu, serta mendirikan laboratorium bioanalitik di San Diego, California. Selain itu, mereka juga bermaksud mendanai proses akuisisi perusahaan riset dan pengembangan.

Pasar yang Mengalami Ketidakpastian

Hongkong sedang dalam tahapan menjadi pusat IPO teratas dunia, dinilai dari jumlah volume dana yang terhimpun selama 2018. Berdasarkan data refinitif, volume tersebut telah meningkat sebesar US$33,2 miliar (sekitar Rp480 triliun).

Namun, sebagian besar transaksi telah menurun di bawah harga IPO yang ditargetkan karena perang dagang antara Cina dan Amerika Serikat yang kian memburuk. Perang dagang itu bahkan memperlambat pertumbuhan Cina dan mengguncang pasar global.

Perusahaan pengiriman makanan dan pembelian tiket milik Cina, Meituan Dianping berhasil mendapatkan US$4,2 miliar dalam IPO September, sebuah pencapaian besar di perusahaan berbasis internet selama empat tahun. Namun, sahamnya telah merosot lebih dari 30%.

Selain Meituan Dianping, perusahaan pembuat smartphone, Xiaomi juga mengalami penurunan saham sebesar 14,5% setelah pencatatan IPO pada Juli lalu. Indeks patokan Hingkong juga jatuh sejumlah 11% pada tahun ini.

Tag: Initial Public Offering (IPO)

Penulis: Tanayastri Dini Isna

Editor: Rosmayanti

Foto: Antara/Sigid Kurniawan

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6176.094 94.227 621
2 Agriculture 1553.700 23.242 20
3 Mining 1722.517 2.450 47
4 Basic Industry and Chemicals 851.540 22.282 71
5 Miscellanous Industry 1417.163 9.966 46
6 Consumer Goods 2555.083 70.002 49
7 Cons., Property & Real Estate 445.761 3.264 73
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1065.619 14.971 71
9 Finance 1174.737 17.417 91
10 Trade & Service 781.950 -0.798 153
No Code Prev Close Change %
1 TIRA 133 179 46 34.59
2 SAFE 192 250 58 30.21
3 GLOB 352 440 88 25.00
4 AGRS 286 356 70 24.48
5 ARTA 625 750 125 20.00
6 POLY 137 160 23 16.79
7 PCAR 3,230 3,770 540 16.72
8 SHIP 865 990 125 14.45
9 SDRA 750 850 100 13.33
10 RELI 176 198 22 12.50
No Code Prev Close Change %
1 IBFN 296 248 -48 -16.22
2 TRUS 322 276 -46 -14.29
3 INRU 600 525 -75 -12.50
4 ARTO 194 174 -20 -10.31
5 FILM 780 705 -75 -9.62
6 FMII 695 630 -65 -9.35
7 LUCK 770 700 -70 -9.09
8 MFMI 620 570 -50 -8.06
9 MPOW 118 109 -9 -7.63
10 INAI 410 380 -30 -7.32
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 362 366 4 1.10
2 BBRI 3,630 3,670 40 1.10
3 BBCA 25,325 26,150 825 3.26
4 TLKM 3,740 3,810 70 1.87
5 WSBP 358 384 26 7.26
6 UNTR 29,125 28,650 -475 -1.63
7 PTBA 4,230 4,220 -10 -0.24
8 PGAS 2,070 2,080 10 0.48
9 ADRO 1,240 1,245 5 0.40
10 INKP 12,000 12,000 0 0.00