Portal Berita Ekonomi Senin, 18 Februari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 19:14 WIB. Ekspor - Kemenko maritim menyambut baik dukungan BPOM untuk ekspor garam kristal.
  • 19:12 WIB. Listrik - Diskon tarif listrik 900 VA tingkatkan daya beli.
  • 19:11 WIB. Ekspor - Kemenperin memacu ekspor lima sektor industri yang pertumbuhannya di atas 5%.
  • 19:10 WIB. Debat - Debat kedua diamankan 2.981 personel gabungan.
  • 19:09 WIB. AirAsia - AirAsia indikasikan ada intervensi kompetitor ke agen perjalanan online.
  • 19:08 WIB. VAR - Kementan kirim 9.000 dosis VAR ke NTB.
  • 19:07 WIB. Debat - Jokowi bukan hanya menekankan soal infrastruktur saat debat capres kedua.
  • 19:06 WIB. TCL - TCL sedang membuat 5 gawai yang bisa dilipat jadi jam tangan.
  • 19:03 WIB. Bola - Persija 2-2 Tira-Persikabo.
  • 19:03 WIB. Debat - Jokowi bakal All Out di debat capres kedua (17/2/2019).

Ridwan Kamil: Jabar Bakal Miliki 27 Destinasi Wisata Baru

Foto Berita Ridwan Kamil: Jabar Bakal Miliki 27 Destinasi Wisata Baru
Warta Ekonomi.co.id, Pangandaran -

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat menargetkan dalam lima tahun ke depan akan lahir 27 tujuan wisata baru.  Hal Ini seiring visi kepemimpinan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (Emil) yang ingin menjadikan sektor tersebut sebagai lini utama pertumbuhan ekonomi.

Emil mengatakan, pihaknya sudah mencanangkan pembangunan lima destinasi wisata baru di setiap kabupaten/kota. "Jadi dalam lima tahun, setidaknya ada 27 destinasi baru," kata Emil saat mendampingi kunjungan kerja Menteri Pariwisata Arief Yahya ke Pangandaran, Rabu (28/11/2018).

Dalam kesempatan itu, Emil dan Arief memaparkan masing-masing rencana dalam meningkatkan sektor kepariwisataan. Emil menuturkan, selama ini potensi kepariwisataan Jawa Barat kurang tersentuh dengan baik.

"Selama ini pariwisata Jawa Barat kurang dipoles. Padahal,  potensi yang dimiliki tatar Parahyangan ini sangat besar dan jika dikelola dengan baik mampu berkontribusi terhadap perekonomian masyarakat," katanya.

Emil menyebutkan dengan dimaksimalkannya potensi pariwisataan, dia meyakini sektor lain pun akan terdongkrak dan memberi dampak positif untuk masyarakat. "Warung, hotel, travel, sewa mobil, homestay akan hidup. Kuliner naik, petani juga banyak pesanan. Ini keyakinan kita," katanya.

Sebagai contoh, Kabupaten Pangandaran akan mendapat perhatian lebih. Ini pun seiring rencana pemerintah pusat yang akan menjadikan daerah itu sebagai kawasan ekonomi khusus (KEK).

Sebagai konsekuensi penetapan KEK, pihaknya meningkatkan bantuan anggaran untuk penataan Pangandaran. "Kami komit perjuangkan di dewan. Awal rP40 miliar (rupiah), saya naikkan Rp80 miliar untuk penataan Pangandaran, Batu Karas, dan lain-lain. Kita persiapkan runway Nusawiru, pelebaran jalan dari Banjar ke Pangandaran jadi prioritas," jelasnya.

Tak hanya itu, Emil pun menyebut dirinya akan menciptakan tujuan wisata baru di Pangandaran, salah satunya masjid terapung. Selain itu, dia akan menjadikan perahu milik nelayan asing tak berizin sebagai objek untuk menarik wisatawan.

"Tahun depan saya minta izin, perahu yang ditenggelamkan di Pasir Putih akan dilukis mural. Sekarang lahir teori baru tentang eksistensi. Tidak afdol bagi pengunjung ke Pangandaran kalau tidak berfoto di kapal itu," pungkasnya. 

Tag: Ridwan Kamil, Pariwisata

Penulis: Rahmat Saepulloh

Editor: Vicky Fadil

Foto: Rahmat Saepulloh

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,783.30 3,744.53
British Pound GBP 1.00 18,150.85 17,967.77
China Yuan CNY 1.00 2,097.95 2,076.96
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,187.00 14,045.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,058.58 9,952.29
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,807.88 1,789.76
Dolar Singapura SGD 1.00 10,440.06 10,334.04
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,015.70 15,848.38
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,472.95 3,433.99
Yen Jepang JPY 100.00 12,861.03 12,731.15

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6389.085 -30.933 627
2 Agriculture 1592.350 -13.090 21
3 Mining 1834.293 -25.732 47
4 Basic Industry and Chemicals 878.558 -9.993 71
5 Miscellanous Industry 1329.578 -2.798 46
6 Consumer Goods 2604.636 -24.378 51
7 Cons., Property & Real Estate 450.557 -6.160 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1185.805 7.307 71
9 Finance 1216.771 -0.391 91
10 Trade & Service 811.391 -5.665 155
No Code Prev Close Change %
1 ALDO 1,300 1,625 325 25.00
2 PEHA 2,110 2,630 520 24.64
3 SIMA 330 400 70 21.21
4 LMAS 58 69 11 18.97
5 EXCL 2,050 2,340 290 14.15
6 LUCK 585 660 75 12.82
7 CASS 640 720 80 12.50
8 BNLI 1,125 1,260 135 12.00
9 BHIT 84 94 10 11.90
10 DWGL 101 113 12 11.88
No Code Prev Close Change %
1 OCAP 81 54 -27 -33.33
2 HDFA 165 130 -35 -21.21
3 KONI 498 398 -100 -20.08
4 BALI 1,060 860 -200 -18.87
5 PUDP 410 338 -72 -17.56
6 CANI 218 180 -38 -17.43
7 KBLV 585 484 -101 -17.26
8 GLOB 448 372 -76 -16.96
9 JIHD 585 490 -95 -16.24
10 NATO 585 505 -80 -13.68
No Code Prev Close Change %
1 EXCL 2,050 2,340 290 14.15
2 BMTR 398 420 22 5.53
3 BHIT 84 94 10 11.90
4 WSKT 1,865 1,765 -100 -5.36
5 BNLI 1,125 1,260 135 12.00
6 ERAA 1,950 1,955 5 0.26
7 MNCN 855 910 55 6.43
8 TLKM 3,740 3,790 50 1.34
9 ANTM 1,000 950 -50 -5.00
10 BUMI 153 151 -2 -1.31