Portal Berita Ekonomi Rabu, 20 Maret 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 21:45 WIB. KA - Progres pengerjaan rel KA Trans Sulawesi Tahap I sudah dalam masa perampungan.
  • 21:44 WIB. Pelindo II - DPR memparpanjang kerja Pansus Pelindo II.
  • 21:43 WIB. KAEF - Kimia Farma berharap dapat menyelesaikan proses akuisisi Phapros sebelum Maret 2019.
  • 21:43 WIB. KAEF - Kimia Farma menyebutkan nilai akuisisi saham Phapros berada pada rentang Rp1 triliun-Rp1,5 triliun.
  • 21:42 WIB. BNI - BNI bidik transaksi EDC Rp107 triliun tahun ini.
  • 21:42 WIB. BNI - BNI menargetkan pertumbuhan sebesar 94,5% secara yoy transaksi mesin EDC.
  • 16:42 WIB. Facebook - Pendiri WhatsApp Brian Acton kembali ajak hapus Facebook.

Bos IMF: G20 Perlu Aksi Cepat untuk Cegah Perlambatan Ekonomi

Bos IMF: G20 Perlu Aksi Cepat untuk Cegah Perlambatan Ekonomi - Warta Ekonomi
WE Online, Washington -

Para pemimpin G20 harus bertindak cepat untuk mencegah faktor-faktor yang dapat melukai pertumbuhan ekonomi global dan memperkenalkan reformasi yang dapat menambah 4 persen untuk produk domestik bruto kelompok tersebut, kepala Dana Moneter Internasional mengatakan dalam sebuah pernyataan.

Para kepala 20 negara ekonomi terbesar dunia, yang mewakili 85 persen dari PDB global, akan berkumpul di Buenos Aires pada Jumat (30/11/2018) di tengah meningkatnya ketegangan perdagangan antara AS dan China, dan munculnya proteksionisme, perlambatan pertumbuhan ekonomi, dan tantangan Brexit.

"Ketika Pemimpin G20 berkumpul di Argentina, ekonomi global menghadapi titik kritis," ungkap Direktur Pelaksana IMF Christine Lagarde, seperti dikutip dari The National, Kamis (29/11/2018).

"Kami telah memiliki pertumbuhan yang baik dari standar historis, tetapi sekarang kami menghadapi periode di mana risiko signifikan terwujud dan awan gelap membayangi," ujar Lagarde.

Pertemuan G20 berlangsung dengan latar belakang suram. IMF merevisi perkiraan pertumbuhan ekonomi global turun menjadi 3,7 persen untuk 2018 dan 2019 dari 3,9 persen proyeksi pada Juli, penurunan pertama sejak Juli 2016.

Tuduhan perang perdagangan, kesengsaraan pasar yang muncul, dan pertumbuhan lamban dalam ekonomi zona euro berkontribusi pada pandangan suram IMF.

"Karena data ekonomi terbaru telah mengecewakan, kita tidak boleh membiarkan diri kita ditahan," imbuh Lagarde.

“Sebaliknya, kita harus ambisius, termasuk dengan menerapkan serangkaian reformasi berlapis-lapis yang berpotensi menambah tambahan 4 persen dorongan pada PDB negara-negara G20,” pungkasnya.

Jerman, ekonomi terbesar Eropa, mencatat sebesar 0,2 persen pada kuartal ketiga, tanda firasat akhir untuk ekspansi lima tahun di zona euro.

Sementara itu PDB China tumbuh lebih rendah dari perkiraan 6,5 persen pada kuartal ketiga, laju terlemah di ekonomi terbesar kedua di dunia sejak krisis keuangan global.

Tag: Christine Lagarde, G20

Penulis/Editor: Hafit Yudi Suprobo

Foto: Bank Indonesia

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,813.97 3,775.19
British Pound GBP 1.00 18,965.88 18,770.50
China Yuan CNY 1.00 2,131.41 2,110.25
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,302.00 14,160.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,112.94 10,011.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,821.93 1,803.82
Dolar Singapura SGD 1.00 10,577.62 10,471.82
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,228.48 16,065.94
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,511.42 3,473.14
Yen Jepang JPY 100.00 12,814.26 12,685.90

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6482.710 2.434 629
2 Agriculture 1498.343 -4.886 21
3 Mining 1882.238 9.191 47
4 Basic Industry and Chemicals 893.733 0.232 71
5 Miscellanous Industry 1285.573 -3.740 46
6 Consumer Goods 2667.555 5.523 52
7 Cons., Property & Real Estate 460.673 -0.670 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1164.648 -9.651 72
9 Finance 1248.066 3.719 91
10 Trade & Service 828.180 -0.981 155
No Code Prev Close Change %
1 COCO 198 336 138 69.70
2 CAKK 160 216 56 35.00
3 JSKY 1,245 1,460 215 17.27
4 TFCO 580 680 100 17.24
5 INCI 560 640 80 14.29
6 URBN 1,795 2,030 235 13.09
7 TALF 308 340 32 10.39
8 MDIA 136 150 14 10.29
9 VIVA 153 168 15 9.80
10 DART 280 300 20 7.14
No Code Prev Close Change %
1 SIMA 396 298 -98 -24.75
2 JAYA 202 165 -37 -18.32
3 TRIS 236 206 -30 -12.71
4 KPAL 312 274 -38 -12.18
5 LPLI 146 130 -16 -10.96
6 AKPI 675 605 -70 -10.37
7 HERO 990 900 -90 -9.09
8 FREN 348 324 -24 -6.90
9 ABMM 2,200 2,050 -150 -6.82
10 TCPI 4,880 4,550 -330 -6.76
No Code Prev Close Change %
1 NUSA 100 101 1 1.00
2 VIVA 153 168 15 9.80
3 SIMA 396 298 -98 -24.75
4 JAYA 202 165 -37 -18.32
5 MYRX 103 104 1 0.97
6 TLKM 3,780 3,780 0 0.00
7 FREN 348 324 -24 -6.90
8 STAR 84 88 4 4.76
9 UNTR 27,500 27,825 325 1.18
10 LPPF 4,010 4,140 130 3.24