Portal Berita Ekonomi Rabu, 19 Desember 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 13:59 WIB. Dividen - MERK turunkan jumlah dividen interim jadi Rp1,149 triliun setelah dapat masukan dari BEI. 
  • 13:41 WIB. Sawit - DPR meyakini Jokowi memiliki komitmen memperhatikan nasib petani sawit dalam negeri.
  • 13:39 WIB. Kapal - Gubernur Babel segera menindak kapal trawl yang beroperasi di laut Kab.Bangka Selatan karena melanggar aturan.
  • 13:38 WIB. Ternak - Pemkab Pesisir Selatan mendirikan pasar ternak di Bukit Buai sebagai upaya dongkrak harga jual hewan ternak.
  • 13:37 WIB. Harga - TPID DIY: kenaikan harga daging ayam kampung karena ketersediaan komoditas itu berkurang.
  • 13:36 WIB. LKY - Lembaga Konsumen Yogyakarta minta masyarakat tidak mudah tergiur barang diskonan.
  • 13:35 WIB. Kopi - Disperindag Temanggung dorong munculnya eksportir kopi di daerah setempat.
  • 13:34 WIB. Koperasi - Forpi Sleman serukan peningkatan jumlah koperasi bidang produksi untuk tingkatkan perekonomian masyarakat.
  • 13:33 WIB. Alsintan - Pemkab Gunung Kidul bagikan puluhan unit alat mesin pertanian kepada kelompok tani di wilayah tersebut.
  • 12:01 WIB. IHSG - IHSG melesat naik signifikan 1,02% ke level 6.144,11 di akhir sesi Rabu siang. 
  • 11:22 WIB. Sukuk - Maybank Indonesia akan bagikan imbal jasa bagi hasil sukuk senilai Rp1,15 miliar pada 07/01/2019 mendatang.
  • 09:59 WIB. PP - PT PP memproyeksikan dapat mengantongi kontrak baru Rp43 triliun pada akhir 2018.

Pemerintah Klaim Dana Desa Efektif Rem Urbanisasi

Foto Berita Pemerintah Klaim Dana Desa Efektif Rem Urbanisasi
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes-PDTT) mengklaim mampu mengerem laju urbanisasi. Sekretaris Jenderal Kemendes-PDTT Anwar Sanusi mengatakan, program dana desa telah membangun spirit masyarakat untuk mencintai desa.

"Partisipasi masyarakat desa semakin tinggi. Kalau dulu banyak yang tidak betah. Banyak yang tinggal di desa, sekolah ke kota dan tidak kembali. Dana desa cukup mengerem laju urbanisasi di perdesaan," kata Anwar di Jakarta, Kamis (29/11/2018).

Menurutnya, dana desa telah memberikan dua output besar bagi desa. Di antaranya, untuk menunjang ekonomi masyarakat, seperti jalan desa, jembatan, pasar desa, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), tambatan perahu, embung, irigasi, dan sarana olahraga. Selain itu, juga untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat perdesaan, seperti penahan tanah, fasilitas air bersih, MCK, Polindes, drainase, PAUD, Posyandu, dan sumur.

"Dana desa dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, memberikan dampak signifikan terhadap penurunan angka stunting dari 37% menjadi 30%," terangnya.

Terkait pengelolaan dana desa, ia mengatakan, telah menunjukkan perbaikan-perbaikan. Hal ini dilihat dari penyerapan dana desa yang selalu mengalami peningkatan, yakni di 2015 terserap 82,72% dari Rp20,67 triliun, pada 2016 terserap 97,65% dari Rp46,98 triliun, dan 2017 terserap 98,54% dari Rp60 triliun.

"Meskipun tata kelola desa lebih baik, tetap ada pelanggaran-pelanggaran, baik disengaja maupun karena tidak tahu. Inilah yang menjadi tantangan kami. Untuk itu, kemarin kami sudah membangun nota kesepahaman dengan Kementerian Dalam Negeri, Kejaksaan Agung, dan Kepolisian untuk bareng-bareng melakukan pengawalan dana desa," paparnya.

Adapun inti dari nota kesepahaman tersebut, lanjut dia, adalah untuk memberikan pemahaman kepada kepala desa dan perangkat desa terkait aturan dan hal-hal yang dibutuhkan dana desa. Dengan begitu, ia berharap dana desa dapat memberikan efek kesejahteraan yang lebih baik kepada masyarakat desa.

"Dana desa adalah salah satu bentuk amanat dari Undang-Undang Desa. Ketika Undang-Undang Desa itu dijalankan, tujuannya adalah kita ingin desa-desa kita mandiri, berdikari terkait dengan ekonomi dan sosial terutama pelayanan sosial dasar, kemudian demokratis," pungkasnya.

Tag: Dana Desa, Urbanisasi

Penulis: Boyke P. Siregar

Editor: Rosmayanti

Foto: Antara/Nyoman Budhiana

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6081.867 -7.438 621
2 Agriculture 1530.458 0.983 20
3 Mining 1720.067 -20.197 47
4 Basic Industry and Chemicals 829.258 6.156 71
5 Miscellanous Industry 1407.197 10.701 46
6 Consumer Goods 2485.081 -0.352 49
7 Cons., Property & Real Estate 442.497 -5.069 73
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1050.648 2.298 71
9 Finance 1157.320 -4.652 91
10 Trade & Service 782.748 -0.305 153
No Code Prev Close Change %
1 GLOB 282 352 70 24.82
2 AGRS 230 286 56 24.35
3 TRUS 268 322 54 20.15
4 KICI 270 320 50 18.52
5 KONI 424 500 76 17.92
6 LUCK 655 770 115 17.56
7 ABBA 89 104 15 16.85
8 DUCK 1,435 1,615 180 12.54
9 TFCO 590 660 70 11.86
10 VIVA 117 130 13 11.11
No Code Prev Close Change %
1 SSTM 478 400 -78 -16.32
2 POLL 1,760 1,550 -210 -11.93
3 SDRA 850 750 -100 -11.76
4 TIRA 150 133 -17 -11.33
5 ENRG 63 56 -7 -11.11
6 AHAP 68 61 -7 -10.29
7 SQMI 300 270 -30 -10.00
8 POOL 4,690 4,240 -450 -9.59
9 ETWA 79 72 -7 -8.86
10 HEAL 2,850 2,600 -250 -8.77
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 360 362 2 0.56
2 BBCA 25,825 25,325 -500 -1.94
3 BBRI 3,600 3,630 30 0.83
4 TLKM 3,710 3,740 30 0.81
5 LPPF 5,825 5,825 0 0.00
6 PTBA 4,390 4,230 -160 -3.64
7 UNTR 28,700 29,125 425 1.48
8 RIMO 140 141 1 0.71
9 ADRO 1,280 1,240 -40 -3.12
10 ITMG 20,150 20,000 -150 -0.74