Portal Berita Ekonomi Senin, 10 Desember 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

Berawal Jual Ayam Bakar Gerobakan Sekarang Omzetnya Tak Terelakkan

Foto Berita Berawal Jual Ayam Bakar Gerobakan Sekarang Omzetnya Tak Terelakkan
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Tempat makan dengan menu ayam bakar yang memiliki bangunan dengan ikon cat warna hijau di kawasan Tebet, apalagi kalau bukan Ayam Bakar Mas Mono? Tentu kalian sudah enggak asing lagi dengan nama tersebut. Bukan hanya di kawasan Tebet, Ayam Bakar Mas Mono saat ini juga sudah membuka cabang di berbagai tempat, salah satunya kawasan Pasar Minggu.

Ayam Bakar Mas Mono ini awalnya hanya dijual gerobakan di kawasan Soepomo, Jakarta Selatan. Kini setiap harinya, usaha besitan Agus Pramono itu mampu menjual ribuan ekor ayam di berbagai cabangnya. Untuk mencapai puncak kesuksesan seperti saat ini tentu bukanlah jalan yang mudah. Ia harus jatuh-bangun menghadapi kerasnya kehidupan. Mulai dari menjadi office boy, menjual gorengan, hingga menjual ayam bakar keliling pun sudah ia lakoni.

Agus Pramono lahir di Madiun, 43 tahun yang lalu. Berbagai pekerjaan serabutan di Jakarta sudah ia jalani untuk menyambung kehidupan. Menurutnya, banyak orang yang berkeinginan menjadi seorang pengusaha, namun hanya orang-orang yang berani dan gigih yang mampu mewujudkannya.

"Saya harus membahagiakan kedua orang tua dan saudara saya sehingga saya termotivasi untuk hijrah menjadi pengusaha," katanya.

1994 menjadi tahun awal perjuangan dirinya. Dengan bermodalkan ijazah SMA yang ia miliki, ia berangkat dari Madiun ke Jakarta. Pontang-panting di Jakarta dengan berbagai aral melintang sudah Mas Mono jalani. Sampai-sampai digusur oleh petugas Satpol PP ketika berjualan pun sudah ia alami.

"Saya menikmati proses. Sebelum sampai di titik ini, saya juga pernah digusur. Tapi saya motivasi diri saya sendiri, bukan hanya saya kok yang digusur, saya enggak sendirian," jelasnya.

Dengan menikmati prosesnya, Mas Mono yakin bahwa rezeki sudah ada yang mengatur. Menikah dan terus berjuang tanpa lelah terus ia jalani. Mimpinya untuk memiliki warung makan ayam bakar pun menyeruak. Didukung oleh istrinya yang jago memasak, usaha ayam bakarnya pun dapat berjalan, dan membuatnya alih profesi menjadi pemilik tempat makan Ayam Bakar Mas Mono.

"Alhamdulillah, kesabaran dan ketekunan saya perlahan-lahan membuahkan hasil," ucapnya sambil bersyukur.

Warung kecil yang tadinya hanya membutuhkan lima ekor ayam, mulai berkembang hingga membutuhkan 80 ekor ayam per hari. Selain mengumpulkan uang demi uang, laba demi laba, bisnis menurut Mas Mono juga sebagai ladang dakwah baginya.

"Bisnis bisa jadi ladang dakwah buat saya. Saya bisa mengajak karyawan saya solat, outlet kami setiap solat Jumat pun tutup, kami juga memberikan makan gratis untuk yang berpuasa Senin dan Kamis, menyumbangkan 100% omzet setiap 27 April, dan lain sebagainya," ucapnya.

Pandangan bisnis yang ia miliki tersebut banyak dijadikan contoh oleh pengusaha lainnya, dan ia pun mendapatkan pahalanya. Untuk menghadapi kerasnya kehidupan, seseorang hanya perlu berusaha dan berserah kepada-Nya untuk menjadi sukses dan perlahan menggapai impian.

Tag: Kisah Sukses, Ayam Bakar Mas Mono

Penulis/Editor: Clara Aprilia Sukandar

Foto: Instagram/masmono08

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6126.356 10.863 618
2 Agriculture 1492.165 2.046 20
3 Mining 1738.408 -7.512 47
4 Basic Industry and Chemicals 842.327 5.814 71
5 Miscellanous Industry 1389.985 18.923 45
6 Consumer Goods 2509.280 14.409 49
7 Cons., Property & Real Estate 449.724 10.201 72
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1044.777 -3.591 71
9 Finance 1168.029 -6.789 91
10 Trade & Service 791.771 2.091 152
No Code Prev Close Change %
1 SQMI 630 785 155 24.60
2 TFCO 565 700 135 23.89
3 KONI 344 418 74 21.51
4 ETWA 70 85 15 21.43
5 YPAS 515 625 110 21.36
6 KICI 176 212 36 20.45
7 POLA 1,510 1,790 280 18.54
8 JSPT 1,000 1,145 145 14.50
9 RUIS 252 286 34 13.49
10 MPMX 805 910 105 13.04
No Code Prev Close Change %
1 NUSA 280 210 -70 -25.00
2 YULE 216 173 -43 -19.91
3 BUVA 240 212 -28 -11.67
4 UNIT 280 252 -28 -10.00
5 AMRT 935 850 -85 -9.09
6 TNCA 194 180 -14 -7.22
7 PICO 256 240 -16 -6.25
8 AKSI 352 332 -20 -5.68
9 PBSA 715 675 -40 -5.59
10 CSIS 330 314 -16 -4.85
No Code Prev Close Change %
1 NUSA 280 210 -70 -25.00
2 WSKT 1,725 1,845 120 6.96
3 TLKM 3,710 3,670 -40 -1.08
4 BBRI 3,650 3,620 -30 -0.82
5 BBCA 26,300 25,950 -350 -1.33
6 ASII 8,100 8,225 125 1.54
7 DOID 560 580 20 3.57
8 PGAS 2,140 2,130 -10 -0.47
9 UNTR 29,000 29,375 375 1.29
10 PTBA 4,080 3,990 -90 -2.21