Portal Berita Ekonomi Selasa, 26 Maret 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 14:33 WIB. Ayam - Mentan menyalurkan bantuan 400 ribu bibit ayam di Karawang.
  • 14:32 WIB. Koperasi - 153 koperasi di Bantul dibubarkan karena tidak melakukan rapat anggota dua tahun berturut-turut.
  • 14:32 WIB. Mobil - Honda Brio produksi Indonesia akan diekspor ke Filipina dan Vietnam.
  • 14:31 WIB. Lada - Minat budi daya rempah-rempah, terutama lada di Lampung Timur menurun.
  • 14:30 WIB. PUPM - Program Nasional PUPM dinilai sukses stabilkan harga pangan di Kalsel.
  • 14:29 WIB. Migas - PHE ONWJ: anjungan lapangan YY siap meluncur ke lepas pantai genjot produksi migas.
  • 14:28 WIB. UMKM - 12 UMKM kain binaan Pertamina tembus omzet Rp500 juta.
  • 14:27 WIB. Impor - Pengamat ekonomi ingatkan potensi kerawanan dari rencana impor 100 ribu ton bawang putih perihal minimnya dana.
  • 14:26 WIB. Underpass - Pengerjaan "underpass" di Bundaran Satelit Jalan Mayjen Sungkono, Surabaya molor dari jadwal.
  • 14:25 WIB. GKP - Harga gabah kering panen di tingkat petani Purwokerto alami penurunan.
  • 14:24 WIB. Perajin - Perajin genting di Sleman mengharapkan bantuan alat pengering.
  • 14:23 WIB. UKM - Kota Malang-Taiwan menjajaki kerja sama bilateral dalam pengembangan UKM.
  • 14:23 WIB. Impor - KPPU menilai ada indikasi persaingan tidak sehat dalam rencana impor bawang putih.
  • 14:22 WIB. Ekspor - Pemprov Malut terus melakukan berbagai upaya ekspor langsung tiga komoditas perkebunan.
  • 14:21 WIB. ISAT - Indosat Ooredoo menghadirkan layanan 4G plus di Provinsi Aceh.

BTN Bidik Pertumbuhan Laba 16-19% di 2019

BTN Bidik Pertumbuhan Laba 16-19% di 2019 - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

PT Bank Tabungan Negara (persero) Tbk atau BTN mengakui telah melakukan sejumlah persiapan sebagai aksi korporasi dalam menyambut tahun politik 2019. Salah satu strategi yang akan dilakukan BTN adalah dengan manargetkan pertumbuhan laba perseroan sekitar 16-19% pada 2019. Adapun untuk target kredit dan Dana Pihak Ketiga (DPK) BTN menargetkan pertumbuhan sekitar 15%.

Hingga kuartal III, perseroan telah mencatatkan pertumbuhan laba sebesar 11,51% secara tahunan (yoy) menjadi sebesar Rp2,23 triliun. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang sebesar Rp2 triliun.

Direktur Utama BTN Maryono mengungkapkan, target pertumbuhan yang masuk dalam Rencana Bisnis Bank (RBB) tersebut merupakan target konservatif dengan mempertimbangkan beberapa kondisi. Di antaranya kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia BI 7-Day Repo Rate yang diekspektasikan akan berlanjut dengan proyeksi 6% di akhir 2018 dan 6,50% di 2019.

"Target tersebut juga sudah dengan penyesuaian kebutuhan alokasi Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) untuk persiapan pemenuhan pernyataan standar akuntansi keuangan baru atau PSAK 71 di 2020," ujar Maryono dalam Media Gathering  BTN di Semarang, Jumat (30/11/2018).

Selain terkait kondisi sektor ekonomi, Menurut Maryono, target RBB BTN juga disesuaikan dengan adanya pemilu legislatif dan presiden yang akan dilakukan serentak pada 2019. Namun, dia menilai pengaruh tahun politik sangat kecil terhadap bisnis BTN.

"Kami berharap pemilu berjalan damai dan lancar, sehingga tidak mengganggu iklim bisnis di Indonesia. Pemilu itu April, setelah itu akan berjalan seperti biasa. Jadi, pengaruhnya kecil tahun politik ini," tegasnya.

Lebih lanjut Maryono menuturkan, untuk mencapai target dalam RBB itu, perseroan telah menetapkan beberapa strategi. Di antaranya memperkuat kontribusi pertumbuhan KPR subsidi (SSB, FLPP, BP2BT, dan Tapera), meningkatkan pertumbuhan KPR nonsubsidi dengan skema KPR segmen MBR dan ASN, memperkuat peran BTN HFC dan mengembangkan inisiatif yang mendukung pengembangan bisnis hunian bersubsidi.

Selain itu, BTN juga akan melakukan streamlined proses penyaluran KPR subsidi, memperluas aliansi strategis dengan developer di luar Pulau Jawa dan mengembangkan model bisnis untuk konsumen mass informal.

Maryono menuturkan, untuk mendukung capaian tersebut, perseroan akan mengimplementasikan struktur organisasi yang agile dengan streamline peran kantor pusat, Wilayah, dan cabang. Kemudian mempercepat proses bisnis (kredit dan pembukaan rekening dana) melalui roll-out inisiatif Business Process Improvement (BPI) dan meningkatkan produktivitas tenaga penjual di kantor cabang dan outlet dengan mengimplementasikan inisiatif Branch Activity.

"Harapannya tahun depan kontribusi kami terhadap program sejuta rumah lebih besar lagi," jelasnya.

Tag: PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN)

Penulis: Fajar Sulaiman

Editor: Rosmayanti

Foto: Fajar Sulaiman

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,798.07 3,759.30
British Pound GBP 1.00 18,799.44 18,610.59
China Yuan CNY 1.00 2,124.34 2,103.16
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,242.00 14,100.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,138.88 10,036.38
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,814.57 1,796.41
Dolar Singapura SGD 1.00 10,551.97 10,445.22
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,116.25 15,951.33
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,503.57 3,464.37
Yen Jepang JPY 100.00 12,937.86 12,806.54

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6411.251 -114.023 629
2 Agriculture 1467.681 -23.100 21
3 Mining 1862.488 -25.374 47
4 Basic Industry and Chemicals 901.511 -8.856 71
5 Miscellanous Industry 1253.301 -31.590 46
6 Consumer Goods 2589.678 -73.784 52
7 Cons., Property & Real Estate 457.407 -8.163 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1152.772 -18.143 72
9 Finance 1244.414 -18.822 91
10 Trade & Service 817.509 -10.958 155
No Code Prev Close Change %
1 BEEF 190 240 50 26.32
2 COCO 525 650 125 23.81
3 BKDP 61 74 13 21.31
4 GAMA 58 70 12 20.69
5 STAR 104 120 16 15.38
6 JSKY 1,480 1,635 155 10.47
7 GDYR 2,100 2,300 200 9.52
8 ECII 990 1,080 90 9.09
9 PSSI 186 202 16 8.60
10 SRAJ 199 214 15 7.54
No Code Prev Close Change %
1 SIMA 168 130 -38 -22.62
2 KONI 378 310 -68 -17.99
3 GLOB 440 380 -60 -13.64
4 TALF 340 300 -40 -11.76
5 HDFA 179 158 -21 -11.73
6 PEHA 2,630 2,330 -300 -11.41
7 BMSR 150 133 -17 -11.33
8 MFMI 830 740 -90 -10.84
9 KOIN 268 240 -28 -10.45
10 ARTA 700 630 -70 -10.00
No Code Prev Close Change %
1 INDF 7,400 6,775 -625 -8.45
2 JAYA 172 164 -8 -4.65
3 ICBP 10,325 9,400 -925 -8.96
4 ASII 7,250 7,050 -200 -2.76
5 ANTM 960 920 -40 -4.17
6 BBRI 4,060 4,000 -60 -1.48
7 SIMA 168 130 -38 -22.62
8 GGRM 85,900 81,800 -4,100 -4.77
9 BEEF 190 240 50 26.32
10 ADRO 1,425 1,365 -60 -4.21