Portal Berita Ekonomi Minggu, 17 Februari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 00:13 WIB. Jokowi - Diharapkan masyarakat dapat mengetahui fakta dari pencapaian pembangunan.
  • 00:13 WIB. Jokowi - Materi debat kedua, akan disadurkan dengan data akurat yang ada.
  • 00:13 WIB. Jokowi - Debat besok, akan kami sampaikan apa  yang sudah dikerjakan.
  • 00:10 WIB. BPN Prabowo-Sandi - Prabowo layak menjadi profesor, lantaran pengetahuan, bacaan, dan karyanya.
  • 00:10 WIB. BPN Prabowo-Sandi - Orang lupa, Prabowo adalah jenderal intelek yang sudah banyak hasilkan buku.
  • 00:10 WIB. BPN Prabowo-Sandi - Prabowo sangat menguasai materi debat kedua.
  • 00:09 WIB. BPN Prabowo-Sandi - Debat Pilpre sesi kedua, Prabowo akan sampaikan jurus khusus. Tunggu saja.
  • 23:05 WIB. Apple - Beredar kabar Apple patenkan ponsel layar lipat lagi. 
  • 23:03 WIB. Go-Jek - Go-Jek cari suntikan modal Rp28 triliun.
  • 23:02 WIB. Xiaomi - Robot penyedot debu dan lampu pintar Xiaomi masuk Indonesia.
  • 23:00 WIB. NASA - Tahun ini NASA mau mendarat di Bulan.
  • 21:15 WIB. Huawei - Huawei bikin iPhone tak berdaya di China.
  • 18:23 WIB. Samsung - Samsung mau rilis ponsel tiap bulan.
  • 18:21 WIB. WhatsApp - WhatsApp Business segera hadir di iPhone.
  • 18:20 WIB. Twitter - Fitur mirip Insta Story bakal hadir di Twitter. 

REI Property Expo 2018 Bukukan Transaksi Rp245 Miliar

Foto Berita REI Property Expo 2018 Bukukan Transaksi Rp245 Miliar
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Pameran perumahan bertajuk REI Mandiri Property Expo 2018 berhasil membukukan transaksi Rp245 miliar dengan total 365 unit rumah dan apartemen terjual. Jumlah tersebut masih di bawah  target yang ditetapkan sebelumnya sebesar Rp500 miliar. Pameran yang bekerja sama dengan Bank Mandiri ini berlangsung selama delapan hari (17-25 November 2018) dan dihadiri 22.716 orang.

Ketua Umum DPP Real Estate Indonesia (REI), Soelaeman Soemawinata mengatakan, meski di bawah target, pameran ini diharapkan dapat mendorong sektor properti Indonesia menjadi lebih bergairah lagi di tahun-tahun mendatang.

"Properti tidak akan pernah turun. Mungkin pergerakannya kadang lambat, tetapi sektor properti tidak akan pernah berhenti. Ke depannya, properti akan terus menjadi sektor yang menarik baik bagi pengembang, masyarakat, maupun investor," kata Soelaeman di Jakarta, Jumat (30/11/2018).

Menurut Soelaeman, proyek perumahan untuk kalangan menengah menjadi ceruk terbesar pasar properti saat ini. Kelas menengah Indonesia saat ini diperkiran mencapai 52 juta orang dengan nilai konsumsi mencapai 43%. "Ini tentu menjadi pasar yang cukup besar bagi kalangan properti," ucapnya.

Sementara itu, lanjut dia, pemerintah telah mengeluarkan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) sebagai upaya untuk mewujudkan program nasional pembangunan sejuta rumah di bawah Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). KPR FLPP memberikan kesempatan kepada masyarakat berpenghasilan antara Rp2,5–Rp4 juta untuk memiliki rumah yang layak huni.

Selain itu, kebijakan Loan to Value (LTV) juga menjadi salah satu faktor yang ikut mendorong pertumbuhan pasar properti di Indonesia. Kebijakan relaksasi LTV yang dirilis oleh Bank Indonesia memungkinkan perbankan untuk lebih fleksibel dalam menentukan kebijakan terkait LTV.

"Hal ini ikut mendorong masyarakat untuk semakin mudah memiliki rumah karena rasio LTV yang lebih longgar bisa memperkecil nilai uang muka yang harus disediakan konsumen untuk pembelian rumah pertama mereka," tambahnya.

Di samping itu, proyek-proyek infrastruktur yang giat dibangun pemerintah juga menjadi magnet tersendiri bagi proyek properti. Kemudahan transportasi umum menjadi salah satu nilai jual yang ditawarkan pengembang kepada konsumen potensial mereka.

"Konsep Transit-Oriented Development (TOD) memudahkan masyarakat untuk bergerak dari rumah ke tempat bekerja dan sebaliknya," pungkasnya.

Tag: Real Estate Indonesia (REI)

Penulis: Boyke P. Siregar

Editor: Rosmayanti

Foto: Antara/Mohamad Hamzah

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,783.30 3,744.53
British Pound GBP 1.00 18,150.85 17,967.77
China Yuan CNY 1.00 2,097.95 2,076.96
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,187.00 14,045.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,058.58 9,952.29
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,807.88 1,789.76
Dolar Singapura SGD 1.00 10,440.06 10,334.04
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,015.70 15,848.38
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,472.95 3,433.99
Yen Jepang JPY 100.00 12,861.03 12,731.15

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6389.085 -30.933 627
2 Agriculture 1592.350 -13.090 21
3 Mining 1834.293 -25.732 47
4 Basic Industry and Chemicals 878.558 -9.993 71
5 Miscellanous Industry 1329.578 -2.798 46
6 Consumer Goods 2604.636 -24.378 51
7 Cons., Property & Real Estate 450.557 -6.160 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1185.805 7.307 71
9 Finance 1216.771 -0.391 91
10 Trade & Service 811.391 -5.665 155
No Code Prev Close Change %
1 ALDO 1,300 1,625 325 25.00
2 PEHA 2,110 2,630 520 24.64
3 SIMA 330 400 70 21.21
4 LMAS 58 69 11 18.97
5 EXCL 2,050 2,340 290 14.15
6 LUCK 585 660 75 12.82
7 CASS 640 720 80 12.50
8 BNLI 1,125 1,260 135 12.00
9 BHIT 84 94 10 11.90
10 DWGL 101 113 12 11.88
No Code Prev Close Change %
1 OCAP 81 54 -27 -33.33
2 HDFA 165 130 -35 -21.21
3 KONI 498 398 -100 -20.08
4 BALI 1,060 860 -200 -18.87
5 PUDP 410 338 -72 -17.56
6 CANI 218 180 -38 -17.43
7 KBLV 585 484 -101 -17.26
8 GLOB 448 372 -76 -16.96
9 JIHD 585 490 -95 -16.24
10 NATO 585 505 -80 -13.68
No Code Prev Close Change %
1 EXCL 2,050 2,340 290 14.15
2 BMTR 398 420 22 5.53
3 BHIT 84 94 10 11.90
4 WSKT 1,865 1,765 -100 -5.36
5 BNLI 1,125 1,260 135 12.00
6 ERAA 1,950 1,955 5 0.26
7 MNCN 855 910 55 6.43
8 TLKM 3,740 3,790 50 1.34
9 ANTM 1,000 950 -50 -5.00
10 BUMI 153 151 -2 -1.31