Portal Berita Ekonomi Rabu, 20 Maret 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:42 WIB. Facebook - Pendiri WhatsApp Brian Acton kembali ajak hapus Facebook.
  • 16:41 WIB. Penjualan - Mandom Indonesia catat penjualan bersih turun 2,1% menjadi Rp2,65 trliun. 
  • 16:40 WIB. Kosmetik - Mandom Indonesia akan inovasikan produk Pixy. 
  • 16:38 WIB. Kredit - Garuda Indonesia beri fasilitas kredit Rp13,94 miliar ke Aero Wisata. 
  • 16:37 WIB. Game - Google rilis layanan streaming video game, Stadia. 
  • 16:31 WIB. Rupiah - Rupiah menguat 0,32% ke level Rp14.185 per dolar AS. 
  • 16:07 WIB. Sawit - Menko Perekonomian menyatakan berbagai daerah produksi sawit mampu menurunkan kemiskinan lebih cepat.
  • 16:06 WIB. Sawit - Pemerintah menegaskan bahwa kebijakan sawit Uni Eropa diskriminatif dan bentuk proteksi teselubung.
  • 16:04 WIB. Toyota - Pemprov Sulsel menjajaki kerja sama dengan perusahaan asal Jepang, Toyota Motor.
  • 16:03 WIB. Ekspor - Kemenperin membidik ekspor produk tenun dan batik naik 10 persen pada 2019.
  • 16:02 WIB. Kelapa - Varitas kelapa unggulan "ODSK Lobu" mampu berproduksi hingga tiga ton kelapa kering setiap hektarenya.
  • 16:01 WIB. Kepiting - DKP Kab.Muna memastikan bahwa potensi  budi daya kepiting bakau cocok dikembangkan.
  • 16:00 WIB. IHSG - Akhiri sesi II, IHSG hijau 0,04% ke level 6.428,71. 
  • 16:00 WIB. Kopi - Kopi Indonesia merambah Athena Yunani melalui event "Greek Coffee".
  • 15:59 WIB. Lebak - 340 desa di Lebak peroleh dana pembangunan dari pemerintah sebesar Rp400 miliar.

OJK Terbitkan Daftar Efek Syariah, Berlaku per 1 Desember

OJK Terbitkan Daftar Efek Syariah, Berlaku per 1 Desember - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah menerbitkan Keputusan Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Nomor: Kep-72/D.04/2018 tentang Daftar Efek Syariah (DES).

Dalam siaran pers yang dikutip, Jumat (30/11/2018), OJK menyatakan bahwa penerbitan keputusan tersebut didasarkan pada hasil penelaahan berkala yang dilakukan atas laporan keuangan emiten dan perusahaan publik, data dan informasi pendukung, serta DES yang ditetapkan sebelumnya.

"DES tersebut merupakan panduan investasi bagi pihak pengguna DES, seperti manajer investasi pengelola reksa dana syariah, asuransi syariah, dan investor yang mempunyai preferensi untuk berinvestasi pada Efek Syariah, serta referensi bagi penyedia indeks syariah, seperti PT Bursa Efek Indonesia dalam menerbitkan Jakarta Islamic Index (JII), Jakarta Islamic Index 70 (JII 70), dan Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI)," tulis OJK.

Adapun efek-efek syariah yang termuat dalam DES tersebut meliputi 407 efek jenis saham emiten dan perusahaan publik, serta efek syariah lain. Sumber data yang digunakan sebagai bahan penelaahan dalam penyusunan DES tersebut berasal dari laporan keuangan yang berakhir pada 30 Juni 2018, serta data pendukung lain berupa data tertulis yang diperoleh dari emiten atau perusahaan publik.

OJK menjelaskan, secara periodik pihaknya melakukan penerbitan DES pada akhir Mei dan November yang efektif pada 1 Juni dan 1 Desember. Selain itu, secara insidentil, penerbitan DES dilakukan apabila terdapat emiten atau perusahaan publik yang pernyataan pendaftarannya telah menjadi efektif dan sahamnya memenuhi kriteria sebagai efek syariah, atau apabila terdapat aksi korporasi, informasi, atau fakta material dari emiten atau perusahaan publik yang dapat menyebabkan terpenuhi atau tidak terpenuhinya kriteria efek syariah.

"Saat DES ini mulai berlaku, maka Keputusan Dewan Komisioner OJK Nomor: KEP-24/D.04/2018 tanggal 24 Mei 2018 tentang DES dicabut dan dinyatakan tidak berlaku. DES ini mulai berlaku efektif pada 1 Desember 2018," tutup OJK.

Tag: Efek Syariah, Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

Penulis/Editor: Rosmayanti

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,813.97 3,775.19
British Pound GBP 1.00 18,965.88 18,770.50
China Yuan CNY 1.00 2,131.41 2,110.25
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,302.00 14,160.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,112.94 10,011.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,821.93 1,803.82
Dolar Singapura SGD 1.00 10,577.62 10,471.82
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,228.48 16,065.94
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,511.42 3,473.14
Yen Jepang JPY 100.00 12,814.26 12,685.90

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6482.710 2.434 629
2 Agriculture 1498.343 -4.886 21
3 Mining 1882.238 9.191 47
4 Basic Industry and Chemicals 893.733 0.232 71
5 Miscellanous Industry 1285.573 -3.740 46
6 Consumer Goods 2667.555 5.523 52
7 Cons., Property & Real Estate 460.673 -0.670 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1164.648 -9.651 72
9 Finance 1248.066 3.719 91
10 Trade & Service 828.180 -0.981 155
No Code Prev Close Change %
1 COCO 198 336 138 69.70
2 CAKK 160 216 56 35.00
3 JSKY 1,245 1,460 215 17.27
4 TFCO 580 680 100 17.24
5 INCI 560 640 80 14.29
6 URBN 1,795 2,030 235 13.09
7 TALF 308 340 32 10.39
8 MDIA 136 150 14 10.29
9 VIVA 153 168 15 9.80
10 DART 280 300 20 7.14
No Code Prev Close Change %
1 SIMA 396 298 -98 -24.75
2 JAYA 202 165 -37 -18.32
3 TRIS 236 206 -30 -12.71
4 KPAL 312 274 -38 -12.18
5 LPLI 146 130 -16 -10.96
6 AKPI 675 605 -70 -10.37
7 HERO 990 900 -90 -9.09
8 FREN 348 324 -24 -6.90
9 ABMM 2,200 2,050 -150 -6.82
10 TCPI 4,880 4,550 -330 -6.76
No Code Prev Close Change %
1 NUSA 100 101 1 1.00
2 VIVA 153 168 15 9.80
3 SIMA 396 298 -98 -24.75
4 JAYA 202 165 -37 -18.32
5 MYRX 103 104 1 0.97
6 TLKM 3,780 3,780 0 0.00
7 FREN 348 324 -24 -6.90
8 STAR 84 88 4 4.76
9 UNTR 27,500 27,825 325 1.18
10 LPPF 4,010 4,140 130 3.24