Portal Berita Ekonomi Minggu, 17 Februari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 19:14 WIB. Ekspor - Kemenko maritim menyambut baik dukungan BPOM untuk ekspor garam kristal.
  • 19:12 WIB. Listrik - Diskon tarif listrik 900 VA tingkatkan daya beli.
  • 19:11 WIB. Ekspor - Kemenperin memacu ekspor lima sektor industri yang pertumbuhannya di atas 5%.
  • 19:10 WIB. Debat - Debat kedua diamankan 2.981 personel gabungan.
  • 19:09 WIB. AirAsia - AirAsia indikasikan ada intervensi kompetitor ke agen perjalanan online.
  • 19:08 WIB. VAR - Kementan kirim 9.000 dosis VAR ke NTB.
  • 19:07 WIB. Debat - Jokowi bukan hanya menekankan soal infrastruktur saat debat capres kedua.
  • 19:06 WIB. TCL - TCL sedang membuat 5 gawai yang bisa dilipat jadi jam tangan.
  • 19:03 WIB. Bola - Persija 2-2 Tira-Persikabo.
  • 19:03 WIB. Debat - Jokowi bakal All Out di debat capres kedua (17/2/2019).
  • 17:41 WIB. Bukalapak - Rating Bukalapak terjun bebas di App Store.

Laba Bersih Antam Capai Rp631,12 M per Kuartal III-2018

Foto Berita Laba Bersih Antam Capai Rp631,12 M per Kuartal III-2018
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

PT Aneka Tambah Tbk (ANTM) membukukan perolehan laba bersih sampai pada September 2018 sebesar Rp631,12 miliar atau naik 290% year-on-year (yoy) ketika perusahaan mengalami rugi bersih Rp331,47 miliar.

Direktur Keuangan Antam, Dhimas Wikan Pramudhito, mengatakan perusahaan akan terus mengembangkan strategi melalui proyek-proyek hilirasi, seperti proyek pembangunan pabrik Feronikel Haltim dengan kapasitas produksi sebesar 13.500 TNi, lalu juga ada proyek pabrik Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR), kerja sama dengan PT Inalum dan Alumunium Corporation of China Ltd (CHALCO).

"Dengan begitu, kami mampu memberikan imbal hasil yang positif kepada para pemegang saham dan pemangku kepentingan lainnya, dan diharapkan strategi tersebut dapat meningkatkan struktur keuangan dan kinerja saham perusahaan," pungkas Dhimas.

Kenaikan perolehan laba perusahaan ini sejalan dengan perolehan laba usaha Antam yang tumbuh fantastis 732% mencapai Rp 1,93 triliun, dibandingkan capaian laba usaha periode yang sama tahun lalu Rp 232,89 miliar.

Peningkatan profitabilitas ini juga terlihat dengan pertumbuhan Earning Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization (EBITDA) mencapai 96% menjadi Rp2,14 triliun pada September 2018 dibandingkan dengan capaian EBITDA periode yang sama tahun lalu sebesar Rp1,09 triliun.

Nilai penjualan bersih Antam tercatat Rp19,95 triliun, tumbuh signifikan 187% dibandingkan capaian penjualan sampai pada September 2017 yang sebesar Rp6,96 triliun. Posisi keuangan Antam juga tercatat solid dengan nilai kas dan setara kas mencapai Rp5,81 triliun.

Peningkatan profitabilitas juga didukung tingkat efisiensi yang tercatat sebesar Rp15,67 miliar atau 97% dari target efisiensi tahun ini. Pertumbuhan kinerja yang positif tahun ini terutama disebabkan produksi dan penjualan komoditas utama Antam serta peningkatan efisiensi yang berujung pada stabilnya level biaya tunai operasi, dikutip dari pernyataan resmi perusahaan, Sabtu (1/12/2018).

Sebelumnya, perusahaan juga membukukan peningkatan volume produksi emas sampai pada kuartal III-2018 sebesar 0,3% menjadi 1,478 ton dari yang sebelumnya sebesar 1,473 ton pada periode yang sama tahun lalu. Peningkatan produksi ini datang dari tambang emas Pongkor dan Cibaliung.

Berdasarkan keterbukaan informasi dari situs Bursa Efek Indonesia (BEI), peningkatan produksi emas ini juga sejalan dengan peningkatan volume penjualan emas perusahaan yang tercatat tumbuh sebesar 221% menjadi 22,38 ton sampai pada September 2018 ini, dari yang sebelumnya sebesar 6,96 ton.

Pertumbuhan volume produksi sampai pada kuartal III-2018 ini juga dicatatkan oleh komoditas lain yang diproduksi perusahaan, seperti Feronikel yang mencapai 19.264 ton nikel dalam feronikel (TNi), naik 21% dibandingkan capaian produksi pada periode yang sama tahun lalu, yang tercatat sebesar 15.813 TNi.

Adapun, volume penjualan feronikel juga tercatat tumbuh menjadi 19.149 TNi atau naik 49% dibandingkan volume di tahun lalu. Peningkatan volume ini disebabkan tercapainya stabilitas operasi produksi pabrik feronikel Antam di Pomalaa yang saat ini memiliki kapasitas produksi terpasang hingga 27.000 TNi per tahun.

Sedangkan, untuk komoditas bijih nikel, volume produksinya tercatat sebesar 6,49 juta wet metric ton (wmt), atau naik sebesar 84% dibandingkan kuartal III-2017 yang tercatat sebesar 3,51 juta wmt. Volume penjualannya pun tercatat meningkat 99% menjadi 4,10 juta wmt dari 2,06 juta wmt.

Kinerja positif juga tercatatkan pada komoditas bauksit, yang sampai pada kuartal III-2018, volume produksinya sudah sebesar 788 ribu wmt, atau naik 73% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, dengan volume penjualan sebesar 693 ribu wmt atau sebesar 39%.

Tag: PT Aneka Tambang Tbk (Antam)

Penulis/Editor: Kumairoh

Foto: Antara/Sigid Kurniawan

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,783.30 3,744.53
British Pound GBP 1.00 18,150.85 17,967.77
China Yuan CNY 1.00 2,097.95 2,076.96
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,187.00 14,045.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,058.58 9,952.29
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,807.88 1,789.76
Dolar Singapura SGD 1.00 10,440.06 10,334.04
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,015.70 15,848.38
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,472.95 3,433.99
Yen Jepang JPY 100.00 12,861.03 12,731.15

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6389.085 -30.933 627
2 Agriculture 1592.350 -13.090 21
3 Mining 1834.293 -25.732 47
4 Basic Industry and Chemicals 878.558 -9.993 71
5 Miscellanous Industry 1329.578 -2.798 46
6 Consumer Goods 2604.636 -24.378 51
7 Cons., Property & Real Estate 450.557 -6.160 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1185.805 7.307 71
9 Finance 1216.771 -0.391 91
10 Trade & Service 811.391 -5.665 155
No Code Prev Close Change %
1 ALDO 1,300 1,625 325 25.00
2 PEHA 2,110 2,630 520 24.64
3 SIMA 330 400 70 21.21
4 LMAS 58 69 11 18.97
5 EXCL 2,050 2,340 290 14.15
6 LUCK 585 660 75 12.82
7 CASS 640 720 80 12.50
8 BNLI 1,125 1,260 135 12.00
9 BHIT 84 94 10 11.90
10 DWGL 101 113 12 11.88
No Code Prev Close Change %
1 OCAP 81 54 -27 -33.33
2 HDFA 165 130 -35 -21.21
3 KONI 498 398 -100 -20.08
4 BALI 1,060 860 -200 -18.87
5 PUDP 410 338 -72 -17.56
6 CANI 218 180 -38 -17.43
7 KBLV 585 484 -101 -17.26
8 GLOB 448 372 -76 -16.96
9 JIHD 585 490 -95 -16.24
10 NATO 585 505 -80 -13.68
No Code Prev Close Change %
1 EXCL 2,050 2,340 290 14.15
2 BMTR 398 420 22 5.53
3 BHIT 84 94 10 11.90
4 WSKT 1,865 1,765 -100 -5.36
5 BNLI 1,125 1,260 135 12.00
6 ERAA 1,950 1,955 5 0.26
7 MNCN 855 910 55 6.43
8 TLKM 3,740 3,790 50 1.34
9 ANTM 1,000 950 -50 -5.00
10 BUMI 153 151 -2 -1.31