Portal Berita Ekonomi Minggu, 16 Desember 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 08:41 WIB. Fintech - Penyelenggara fintech ajukan usul pembuatan sistem penilaian kredit kepada OJK.
  • 08:41 WIB. Fintech - Lembaga Bantuan Hukum terima 1.330 aduan dari korban pinjaman online.
  • 08:40 WIB. Jokowi - Jokowi targetkan tujuh juta sertifikat tanah terbit di tahun 2018.
  • 08:40 WIB. Jalan Tol - Jokowi meresmikan ruas tol Aceh dengan bernilai investasi Rp12,3 triliun. 
  • 08:40 WIB. Erupsi - PVMBG tetapkan status siaga untuk erupsi Gunung Soputan di Sulawesi Utara.
  • 01:03 WIB. Hasto Kristiyanto - PDIP adalah partai yang junjung tinggi kedisiplinan.
  • 01:03 WIB. Hasto Kristiyanto - Tak ada untungnya merusak atribut partai lain.
  • 01:02 WIB. Hasto Kristiyanto - PDIP tak pernah main sembunyi-sembunyi.
  • 01:02 WIB. PDIP - SBY itu bukan rival Jokowi, jadi tak ada untungnya.
  • 01:02 WIB. PDIP - Tudingan perusak baliho SBY di Riau tak masuk akal.

Nusantara Marandang Perluas Peluang Bisnis UMKM

Foto Berita Nusantara Marandang Perluas Peluang Bisnis UMKM
Warta Ekonomi.co.id, Padang -

Promosi randang yang dilakukan melalui Festival Nusantara Marandang di Parkir Timur Senayan, Jakarta Pusat, Minggu, akan membuat kuliner khas Sumatera Barat itu makin terkenal dan membuka peluang bisnis lebih luas bagi UMKM daerah.

"Makin dikenal randang, makin banyak yang meminati, tentu akan makin banyak pula permintaan. Ini menguntungkan UMKM yang memproduksi randang," kata Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sumbar, Zirma Yusri.

Menurutnya, peluang yang makin luas itu nanti akan menarik UMKM lain untuk bergerak pula di usaha randang sehingga varian yang muncul akan makin banyak dan konsumen bisa punya banyak pilihan.

Saat ini menurut dia, yang telah memiliki izin usaha randang sekitar 200 UMKM dan ada kemungkinan terus bertambah dengan makin luasnya pasar karena promosi yang gencar.

Mereka didorong untuk melengkapi izin dengan label halal agar benar-benar bisa bersaing di pasar nasional. Varian usaha randang yang ada saat ini menurutnya juga sudah sangat beragam. Selain randang daging, ada jenis randang lokan, randang paru, belut, telur, tuna, lele, jengkol, paku ayam dan banyak varian lain.

Kepala Badan Penghubung Provinsi Sumbar, Andre Setiawan sebelumnya menyebutkan saat ini terdata ada 400 varian randang yang produksinya tersebar hampir di semua kabupaten dan kota di Sumbar. Kekayaan itu manjadi salah satu aset yang luar biasa dan perlu untuk dipromosikan ke tingkat nasional dan internasional melalui Festival Nusantara Marandang.

Selain untuk memperkenalkan randang sebagai kuliner terenak di dunia versi CNN, kegiatan itu juga diharapkan sebagai media promosi daerah mendukung pariwisata, agar makin banyak wisatawan yang berkunjung. Pada Festival Nusantara Marandang itu Pemprov Sumbar melalui Dinas Koperasi dan UMKM mengutus 20 pelaku UMKM dari berbagai kota diantaranya Kota Padang, Padangpanjang, Payakumbuh, Solok, Bukittinggi, Kabupaten Limapuluh Kota, Pesisir Selatan, Solok Selatan, Solok dan Tanah Datar.

Dalam kegiatan itu pelaku usaha Randang ini disiapkan stand khusus. Mereka akan menjual Randang kemasan dan Randang siap makan beserta nasi dan ketan. Pengunjung bisa langsung mencicipi berbagai macam Randang sesuai selara.

Usaha randang memanjakan lidah pengunjung Festival Nusantara Marandang itu yakni, Randang Padang (Ika Boga), Randang Katuju, Asese, Bundo Limbago, Randang Cik Ani, Tuna (Adiza Snack), Mizaki, Dania, Yen, Bundo, Uni Via, Uni Adek, Rumah Gadang, Lele, Uni Lili, Aina, Hj. Fatimah, Belut Amai, Paru dan Belut Amaey.

Tag: Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), Bisnis Makanan

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Clara Aprilia Sukandar

Foto: Rendang Station

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6169.843 -7.877 621
2 Agriculture 1522.036 5.966 20
3 Mining 1764.925 -11.589 47
4 Basic Industry and Chemicals 841.598 -5.250 71
5 Miscellanous Industry 1418.274 -2.043 46
6 Consumer Goods 2529.665 13.782 49
7 Cons., Property & Real Estate 454.173 -0.929 73
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1056.334 -5.796 71
9 Finance 1173.614 -2.714 91
10 Trade & Service 791.592 0.061 153
No Code Prev Close Change %
1 ZONE 555 690 135 24.32
2 GLOB 182 226 44 24.18
3 PADI 655 810 155 23.66
4 YPAS 610 750 140 22.95
5 PNSE 935 1,100 165 17.65
6 KICI 260 300 40 15.38
7 RIMO 151 172 21 13.91
8 KINO 2,470 2,810 340 13.77
9 ETWA 72 79 7 9.72
10 PTSN 880 965 85 9.66
No Code Prev Close Change %
1 KONI 450 340 -110 -24.44
2 SQMI 418 316 -102 -24.40
3 SSTM 510 396 -114 -22.35
4 SOTS 545 444 -101 -18.53
5 MTSM 228 202 -26 -11.40
6 GDYR 2,140 1,900 -240 -11.21
7 META 244 220 -24 -9.84
8 TRAM 180 165 -15 -8.33
9 INCF 242 222 -20 -8.26
10 ASJT 380 350 -30 -7.89
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 360 352 -8 -2.22
2 TLKM 3,750 3,730 -20 -0.53
3 BBRI 3,680 3,680 0 0.00
4 KPAS 705 705 0 0.00
5 RIMO 151 172 21 13.91
6 TRAM 180 165 -15 -8.33
7 ADRO 1,280 1,285 5 0.39
8 BHIT 61 61 0 0.00
9 MERK 7,200 7,500 300 4.17
10 ASII 8,450 8,450 0 0.00