Portal Berita Ekonomi Jum'at, 22 Februari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 20:43 WIB. Pertamina - Pertamina MOR IV memasok kebutuhan BBM dan Pelumas Polda Jateng.
  • 20:42 WIB. Pertamina - Pertamina meresmikan dua titik BBM satu harga di Maluku dan Papua.
  • 20:42 WIB. Perindo - Perindo fokus perkuat ekspor perikanan ke Jepang dan AS.
  • 20:42 WIB. AXA - Axa Mandiri menargetkan premi nasabah prioritas naik 10% tahun ini.
  • 20:41 WIB. PTPN - Berdasarkan perkiraan PTPN, stok GKP pada awal tahun depan hanya 300.000-400.000 ton.
  • 20:41 WIB. PTPN - PTPN Holding akan meminta kuota untuk impor gula mentah pada tahun ini.
  • 20:41 WIB. Energi - Pertamina bersinergi dengan PLN terkait pemanfaatan listrik di lingkungan Pertamina RU II.

China Setujui Hapus Tarif Mobil AS, Perang Dagang Berakhir?

Foto Berita China Setujui Hapus Tarif Mobil AS, Perang Dagang Berakhir?
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan, Minggu, China sudah setuju untuk "mengurangi dan menghapus" tarif atas mobil AS di bawah tingkat 40 persen, yang saat ini dikenakan Beijing atas kendaraan buatan AS.

Trump mengatakan di Twitter, "China sudah setuju untuk mengurangi dan menghapus tarif-tarif atas mobil yang masuk ke China dari AS. Saat ini tarifnya adalah 40%." Pernyataan itu dicuitkannya satu hari setelah ia dan Presiden China Xi Jinping menyatakan gencatan perang dagang antara AS dan China selama 90 hari agar kedua pihak dapat menyediakan waktu untuk melakukan perundingan.

Cuitan Trump itu tidak secara rinci menyebut tingkat baru tarif-tarif yang akan dikenakan China.

Setelah bertemu dalam acara makan malam selama 2,5 jam dengan Xi pada Sabtu (1/12) di Buenos Aires, Trump setuju untuk menangguhkan kenaikan tarif atas impor China senilai 200 miliar dolar AS menjadi 25 persen dari 10 persen, yang dijadwalkan mulai berlaku pada 1 Januari.

Pada saat yang sama, China setuju untuk kembali melakukan pembelian sejumlah komoditas pertanian dan energi dari AS.

Kedua pihak juga setuju untuk kembali menjalankan perundingan dalam waktu 90 hari ke depan menyangkut "perubahan-perubahan struktural" pada berbagai kebijakan China atas pengalihan teknologi, perlindungan hak cipta, hambatan nontarif, penyusupan dan pencurian di dunia maya, jasa dan pertanian.

Perusahaan-perusahaan utama AS penghasil produk otomotif mengatakan mereka tidak tahu soal penurunan tarif ekspor ke China.

Para produsen mobil sebelumnya direncanakan bertemu dengan Perwakilan Perdagangan AS pada Senin, menurut dua orang yang mengetahui rencana tersebut kepada Reuters.

Tarif lebih rendah akan menjadi dorongan bagi para produsen mobil untuk mengekspor kendaraan ke China, termasuk Ford Motor Co dan BMW, yang mengekspor mobil-mobil mewah buatan AS ke China.

China telah menurunkan tarif umum bagi mobil-mobil impor menjadi 15 persen dari 25 persen tahun ini. Namun, negara itu telah mengenakan tarif hukuman sebesar 25 persen atas mobil produksi Amerika sehingga tarif kembali ke tingkat 40 persen. AS sendiri saat ini memberlakukan tarif 27,5 persen atas kendaraan-kendaraan dari China.

Pada Rabu, Wakil Perdagangan Amerika Serikat Robert Lightizer mengatakan Trump telah memerintahkan padanya agar mengkaji semua kemungkinan untuk menaikkan tarif atas kendaraan China pada tingkat yang sedang diberlakukan negara itu.

Tag: Perang Dagang, Amerika Serikat (AS)

Penulis: Redaksi WE Online/Ant

Editor: Ferry Hidayat

Foto: File/Reuters

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,773.17 3,734.94
British Pound GBP 1.00 18,447.47 18,263.53
China Yuan CNY 1.00 2,107.04 2,086.19
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,149.00 14,009.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,042.96 9,942.19
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,802.90 1,785.04
Dolar Singapura SGD 1.00 10,446.69 10,342.56
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,044.97 15,882.00
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,467.04 3,430.22
Yen Jepang JPY 100.00 12,776.77 12,646.93

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6501.378 -36.388 628
2 Agriculture 1604.794 -11.878 21
3 Mining 1940.127 4.527 47
4 Basic Industry and Chemicals 888.309 -14.973 71
5 Miscellanous Industry 1338.979 -8.175 46
6 Consumer Goods 2638.097 -16.371 51
7 Cons., Property & Real Estate 455.949 -3.945 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1207.267 -6.802 72
9 Finance 1235.093 -8.628 91
10 Trade & Service 834.167 6.854 155
No Code Prev Close Change %
1 INTD 141 190 49 34.75
2 OCAP 72 97 25 34.72
3 JAYA 432 540 108 25.00
4 INPS 2,400 3,000 600 25.00
5 SIMA 258 322 64 24.81
6 BALI 895 1,115 220 24.58
7 PNSE 675 840 165 24.44
8 CLAY 1,395 1,725 330 23.66
9 SQMI 272 332 60 22.06
10 MFMI 650 790 140 21.54
No Code Prev Close Change %
1 ALDO 1,425 1,095 -330 -23.16
2 TALF 332 260 -72 -21.69
3 IBFN 266 232 -34 -12.78
4 INCI 570 510 -60 -10.53
5 KOIN 302 272 -30 -9.93
6 POLI 1,160 1,055 -105 -9.05
7 PJAA 1,500 1,400 -100 -6.67
8 SMDM 178 168 -10 -5.62
9 SDPC 110 104 -6 -5.45
10 TBIG 4,440 4,200 -240 -5.41
No Code Prev Close Change %
1 UNTR 26,500 27,950 1,450 5.47
2 BMRI 7,325 7,100 -225 -3.07
3 ADRO 1,415 1,410 -5 -0.35
4 PGAS 2,640 2,650 10 0.38
5 BNLI 1,055 1,055 0 0.00
6 JPFA 2,330 2,340 10 0.43
7 INDY 2,180 2,170 -10 -0.46
8 BUMI 163 158 -5 -3.07
9 SQMI 272 332 60 22.06
10 ANTM 1,035 1,055 20 1.93