Portal Berita Ekonomi Senin, 17 Desember 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 12:02 WIB. IHSG - IHSG ditutup anjlok 0,99% ke level 6.108,74 pada jeda siang ini. 
  • 12:01 WIB. Investor - BEI Surakarta optimistis mampu raih 7.000 investor.
  • 12:00 WIB. Listrik - Kementerian ESDM menyebutkan sebanyak 164 ribu rumah diprediksi kesulitan membayar biaya sambungan listrik pada 2019.
  • 11:59 WIB. Padi - Produksi padi di Gunung Kidul capai 300.652 ton.
  • 11:53 WIB. Saratoga - Saratoga jual saham PT Batu Hitam Perkasa senilai US$9 juta
  • 11:53 WIB. NPL - Bank QNB Indonesia jual non-performing loan dan kredit berkualitas rendah senilai US$26, 4 juta. 
  • 11:27 WIB. Antam - Antam belum bisa eksplorasi tambang Blok Bahodopi Utara dan tambang Matarape.
  • 11:27 WIB. Tambang - ORI dan KESDM tunda izin WIUPK blok tambang Antam di Sulawesi. 
  • 11:26 WIB. Jasa Marga - PT Jasa Marga alihkan 50.000 saham JTT kepada anak usahanya, JMTO.

5 Manfaat Tata Kelola Data dalam Bisnis, Kamu Sudah Tahu?

Foto Berita 5 Manfaat Tata Kelola Data dalam Bisnis, Kamu Sudah Tahu?
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Ketika berbicara tentang revolusi data, tebal, dashboard interaktif dengan wawasan yang membuka mata muncul dalam pikiran. Di belakang grafik warna-warni itu adalah sistem tata kelola data yang solid. Tata kelola data adalah bagian dari kecerdasan bisnis yang tampaknya kurang glamor, tetapi merupakan fondasi yang sangat diperlukan dari strategi data modern.

Berdasarkan definisi, tata kelola data adalah manajemen ketersediaan, kegunaan, keamanan, dan integritas data dalam suatu organisasi. Tanpa tata kelola data, bisnis apa pun, kecil atau besar, akan mempertanyakan wawasan, kualitas, dan dampak dari setiap kumpulan data atau wawasan yang berasal darinya.

Dalam pasar bisnis berbasis data saat ini, alasan strategi tata kelola data tidak lagi sekadar opsi, tetapi suatu persyaratan, untuk kesuksesan bisnis meliputi:

1. Memperketat peraturan data

2018 adalah tahun GDPR (General Data Protection Regulation), dan dampak persyaratan peraturan seputar data akan terus tumbuh lebih kuat di masa depan. Tata kelola data adalah perlindungan terhadap masalah dan penalti kepatuhan data.

2. Volume data sedang meningkat

Volume data meningkat secara eksponensial karena semakin banyak data konsumen yang ditangkap dengan setiap kunjungan web dan seiring dengan berkembangnya era IoT baru. Bukan hanya data yang dikumpulkan di komputer, tablet, dan perangkat seluler, itu juga disimpan oleh termostat, kulkas, dan sistem keamanan. Gunung data ini harus dipantau dan dikelola secara proaktif.

3. Demokratisasi data

Menjadi data-driven bukan kata kunci bisnis lagi. Saat ini, literasi data adalah harapan di sebagian besar peran bisnis. Sebagian besar posisi memerlukan beberapa bentuk analisis data, dan perbaikan dalam manajemen data telah membuat analisis diri melayani kemungkinan. Karena semakin banyak orang di seluruh data akses organisasi, kebutuhan untuk tata kelola data semakin mendalam.

4. Biaya tata kelola data yang buruk

Perusahaan yang tidak yakin apakah mereka dapat membayar waktu atau sumber daya yang dibutuhkan untuk menerapkan prosedur tata kelola data harus mempertimbangkan biaya untuk tidak melakukannya. Biaya tata kelola data yang buruk dapat menjadi akut seiring waktu dalam hal inefisiensi, beban sumber daya dan laba.

Ketika data tidak diatur dengan benar, itu menciptakan inefisiensi besar di seluruh departemen dan proses. Akun duplikat menjadi menguras waktu dan data yang salah dalam basis data menyebabkan kesalahan dalam pelaporan. Waktu yang dihabiskan untuk mengoreksi informasi duplikat dan data yang tidak akurat saja adalah uang yang hilang.

Jika data yang tidak akurat tidak dikoreksi, keputusan bisnis berisiko didasarkan pada informasi yang salah. Saat ini, beberapa inisiatif bisnis utama terjadi tanpa data pendukung. Para pemangku kepentingan lebih mengandalkan pada intelijen bisnis untuk jutaan pilihan strategi dolar. Jika data yang mendasari laporan itu rapuh, demikian juga kesuksesan masa depan perusahaan.

5. Tata kelola data mendorong ROI dan kepuasan pelanggan

Sebaliknya, ketika strategi tata kelola data bekerja dengan baik, masa depan bisnis adalah cerah. Program tata kelola data yang sehat berarti para ilmuwan data dapat berfokus pada apa yang mereka kuasai, yakni wawasan. Ketika tata kelola data solid, tim lintas fungsi dapat berbicara bahasa yang sama dan membawa inovasi ke pasar lebih cepat. Seluruh organisasi mendapat manfaat dari tata kelola data karena waktu disimpan dan peluang untuk membuat dampak melalui wawasan diperkuat.

Mungkin yang paling penting, dengan tata kelola data yang tepat, pengalaman digital pelanggan meningkat, karena data pelanggan akurat dan terpusat. Perusahaan-perusahaan yang menciptakan pengalaman pribadi yang imersif bagi pelanggan di dunia yang semakin digital akan menjadi pemenang akhir.

Tag: Tips Bisnis

Penulis/Editor: Clara Aprilia Sukandar

Foto: Unsplash/Rawpixel

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6169.843 -7.877 621
2 Agriculture 1522.036 5.966 20
3 Mining 1764.925 -11.589 47
4 Basic Industry and Chemicals 841.598 -5.250 71
5 Miscellanous Industry 1418.274 -2.043 46
6 Consumer Goods 2529.665 13.782 49
7 Cons., Property & Real Estate 454.173 -0.929 73
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1056.334 -5.796 71
9 Finance 1173.614 -2.714 91
10 Trade & Service 791.592 0.061 153
No Code Prev Close Change %
1 ZONE 555 690 135 24.32
2 GLOB 182 226 44 24.18
3 PADI 655 810 155 23.66
4 YPAS 610 750 140 22.95
5 PNSE 935 1,100 165 17.65
6 KICI 260 300 40 15.38
7 RIMO 151 172 21 13.91
8 KINO 2,470 2,810 340 13.77
9 ETWA 72 79 7 9.72
10 PTSN 880 965 85 9.66
No Code Prev Close Change %
1 KONI 450 340 -110 -24.44
2 SQMI 418 316 -102 -24.40
3 SSTM 510 396 -114 -22.35
4 SOTS 545 444 -101 -18.53
5 MTSM 228 202 -26 -11.40
6 GDYR 2,140 1,900 -240 -11.21
7 META 244 220 -24 -9.84
8 TRAM 180 165 -15 -8.33
9 INCF 242 222 -20 -8.26
10 ASJT 380 350 -30 -7.89
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 360 352 -8 -2.22
2 TLKM 3,750 3,730 -20 -0.53
3 BBRI 3,680 3,680 0 0.00
4 KPAS 705 705 0 0.00
5 RIMO 151 172 21 13.91
6 TRAM 180 165 -15 -8.33
7 ADRO 1,280 1,285 5 0.39
8 BHIT 61 61 0 0.00
9 MERK 7,200 7,500 300 4.17
10 ASII 8,450 8,450 0 0.00