Portal Berita Ekonomi Sabtu, 23 Februari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 13:51 WIB. Luhut - Puisi yang dibacakan Neno Warisman tidak tepat.
  • 13:24 WIB. Ma'ruf Amin - Pusi Neno sama saja menaggap Jokowi dan saya sebagai orang kafir.
  • 13:24 WIB. Ma'ruf Amin - Neno menempatkan puisinya seperti perang Badar, padahalkan Indonesia gelar Pemilu.
  • 13:24 WIB. Ma'ruf Amin - Puisi Neno Warisman di Munajat 212 seperti doa Nabi Muhammad kala perang Badar.
  • 10:39 WIB. Dradjad Wibowo - Kami optimis dapat menurunkan harga pangan.

Inflasi Jakarta Meningkat Jelang Akhir Tahun

Foto Berita Inflasi Jakarta Meningkat Jelang Akhir Tahun
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Mendekati akhir 2018, inflasi DKI Jakarta mengalami kenaikan. Inflasi ibukota pada November 2018 tercatat sebesar 0,30% mtm, lebih tinggi dibandingkan dengan inflasi nasional (0,27% mtm), maupun terhadap rata-rata tiga tahun sebelumnya (0,15% mtm). Dengan demikian, laju inflasi ibukota tercatat sebesar 2,66% ytd atau 3,33% yoy.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi DKI Jakarta, Trisno Nugroho mengatakan, inflasi terutama disebabkan kenaikan harga bahan makanan. Kelompok bahan makanan mengalami inflasi sebesar 0,62% mtm dan berkontribusi sebesar 0,11% terhadap inflasi November 2018.

"Kenaikan harga kelompok bahan makanan terutama disebabkan meningkatnya harga cabai merah dan beras, seiring dengan berkurangnya pasokan yang masuk ke DKI Jakarta dari berbagai daerah sentra," jelasnya di Jakarta, Selasa (4/12/2018).

Selain itu, masuknya musim hujan turut menyebabkan turunnya produktivitas ayam petelur, sehingga pasokan berkurang dan menyebabkan harga telur ayam ras juga meningkat.

"Untuk menahan laju kenaikan harga beras lebih jauh, pemerintah melakukan operasi pasar beras tipe medium di Pasar Induk Beras Cipinang pada pertengahan November," papar Trisno.

Kemudian, inflasi DKI Jakarta juga disumbangkan oleh kenaikan harga bensin nonsubsidi dan tarif angkutan udara. Kenaikan harga bensin nonsubsidi, seperti pertamax dan pertamina dex pada Oktober 2018, masih memberikan dampak lanjutan terhadap kenaikan kelompok transportasi, komunikasi, dan jasa keuangan pada November 2018.

"Selain harga BBM nonsubsidi, kenaikan harga tarif angkutan udara juga turut memiliki andil dalam mendorong inflasi kelompok ini," ungkap dia.

Menjelang akhir tahun, kegiatan ekonomi terutama korporasi, cenderung tinggi yang juga diikuti aktivitas perjalanan ke luar kota. Aktivitas tersebut terutama terjadi pada November, dan diperkirakan mereda ketika memasuki minggu ketiga Desember. Dengan kondisi ini, permintaan masyarakat akan jasa penerbangan untuk keperluan berpergian keluar kota meningkat.

"Permintaan akan jasa transportasi diperkirakan tetap tinggi pada Desember, namun akan lebih didominasi untuk kegiatan berlibur dalam rangka menyambut Natal dan tahun baru. Berbagai perkembangan tersebut membawa kelompok transportasi, komunikasi, dan jasa keuangan mengalami inflasi sebesar 0,15% mtm," terangnya.

Kenaikan harga barang-barang yang tergabung pada kelompok sandang dan kesehatan, juga turut mendorong inflasi pada November 2018. Tren kenaikan harga emas internasional telah memicu naiknya harga emas perhiasan di Jakarta. Kondisi tersebut selanjutnya mendorong kenaikan harga secara umum pada kelompok sandang, yang tercatat mengalami inflasi sebesar 0,56% mtm.

"Pada kelompok kesehatan, kenaikan harga barang terutama berasal dari barang-barang perawatan jasmani dan kosmetik, seperti sabun mandi, pasta gigi, dan parfum. Berbagai perkembangan harga tersebut menyebabkan kelompok kesehatan mencatat inflasi sebesar 0,84% mtm," tukasnya.

Tag: Inflasi

Penulis: Fajar Sulaiman

Editor: Rosmayanti

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,773.17 3,734.94
British Pound GBP 1.00 18,447.47 18,263.53
China Yuan CNY 1.00 2,107.04 2,086.19
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,149.00 14,009.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,042.96 9,942.19
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,802.90 1,785.04
Dolar Singapura SGD 1.00 10,446.69 10,342.56
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,044.97 15,882.00
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,467.04 3,430.22
Yen Jepang JPY 100.00 12,776.77 12,646.93

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6501.378 -36.388 628
2 Agriculture 1604.794 -11.878 21
3 Mining 1940.127 4.527 47
4 Basic Industry and Chemicals 888.309 -14.973 71
5 Miscellanous Industry 1338.979 -8.175 46
6 Consumer Goods 2638.097 -16.371 51
7 Cons., Property & Real Estate 455.949 -3.945 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1207.267 -6.802 72
9 Finance 1235.093 -8.628 91
10 Trade & Service 834.167 6.854 155
No Code Prev Close Change %
1 INTD 141 190 49 34.75
2 OCAP 72 97 25 34.72
3 JAYA 432 540 108 25.00
4 INPS 2,400 3,000 600 25.00
5 SIMA 258 322 64 24.81
6 BALI 895 1,115 220 24.58
7 PNSE 675 840 165 24.44
8 CLAY 1,395 1,725 330 23.66
9 SQMI 272 332 60 22.06
10 MFMI 650 790 140 21.54
No Code Prev Close Change %
1 ALDO 1,425 1,095 -330 -23.16
2 TALF 332 260 -72 -21.69
3 IBFN 266 232 -34 -12.78
4 INCI 570 510 -60 -10.53
5 KOIN 302 272 -30 -9.93
6 POLI 1,160 1,055 -105 -9.05
7 PJAA 1,500 1,400 -100 -6.67
8 SMDM 178 168 -10 -5.62
9 SDPC 110 104 -6 -5.45
10 TBIG 4,440 4,200 -240 -5.41
No Code Prev Close Change %
1 UNTR 26,500 27,950 1,450 5.47
2 BMRI 7,325 7,100 -225 -3.07
3 ADRO 1,415 1,410 -5 -0.35
4 PGAS 2,640 2,650 10 0.38
5 BNLI 1,055 1,055 0 0.00
6 JPFA 2,330 2,340 10 0.43
7 INDY 2,180 2,170 -10 -0.46
8 BUMI 163 158 -5 -3.07
9 SQMI 272 332 60 22.06
10 ANTM 1,035 1,055 20 1.93