Portal Berita Ekonomi Sabtu, 23 Maret 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 15:34 WIB. CPO - Ekspor minyak sawit mentah mulai merangkak naik.
  • 15:34 WIB. KA - Kemenhub telah selese mereaktivasi jalur KA dari Stasiun Pariaman ke Stasiun Naras, Padang.
  • 15:33 WIB. PLN -  PLN menyebut indikator kemajuan ekonomi suatu negara diukur dari konsumsi energi per kapita.
  • 14:42 WIB. JSMR - Menteri Rini puas atas sistem transaksi tanpa henti di jalan tol yang dikembangkan Jasa Marga.
  • 13:45 WIB. Indocement - Indocement menargetkan pertumbuhan pendapatan sebesar 4% pada 2019.
  • 13:44 WIB. Kargo - PT AP Aviasi optimistis mampu meningkatkan pertumbuhan kinerja kargo di Bandara Kualanamu hingga 20%.
  • 13:44 WIB. Garuda - Pilot Garuda gadungan ditangkap di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta.
  • 13:42 WIB. PTPN IX - PTPN IX melakukan penyulingan perdana minyak atsiri serai wangi di Kabupaten Batang.
  • 13:42 WIB. BRI - BRI meraih dua penghargaan dari The Asian Banker.
  • 13:42 WIB. BRI - BRI bakal mengembangkan ekosistem keuangan guna meraup sumber pendanaan murah.
  • 11:29 WIB. PRDA - Prodia Widyahusada mencatatkan laba bersih sebesar Rp175,45 miliar pada tahun 2018.

Sambut Bisnis 2019, Campina Catat Laba Bersih Rp44 M

Sambut Bisnis 2019, Campina Catat Laba Bersih Rp44 M - Warta Ekonomi
WE Online, Surabaya -

Produsen Ice Cream Campina mencatat kinarja tahun 2018 Laba Bersih Setelah Pajak sebesar Rp44,54 miliar atau meningkat sebesar 18,05% dari Laba Bersih di tahun 2017 pada periode yang sama yaitu Rp37,73 miliar. Laba bersih meningkat karena adanya penurunan beban keuangan.

Sementara penjualan bersih pada tahun 2018 tercatat Rp717,08 miliar atau mengalami penurunan sebesar 2,8% dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2017 yaitu Rp737,39 miliar.

Direktur Keuangan & Sekretaris Perusahaan PT Campina Ice Cream Industry, Arif Harmoko Rayadi mengatakan, pihaknya juga mencatat  belanja modal sebesar Rp46,93 miliar pada tahun 2018 atau turun sebesar 6,6% dibandingkan belanja modal tahun 2017 sebesar Rp50,25 miliar. Belanja modal terbesar yang dilakukan Perusahaan adalah pembelian freezer, selain itu juga ada pembelian untuk mesin, peralatan serta kendaraan.

“Sebagai pemegang pangsa pasar 20% industri es krim di Indonesia, pihaknya akan terus melakukan inovasi produk berkelanjutan yang berkualitas prima untuk memelihara loyalitas konsumen dan meningkatkan daya tarik konsumen terhadap produk es krim Campina yang selalu kekinian mengikuti tren yang sedang hangat di masyarakat,” tegas Arif disela-sela Paparan Publik (Public Expose) bertempat di Kantor Pabrik Rungkut Industri, Surabaya, Selasa (4/12/2018).

Tahun depan lanjut Arif , pihaknya  akan meluncurkan produk-produk baru yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya dengan memasuki segmen pasar baru yaitu Es Krim Premium dan Es Krim Refreshment.

“Dengan memasuki kedua segmen pasar tersebut, Perusahaan optimis akan memperkuat eksistensi brand Campina sebagai pemain utama es krim di Indonesia,” ujarnya

Pihaknya menyadari bahwa tren milenial saat ini sangat berkembang pesat sehingga Perusahaan memandang perlu untuk memberi perhatian besar dan memanfaatkan hal ini untuk kemajuan Perusahaan.

“Kami akan menerapkan Digital Marketing Strategy dengan memanfaatkan semua digital platform yang saat ini digandrungi masyarakat. Harapannya komunikasi Perusahaan kepada konsumen maupun masyarakat pada umumnya menjadi semakin menarik dan efektif,” sambung Arif.

Sementara segi distribusi produk Arif menyebutkan, pihkanya akan terus melakukan ekspansi dan penetrasi ke kota-kota sekunder dengan menggandeng distributor-distributor baru untuk memperkenalkan produk es krim Campina lebih luas lagi.

“Channel pemasaran non konvensional juga akan lebih ditingkatkan melalui e-Commerce, Home Delivery serta Horeca dan Lifestyle agar lebih mendekatkan brand Campina dengan kaum milenial yang menjadi salah satu target utama pemasaran produk,” pungkasnya.

Tag: PT Campina Ice Cream Industry, Bursa Efek Indonesia (BEI)

Penulis: Mochamad Ali Topan

Editor: Vicky Fadil

Foto: Mochamad Ali Topan

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,794.23 3,755.47
British Pound GBP 1.00 18,692.75 18,500.55
China Yuan CNY 1.00 2,125.36 2,104.15
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,228.00 14,086.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,103.30 10,001.06
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,813.38 1,795.26
Dolar Singapura SGD 1.00 10,546.29 10,439.49
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,182.93 16,018.60
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,506.16 3,466.90
Yen Jepang JPY 100.00 12,850.43 12,718.74

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6525.274 23.498 629
2 Agriculture 1490.781 9.164 21
3 Mining 1887.862 3.129 47
4 Basic Industry and Chemicals 910.367 -5.244 71
5 Miscellanous Industry 1284.891 0.529 46
6 Consumer Goods 2663.462 4.407 52
7 Cons., Property & Real Estate 465.570 -1.138 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1170.915 5.940 72
9 Finance 1263.236 12.361 91
10 Trade & Service 828.467 0.865 155
No Code Prev Close Change %
1 COCO 420 525 105 25.00
2 GLOB 352 440 88 25.00
3 CAKK 270 326 56 20.74
4 ECII 825 990 165 20.00
5 SMMA 7,700 9,000 1,300 16.88
6 TGKA 3,010 3,500 490 16.28
7 ANDI 1,605 1,805 200 12.46
8 FISH 3,400 3,760 360 10.59
9 LPLI 135 149 14 10.37
10 BKSW 175 193 18 10.29
No Code Prev Close Change %
1 SIMA 224 168 -56 -25.00
2 KICI 310 260 -50 -16.13
3 IDPR 735 640 -95 -12.93
4 PYFA 198 177 -21 -10.61
5 ATIC 990 895 -95 -9.60
6 JMAS 895 810 -85 -9.50
7 LAND 1,085 1,010 -75 -6.91
8 MTSM 240 224 -16 -6.67
9 UNIT 242 226 -16 -6.61
10 AKSI 400 374 -26 -6.50
No Code Prev Close Change %
1 NUSA 101 97 -4 -3.96
2 HOME 102 102 0 0.00
3 GGRM 88,000 85,900 -2,100 -2.39
4 BBRI 3,980 4,060 80 2.01
5 TLKM 3,800 3,820 20 0.53
6 INKP 10,200 9,800 -400 -3.92
7 FREN 308 328 20 6.49
8 CTRA 975 1,030 55 5.64
9 UNTR 27,800 28,000 200 0.72
10 GIAA 555 555 0 0.00