Portal Berita Ekonomi Minggu, 21 Juli 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 19:56 WIB. Jakarta  - Pengamat: Kalau penggunaan air tidak diatur, Jakarta akan tenggelam 2050.
  • 18:44 WIB. Otomotif - Yamaha tingkatkan kapasitas produksi double di Filipina untuk tandingi Honda
  • 18:36 WIB. Investasi - China dan Singapura tingkatkan investasi asing di Myanmar
  • 17:28 WIB. Indonesia Open - Jepang  juara umum Indonesia Open 2019 setelah meraih dua gelar.
  • 15:10 WIB. Investor - Perusahaan global private equity sedang mencari dana segar dari Israel, yang sedang kelebihan dana.
  • 14:54 WIB. Bandara - Menhub ingin runaway 3 bisa dioperasikan pada 17 Agustus.
  • 14:01 WIB. Real Madrid - Zidane berharap Gareth Bale segera keluar dari Madrid.
  • 13:14 WIB. Wagub DKI - Gerindra: Wagub DKI Jakarta urusan DPRD, bukan kami.
  • 12:01 WIB. Plastik - Menteri KKP: Indonesia produsen sampah plastik no.2 di dunia.
  • 07:18 WIB. Apollo - Rekaman asli pendaratan Apollo 11 terjual US$1,8 juta pada lelang di Sotheby's.
  • 05:09 WIB. Bilateral - China puji hubungan diplomatik 35 tahun dengan Uni Emirat Arab sebagai hubungan terbaik 

Perlunya Pengetahuan Lebih untuk Kasus HIV-AIDS 

Perlunya Pengetahuan Lebih untuk Kasus HIV-AIDS  - Warta Ekonomi
WE Online, Medan -

Saat ini ada tiga tujuan besar yang ingin dicapai sebagai pencegahan dan pengendalian HIV-AIDS. Sehingga untuk mewujudkan penyelesaian kasus HIV-AIDS khususnya di Sumut maka banyaknya informasi untuk menambah pengetahuan terkait penyakit ini.

Focal Point Jaringan Indonesia Positif (JIP) Wilayah Kabupaten Deliserdang, Sumut, Antono mengatakan, banyak orang berpikiran penyakit AIDS menjadi momok yang menakutkan. Sehingga orang banyak berpikiran orang yang terjangkit akan cepat meninggal. 

"Dianggap bahwa penularan HIV ini gampang tertular. Padahal jika kita hanya bersentuhan biasa tidak akan tertular. Sehingga butuh pengetahuan masyarakat agar tidak salah menilai orang yang terjangkit AIDS," katanya, Rabu (5/12/2018).

Dikatakannya, untuk persentase masyarakat yang terjangkit HIV - AIDS khusus kabupaten Deliserdang, maka dilihat dari data jauh di angka estimasi karena masyakarat Deliserdang banyak mengakses pengetahuan tentang HIV dari kota Medan.

"Masyarakat banyak mencari informasi maupun pengobatan penyakit ini pergi ke Kota Medan dengan alasan rumah sakit di kota Medan lebih lengkap alat alat medisnya," ujarnya.

Dikatakannya, untuk di Sumut masih nol diskriminasi dalam penanggulangan HIV sehingga masih menjadi tantangan.

"Masih teringat jelas beberapa waktu lalu mengenai lima anak yang positif HIV di kabupaten Samosir, yang tidak diperbolehkan bersekolah seperti anak anak lainnya oleh masyarakat sekitar. Ini adalah tantangan kita dan pemerintah," ujarnya.

Noi diskriminasi menyoroti mengenai hak setiap orang bebas dari diskriminasi, tidak seorangpun boleh menghadapi diskriminasi karena persoalan umur, jenis kelamin, identitas gender, orientasi seksual, kecatatan, ras, status etnis, Bahasa, status kesehatan termasuk HIV, lokasi geografis, status ekonomi atau status sebagai migran atau karena alasan lainnya. 

"Persoalan diskriminasi yang terjadi justru kemudian melemahkan berbagai upaya penanggulangan HIV yang sudah dilakukan. Diskriminasi tidak akan hilang tanpa peran aktif dan tindakan dari semua orang untuk mengakhirinya," katanya.

Untuk itu, katanya, pemerintah maupun masyarakat yang peduli HIV-AIDS untuk sama sama dalam mengakhiri kecaman bagi mereka yang pemderita.

"Pengetahuan sangat diperlukan untuk mengetahui cara memposisikan bagi yang terjangkit maupun masyarakat yang sehat agar mereka yang terjangkit tetapa mendapatkan akses di daerah tempat tinggalnya," pungkasnya. 

Tag: Human Immunodeficiency Virus/Acquired Immunodeficiency Syndrome (HIV Aids)

Penulis: Khairunnisak Lubis

Editor: Vicky Fadil

Foto: Istimewa

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,728.00 3,690.58
British Pound GBP 1.00 17,543.07 17,366.04
China Yuan CNY 1.00 2,037.30 2,016.90
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,983.00 13,843.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,884.58 9,784.23
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,789.94 1,771.79
Dolar Singapura SGD 1.00 10,307.39 10,202.68
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,750.45 15,588.60
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,403.02 3,366.49
Yen Jepang JPY 100.00 13,003.81 12,872.42

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6456.539 53.245 652
2 Agriculture 1359.948 0.169 21
3 Mining 1656.555 1.125 49
4 Basic Industry and Chemicals 836.222 20.201 72
5 Miscellanous Industry 1262.035 -2.850 49
6 Consumer Goods 2419.754 33.936 53
7 Cons., Property & Real Estate 497.831 2.310 80
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1241.954 8.326 74
9 Finance 1325.581 8.757 91
10 Trade & Service 819.503 2.647 163
No Code Prev Close Change %
1 POLU 1,260 1,575 315 25.00
2 PAMG 416 520 104 25.00
3 GLOB 505 630 125 24.75
4 PICO 486 605 119 24.49
5 KIOS 520 630 110 21.15
6 FUJI 123 143 20 16.26
7 ASBI 340 384 44 12.94
8 ARKA 1,035 1,165 130 12.56
9 TMPO 162 180 18 11.11
10 IKBI 274 298 24 8.76
No Code Prev Close Change %
1 KBLV 436 390 -46 -10.55
2 KAYU 498 448 -50 -10.04
3 IIKP 62 57 -5 -8.06
4 SRAJ 310 286 -24 -7.74
5 SAPX 745 690 -55 -7.38
6 MINA 1,400 1,300 -100 -7.14
7 NICK 266 248 -18 -6.77
8 PBSA 760 710 -50 -6.58
9 TNCA 324 304 -20 -6.17
10 DSFI 135 127 -8 -5.93
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 350 352 2 0.57
2 BHIT 81 85 4 4.94
3 MNCN 1,365 1,435 70 5.13
4 IPTV 242 248 6 2.48
5 BPTR 97 104 7 7.22
6 POSA 214 204 -10 -4.67
7 BDMN 4,840 5,100 260 5.37
8 ANTM 950 940 -10 -1.05
9 LPKR 278 284 6 2.16
10 BBRI 4,450 4,480 30 0.67