Portal Berita Ekonomi Rabu, 23 September 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:12 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup melemah 0,98% pada level 23.716.
  • 16:11 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup negatif 2,38% pada level 2.332.
  • 16:10 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup negatif 1,29% pada level 3.274.
  • 16:10 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup melemah 0,91% pada level 2.463.
  • 16:09 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka negatif 0,09% pada level 5.799.
  • 16:08 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,27% terhadap Yuan pada level 6,78 CNY/USD.
  • 16:08 WIB. Valas - Rupiah ditutup melemah 0,58% terhadap Dollar AS pada level 14.785 IDR/USD.

Teknologi Oyo Bantu Pengusaha Hotel Lokal Tingkatkan Okupansi Hingga 90%

Teknologi Oyo Bantu Pengusaha Hotel Lokal Tingkatkan Okupansi Hingga 90%
WE Online, Jakarta -

Teknologi menjadi DNA bagi Oyo Hotel untuk membantu mitra hotel mereka mengelola operasional bisnis melalui solusi bersifat end to end. Melalui adopsi teknologi yang dibangun sendiri oleh Oyo Hotel, perusahaan ini mampu membantu para mitranya meningkatkan okupansi kamar hingga 90%.

Tak hanya membantu meningkatkan okupansi kamar, teknologi Oyo Hotel juga membantu pemilik hotel dalam kegiatan operasional sehari-hari. Dengan teknologi, masalah antrean check-in atau check-out ketika peak season bisa dikurangi, sehingga meningkatkan kepuasan tamu.

Selain itu, teknologi ini bisa mengatasi masalah sehari-hari dalam operasional hotel. Misalnya, ketika tamu ingin meminta layanan tertentu, biasanya hanya ada satu atau dua petugas hotel yang mengetahuinya dan akan diteruskan ke bagian terkait. Dengan teknologi, manajer, pengelola hotel, maupun staf hotel juga bisa mengetahui sedari awal permintaan tamu melalui satu platform dan menghindari terjadinya miscommunication.

Adanya layanan yang terintegrasi dengan dukungan teknologi juga akan membantu mitra hotel untuk bersaing di industri hospitality di Indonesia. Pasalnya, pada 2017 lalu Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia mencatat ada 290 ribu kamar dari 230 hotel berbintang di Indonesia. Dengan banyaknya pemain di industri ini, pengelola hotel harus mampu menyajikan sesuatu yang berbeda agar tingkat okupansi kamar tetap tinggi, salah satunya dengan memanfaatkan teknologi.

"Sejak beroperasi di Indonesia, kami telah bermitra dengan lebih dari 65 hotel dan tingkat okupansi yang mencapai 75%. Aplikasi kami telah membantu 22 ribu proses check-in dan memuaskan 68% tamu. Kami juga melihat waktu penyelesaian staf hotel telah berkurang hampir 25% ketika menyelesaikan tugasnya seperti membersihkan ruangan hingga layanan kamar," ujar Country Lead Oyo Hotel Indonesia, Rishabh Gupta.

Setiap mitra Oyo Hotel mendapatkan akses untuk menggunakan teknologi canggih tersebut, sehingga pengelola maupun manajer hotel bisa mendapatkan kendali penuh dalam operasional sehari-hari, selain juga membantu mengurangi biaya, efisiensi staf, dan menghemat waktu.

"Sejak hari pertama, kami banyak berinvestasi dalam membangun kapabilitas mendalam dan teknologi yang terdiri lebih dari 20 aplikasi yang kami kembangkan sendiri. Kami telah berinvestasi pada sumber daya teknologi dan saat ini memiliki lebih dari 700 engineer secara global," tambah Rishabh.

Pada dasarnya, ada lima teknologi utama yang ditawarkan Oyo Hotel untuk membantu para mitranya dalam menjalankan bisnis perhotelan, di antaranya yaitu Oyo OS, Sistem Manajemen Properti, Owner App, Krypton App, dan Identifikasi Pola.

"Sebagai perusahaan jaringan hotel berbasis teknologi, kami memiliki tujuan untuk membantu mitra hotel mereka meningkatkan okupansi kamar dan memberdayakan banyak orang melalui lapangan pekerjaan baru. Teknologi juga menjadi landasan utama bagi kami untuk memberikan jaminan kualitas terbaik kepada tamu," tutup Rishabh.

Baca Juga

Tag: OYO Hotels

Penulis: Ning Rahayu

Editor: Rosmayanti

Foto: Unsplash/Marten Bjork

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,960.94 3,921.43
British Pound GBP 1.00 19,033.39 18,841.06
China Yuan CNY 1.00 2,187.72 2,165.31
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,855.91 14,708.09
Dolar Australia AUD 1.00 10,721.51 10,607.47
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,916.99 1,897.72
Dolar Singapura SGD 1.00 10,906.62 10,794.14
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,475.01 17,299.66
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,593.59 3,555.26
Yen Jepang JPY 100.00 14,216.18 14,073.38
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4934.093 -65.267 707
2 Agriculture 1156.958 -29.674 24
3 Mining 1340.548 -15.994 47
4 Basic Industry and Chemicals 702.870 -6.150 80
5 Miscellanous Industry 849.133 -3.159 53
6 Consumer Goods 1846.211 -22.465 60
7 Cons., Property & Real Estate 342.139 -2.692 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 813.187 -6.744 79
9 Finance 1061.669 -21.366 94
10 Trade & Service 626.543 -4.189 175
No Code Prev Close Change %
1 RONY 88 113 25 28.41
2 MTPS 376 470 94 25.00
3 KBAG 68 84 16 23.53
4 EPAC 336 398 62 18.45
5 NFCX 1,690 2,000 310 18.34
6 SGER 324 382 58 17.90
7 HELI 169 194 25 14.79
8 MTLA 354 400 46 12.99
9 DPNS 228 254 26 11.40
10 HOMI 620 680 60 9.68
No Code Prev Close Change %
1 ENZO 100 93 -7 -7.00
2 SSTM 406 378 -28 -6.90
3 SINI 466 434 -32 -6.87
4 SQMI 176 164 -12 -6.82
5 PSGO 132 123 -9 -6.82
6 ROCK 1,395 1,300 -95 -6.81
7 DSFI 59 55 -4 -6.78
8 AGRO 326 304 -22 -6.75
9 DPUM 89 83 -6 -6.74
10 MASA 595 555 -40 -6.72
No Code Prev Close Change %
1 BBCA 28,025 27,250 -775 -2.77
2 BBRI 3,190 3,130 -60 -1.88
3 BRIS 825 770 -55 -6.67
4 BBNI 4,590 4,540 -50 -1.09
5 BEST 169 168 -1 -0.59
6 PURA 136 144 8 5.88
7 TLKM 2,810 2,780 -30 -1.07
8 DEAL 132 144 12 9.09
9 BMRI 5,475 5,300 -175 -3.20
10 TOWR 1,025 1,020 -5 -0.49