Portal Berita Ekonomi Minggu, 24 Februari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 12:55 WIB. Pinterest - Pinterest siap melantai di Bursa AS tahun ini.
  • 12:54 WIB. Satelit - Satelit pertama Indonesia bernilai Rp3,5 triliun.
  • 12:53 WIB. NASA - NASA perringatkan SpaceX dan Boeing terkait misi luar.
  • 12:33 WIB. Messi - Messi panen sanjungan di media sosial.
  • 12:06 WIB. Apple - Bangkitkan penjualan iPhone, Apple beri cicilan tanpa bunga.
  • 09:55 WIB. Realme - Realme 3 meluncur perdana di India.
  • 09:54 WIB. Xiaomi - Xiaomi berambisi kuasai Eropa.

5 Perusahaan Online yang Beralih ke Cara Kerja Offline

Foto Berita 5 Perusahaan Online yang Beralih ke Cara Kerja Offline
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Tren pasar yang memasuki era digital saat ini ternyata tidak begitu berhasil di beberapa perusahaan. Ada beberapa perusahaan yang mengalihkan bisnisnya, dari online ke offline.

O2O adalah tren musim yang tak terhindarkan. Sementara itu adalah sesuatu yang dapat sekaligus membingungkan, karena dunia telah melihat gejolak platform online, tren ini penting agar konsumen tidak ditinggalkan dari bentuk komunikasi dan layanan pribadi yang ditawarkan toko offline.

Berikut perusahaan yang beralih dari bentuk online ke bentuk offline:

Under Armour

Perusahaan yang berbasis di Amerika, Under Armour didirikan pada tahun 1996 oleh mantan tim Football Academy Militer Fork Union. Perusahaan e-commerce yang terkenal dengan alas kaki, pakaian, dan peralatan olahraganya membuka toko ritel pertamanya di Baltimore pada 2007 setelah berhubungan online selama hampir satu dekade. Saat ini toko ritelnya tersebar di seluruh dunia termasuk Kanada, China, dan banyak tempat lainnya.

Lenskart

Merek kacamata e-commerce memberikan dimensi baru pada perdagangan online saat didirikan pada 2010. Segera perusahaan ini offline dengan membuka banyak toko ritel di seluruh negeri. Saat ini ada lebih dari 300 toko di seluruh negara termasuk Delhi, Chandigarh, Pune, Mumbai, Bangalore dll.

Piyush Bansal, salah seorang pendiri mengatakan dalam sebuah wawancara tahun lalu bahwa mereka berencana untuk membuka 400 toko dalam dua tahun ke depan dengan investasi rencana 100 crores.

Replay

Unicorn denim Italia berencana untuk membuka platform distribusi utama di India dalam kemitraan dengan merek Reliance. Italia masih bergulat dengan membangun landasan kuat di sektor online tetapi Replay adalah kisah sukses yang harus diperhitungkan.

Platform online yang menjual celana jinsnya melalui Myntra berencana untuk muncul di pasar India dengan rencana toko ritelnya di Delhi dan Mumbai bermitra dengan Reliance.

Scoth&Soda

Perusahaan ritel Belanda yang didirikan pada 1985, menyediakan jalan untuk distribusi di India melalui platform e-commerce seperti Myntra dengan membuka toko.

Scotch dan Soda adalah merek terkenal di pasar internasional dan memiliki reputasi yang cukup di industri fashion dan desain. Setelah merasakan sukses di arena online, itu membuat debut untuk menempati ruang fisik mulai dari mendirikan toko di Delhi tahun lalu.

Pepperfry

Para perintis belanja furnitur online di India menjadi offline ketika membuka toko pertamanya pada bulan Desember 2014 di Mumbai.

Kemudian, memperluas bandwidth untuk mengakomodasi lebih banyak ruang fisik di Delhi, Kolkata, Mumbai, Gurgaon, Chennai dll. Pemain terkemuka di segmen furnitur di India, hari ini, menyediakan zona pengalaman desain rumah untuk pelanggan di lebih dari 20 kota.

Tag: Bisnis Online, Entrepreneur

Penulis/Editor: Clara Aprilia Sukandar

Foto: Unsplash/Rawpixel

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,773.17 3,734.94
British Pound GBP 1.00 18,447.47 18,263.53
China Yuan CNY 1.00 2,107.04 2,086.19
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,149.00 14,009.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,042.96 9,942.19
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,802.90 1,785.04
Dolar Singapura SGD 1.00 10,446.69 10,342.56
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,044.97 15,882.00
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,467.04 3,430.22
Yen Jepang JPY 100.00 12,776.77 12,646.93

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6501.378 -36.388 628
2 Agriculture 1604.794 -11.878 21
3 Mining 1940.127 4.527 47
4 Basic Industry and Chemicals 888.309 -14.973 71
5 Miscellanous Industry 1338.979 -8.175 46
6 Consumer Goods 2638.097 -16.371 51
7 Cons., Property & Real Estate 455.949 -3.945 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1207.267 -6.802 72
9 Finance 1235.093 -8.628 91
10 Trade & Service 834.167 6.854 155
No Code Prev Close Change %
1 INTD 141 190 49 34.75
2 OCAP 72 97 25 34.72
3 JAYA 432 540 108 25.00
4 INPS 2,400 3,000 600 25.00
5 SIMA 258 322 64 24.81
6 BALI 895 1,115 220 24.58
7 PNSE 675 840 165 24.44
8 CLAY 1,395 1,725 330 23.66
9 SQMI 272 332 60 22.06
10 MFMI 650 790 140 21.54
No Code Prev Close Change %
1 ALDO 1,425 1,095 -330 -23.16
2 TALF 332 260 -72 -21.69
3 IBFN 266 232 -34 -12.78
4 INCI 570 510 -60 -10.53
5 KOIN 302 272 -30 -9.93
6 POLI 1,160 1,055 -105 -9.05
7 PJAA 1,500 1,400 -100 -6.67
8 SMDM 178 168 -10 -5.62
9 SDPC 110 104 -6 -5.45
10 TBIG 4,440 4,200 -240 -5.41
No Code Prev Close Change %
1 UNTR 26,500 27,950 1,450 5.47
2 BMRI 7,325 7,100 -225 -3.07
3 ADRO 1,415 1,410 -5 -0.35
4 PGAS 2,640 2,650 10 0.38
5 BNLI 1,055 1,055 0 0.00
6 JPFA 2,330 2,340 10 0.43
7 INDY 2,180 2,170 -10 -0.46
8 BUMI 163 158 -5 -3.07
9 SQMI 272 332 60 22.06
10 ANTM 1,035 1,055 20 1.93