Portal Berita Ekonomi Rabu, 12 Desember 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:49 WIB. Facebook - Kantor Facebook di AS dapat ancaman bom. 
  • 16:35 WIB. Samsung - Samsung kolaborasi dengan Tesla kembangkan mobil otonom. 
  • 16:32 WIB. Facebook - Facebook akui bertemu dengan kedua Paslon Pilpres 2019.
  • 16:30 WIB. GoPro - GoPro pindahkan pabrik keluar China.
  • 16:29 WIB. Grab - Grab sebar diskon ongkir hingga 80% saat Harbolnas. 

Menurut Survei, Ini yang CEO di Asia-Pasifik Inginkan

Foto Berita Menurut Survei, Ini yang CEO di Asia-Pasifik Inginkan
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Para pemimpin bisnis di kawasan Asia-Pasifik bersiap-siap untuk perubahan di tempat kerja seiring dengan maraknya Artificial Intelligence (AI) dan otomasi semakin kuat dari hari ke hari. Mereka mencari pekerja yang dapat memanfaatkan bakat "manusia" mereka dan melakukan pendekatan dengan pola pikir terbuka dan global.

Itulah kesimpulan dari kertas putih yang diterbitkan oleh The Economist Corporate Network (ECN), yang disponsori oleh Hays dan WeWork. Berdasarkan survei dan wawancara dengan beberapa Chief Executive Officer (CEO) dan eksekutif C-suite lainnya yang berbasis di kawasan Asia-Pasifik (APAC), surat kabar menyatakan pimpinan perusahaan sekarang memahami tuntutan karyawan yang terus meningkat untuk lingkungan fleksibel yang memberikan peluang untuk belajar terus menerus.

Lingkungan Baru, Pengalaman Baru

Hampir setengah dari mereka yang disurvei mengatakan keterampilan orang sangat penting, diikuti oleh keterampilan perangkat lunak sebesar 41%.

Direktur ECN untuk Asia Utara, Florian Kohlbacher, percaya bahwa popularitas ruang kerja di Google dan Apple membuat korporat di kawasan APAC menawarkan “lingkungan kerja dan pengalaman yang berbeda untuk tetap kompetitif."

"Generasi milenium seringkali memprioritaskan kesempatan untuk melatih dan meningkatkan keterampilan mereka yang mengatur gaji. Perusahaan, oleh karena itu, harus menawarkan lebih banyak kesempatan belajar untuk menarik bakat yang tepat,” katanya.

Perubahan dalam Sikap

Tahun lalu, hampir 60% CEO mengatakan pendekatan mereka bertujuan untuk melunakkan dampak pada pekerjaan dari otomatisasi dan AI. Namun, sikap mereka berubah dalam setahun. Sekitar 65% sekarang percaya pada pendekatan berdasarkan percepatan kedatangan mereka. Penelitian menunjukkan bahwa semakin banyak CEO yang merangkul mantra "beradaptasi atau mati".

Salah satu tantangan utama dalam pengejaran ini, para CEO mengakui, adalah kebutuhan untuk secara dramatis mengubah budaya perusahaan sehingga mereka tetap tidak hanya relevan tetapi juga berkembang dalam lingkungan bisnis yang kompetitif secara digital saat ini

Kolaborasi adalah Kuncinya

Untuk ini, mereka percaya kolaborasi dengan badan pemerintah, akademisi, dan bisnis termasuk start-up adalah kuncinya.

Survei ini juga menemukan pentingnya peningkatan kolaborasi lintas batas dalam dunia bisnis global, dengan banyak eksekutif menuntut karyawan yang dapat bekerja dalam pengaturan multi-geografis, multi-budaya.

Eksekutif senior Singapura, misalnya, mengatakan berkolaborasi dengan pemerintah, akademisi, dan bisnis termasuk startup sangat penting untuk membangun jaringan di seluruh ekosistem.

Manfaatnya Terlibat

Minat yang tumbuh dalam angkatan kerja yang tangkas bukanlah hal baru. Pada tahun 2017 survei terhadap lebih dari 10.000 pemimpin bisnis dan SDM di 140 negara oleh Deloitte, terungkap bahwa 94 persen percaya bahwa "kelincahan dan kolaborasi" sangat penting untuk keberhasilan organisasi mereka. Banyak penelitian telah menunjukkan bahwa lingkungan kerja yang lincah menghasilkan karyawan yang lebih terlibat, tim lebih kolaboratif dan produktif, dan produk atau layanan baru tiba lebih cepat.

Juga, sebagaimana Kohlbacher sebutkan, para milenium, yang bergabung dengan angkatan kerja berbondong-bondong, menginginkan akses ke cara-cara kerja yang memungkinkan mereka untuk melakukan yang terbaik bukan melakukan apa yang diperintah oleh orang lain.

Masih harus dilihat bagaimana kelancaran transisi perusahaan di Asia-Pasifik ke tempat kerja yang lincah, terutama lembaga yang berusia di atas 100 tahun.

Tag: Chief Executive Officer (CEO), Asia Pasifik

Penulis/Editor: Clara Aprilia Sukandar

Foto: Unsplash/Bram

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6115.577 38.990 621
2 Agriculture 1505.088 -1.455 20
3 Mining 1755.401 7.640 47
4 Basic Industry and Chemicals 834.495 13.819 71
5 Miscellanous Industry 1393.243 11.184 46
6 Consumer Goods 2499.289 15.900 49
7 Cons., Property & Real Estate 451.558 6.736 73
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1041.077 9.161 71
9 Finance 1164.990 2.978 91
10 Trade & Service 792.381 1.998 153
No Code Prev Close Change %
1 ZONE 298 446 148 49.66
2 SOTS 350 436 86 24.57
3 AKSI 286 344 58 20.28
4 KPAS 600 710 110 18.33
5 ESSA 272 314 42 15.44
6 PNSE 650 750 100 15.38
7 SSTM 450 510 60 13.33
8 TRAM 144 163 19 13.19
9 IBFN 246 278 32 13.01
10 YPAS 570 640 70 12.28
No Code Prev Close Change %
1 SQMI 740 555 -185 -25.00
2 TFCO 780 610 -170 -21.79
3 OCAP 306 244 -62 -20.26
4 PDES 1,700 1,445 -255 -15.00
5 APEX 1,400 1,210 -190 -13.57
6 RIMO 162 142 -20 -12.35
7 RDTX 6,150 5,550 -600 -9.76
8 HDTX 140 127 -13 -9.29
9 YULE 220 200 -20 -9.09
10 MDKI 298 274 -24 -8.05
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 370 372 2 0.54
2 RIMO 162 142 -20 -12.35
3 KPAS 600 710 110 18.33
4 PTBA 4,280 4,310 30 0.70
5 ADRO 1,285 1,255 -30 -2.33
6 TLKM 3,620 3,650 30 0.83
7 TRAM 144 163 19 13.19
8 PTPP 1,900 2,020 120 6.32
9 WSKT 1,795 1,855 60 3.34
10 PGAS 2,060 2,130 70 3.40