Portal Berita Ekonomi Rabu, 27 Maret 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 09:07 WIB. BNI Syariah - BNI Syariah menyiapkan mobile banking untuk pelunasan BPIH.
  • 09:05 WIB. JSMR - Jasa Marga menyiapkan capex hingga Rp20 triliun di tahun 2019.
  • 09:01 WIB. JSMR - Jasa Marga menyiapkan IPO anak usaha yang mengelola jalan tol Trans Jawa.
  • 09:00 WIB. JSMR - Jasa Marga percepat pembangunan jalan tol Cengkareng-Batuceper-Kunciran.
  • 08:59 WIB. IHSG - IHSG dibuka menguat 0,16% ke level 6.480,56 di awal sesi I.
  • 08:56 WIB. BRI - BRI membantah dapat pinjaman dari 30 lembaga keuangan internasional senilai US$700 juta.
  • 08:55 WIB. KAEF - Kimia Farma berniat merilis obligasi dan MTN sekitar 50% dari capex.
  • 08:55 WIB. KAEF - Kimia Farma berniat merilis surat utang untuk mendanai operasi bisnisnya tahun ini.
  • 08:48 WIB. MTF - MTF Autofiesta membukukan pembiayaan lebih dari 250 unit mobil baru dalam sepekan.
  • 06:22 WIB. ADHI - ADHI memproyeksikan akan mengantongi pembayaran dari pekerjaan LRT Tahap I hingga Rp6 triliun pada 2019.
  • 06:22 WIB. TLKM - Telkom bersiap untuk mengeksekusi aksi korporasi berupa penarikan kredit perbankan senilai Rp9 triliun.
  • 06:12 WIB. BNI - BNI mengucurkan kredit modal kerja kepada Bukaka Teknik Utama sebesar Rp1,5 triliun.
  • 22:33 WIB. Huawei - Huawei resmi rilis P30 dan P30 Pro di Paris.
  • 22:30 WIB. Netflix - Netflix uji coba paket berlangganan seharga US$3,63 di India.
  • 22:28 WIB. Facebook - Facebook kembali hapus akun palsu Iran dan Rusia.

Diisukan PKI, Antek Asing-Aseng, Jokowi: 4 Tahun Saya Sabar

Diisukan PKI, Antek Asing-Aseng, Jokowi: 4 Tahun Saya Sabar - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Calon presiden nomor urut 01, Joko Widodo kembali menyinggung isu PKI yang ditujukan kepadanya. Namun saat ini mengungkapkan ada spanduk-spanduk menyebut bahwa ia adalah bagian dari PKI.

"Banyak isu di bawah, Presiden Jokowi itu PKI. Akhir-akhir ini banyak spanduk-spanduk seperti itu," ujarnya di Jakarta, Jumat (7/12/2018).

"Saya 4 tahun ini sabar. Tetapi sekarang saya menjawab PKI dibubarkan tahun '65-'66, saya lahir tahun '61. Umur saya baru 4 tahun, apakah ada balita PKI?," tambahnya.

Karenanya, ia meminta agar cara berpolitik seperti itu dihentikan. Sebab hal tersebut dapat merusak tata cara berdemokrasi.

"Cara berpolitik seperti itu harus dihentikan. Itu merusak tata kita dalam berdemokrasi, dalam mencerdaskan kehidupan berbangsa dan bernegara," jelasnya.

Jokowi juga menyinggung soal sosok yang mirip Jokowi, yang berada di foto DN Aidit saat berpidato di periode 1955. Menurutnya, cara berpolitik seperti itu tak beretika dan tak beradab.

"Ini cara yang tak beretika dan tak beradab. Saya lahir saja belum, kok sudah di dekat podium Aidit. Hal-hal yang tidak masuk akal harus dijelaskan," katanya.

Sebab itu, ia menyayangkan cara politik tersebut digunakan oleh pihak-pihak tertentu. Terlebih, banyak masyarakat percaya dengan gambar maupun informasi yang disebarkan di media sosial.

Tidak hanya itu, Jokowi juga menyinggung soal klaim yang menyebut dirinya adalah antek asing. Padahal, sejumlah proyek di Indonesia yang tadinya dipegang oleh asing, kini sepenuhnya ditangani oleh Indonesia.

"Presiden Jokowi antek asing, antek asing yang mana. Coba lihat blok Mahakam berapa puluh tahun dipegang Jepang dan Prancis, sekarang 100% kita serahkan kepada Pertamina. Blok Rokan yang dulu dikelola Chevron, sekarang 100% dimenangkan Pertamina," terangnya.

Indonesia juga memiliki 51% saham Freeport. Olehnya itu, ia mengaku heran kenapa selama ini tidak ada yang demo ketika Indonesia hanya memiliki 9% saham Freeport selama lebih dari 40 tahun.

"Lebih 40 tahun dapat 9%, diem saja enggak ada yang demo. Begitu kita ambil 51%, malah bilang saya antek asing, antek asing yang mana. Jangan dibalik-balik. Saya tak akan diam kalau ada isu-isu, akan saya jawab," tegasnya.

Tag: Joko Widodo (Jokowi), G30S/PKI, Pemilu Presiden (Pilpres), Pemilu

Penulis/Editor: Irfan Mualim

Foto: Antara/Afriadi Hikmal

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,798.07 3,759.30
British Pound GBP 1.00 18,799.44 18,610.59
China Yuan CNY 1.00 2,124.34 2,103.16
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,242.00 14,100.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,138.88 10,036.38
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,814.57 1,796.41
Dolar Singapura SGD 1.00 10,551.97 10,445.22
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,116.25 15,951.33
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,503.57 3,464.37
Yen Jepang JPY 100.00 12,937.86 12,806.54

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6469.999 58.748 629
2 Agriculture 1472.483 4.802 21
3 Mining 1871.699 9.211 47
4 Basic Industry and Chemicals 917.870 16.359 71
5 Miscellanous Industry 1265.698 12.397 46
6 Consumer Goods 2620.836 31.158 52
7 Cons., Property & Real Estate 461.834 4.427 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1158.995 6.223 72
9 Finance 1255.430 11.016 91
10 Trade & Service 819.330 1.821 155
No Code Prev Close Change %
1 BTEK 132 176 44 33.33
2 COCO 650 810 160 24.62
3 MDKI 246 288 42 17.07
4 KPAS 181 206 25 13.81
5 NOBU 900 1,000 100 11.11
6 DART 292 324 32 10.96
7 MABA 56 62 6 10.71
8 BBMD 1,375 1,520 145 10.55
9 BPTR 76 84 8 10.53
10 DNAR 240 262 22 9.17
No Code Prev Close Change %
1 SIMA 130 97 -33 -25.38
2 IDPR 640 482 -158 -24.69
3 GAMA 70 57 -13 -18.57
4 GIAA 535 462 -73 -13.64
5 STAR 120 104 -16 -13.33
6 BKDP 74 65 -9 -12.16
7 ARTO 165 145 -20 -12.12
8 BEEF 240 214 -26 -10.83
9 JAYA 164 147 -17 -10.37
10 BUVA 156 140 -16 -10.26
No Code Prev Close Change %
1 ISSP 100 104 4 4.00
2 GIAA 535 462 -73 -13.64
3 PWON 675 710 35 5.19
4 FILM 805 875 70 8.70
5 BNLI 905 985 80 8.84
6 SIMA 130 97 -33 -25.38
7 KPAS 181 206 25 13.81
8 BEEF 240 214 -26 -10.83
9 LPPF 4,000 3,930 -70 -1.75
10 JAYA 164 147 -17 -10.37