Portal Berita Ekonomi Senin, 10 Desember 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

Orori Ditunjuk Sebagai Reseller Emas Antam

Foto Berita Orori Ditunjuk Sebagai Reseller Emas Antam
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

PT Orori Indonesia (Orori) dipercaya menjadi reseller resmi emas PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTM) melalui perjanjian kerja sama yang ditandatangani pada 16 Oktober 2018. Kerja sama ini semakin menguatkan lini bisnis ORORI dalam memberikan pilihan investasi menguntungkan bagi masyarakat Indonesia melalui emas dengan kualitas terbaik.

Direktur Orori, Triono J. Dawis, mengatakan bahwa emas sudah lama menjadi salah satu pilihan investasi  di Indonesia. Saat ini, dengan berbagai kemudahan yang dihadirkan melalui teknologi, minat masyarakat akan investasi emas terus menunjukkan tren kenaikan. Selain volatilitas harga yang relatif stabil, bahkan cenderung terus meningkat, ketahanan harga emas terhadap inflasi turut mendorong minat masyarakat untuk diversifikasi investasi mereka di instrumen ini.

“Melalui kerja sama dengan Antam, kami berharap dapat menggaet pasar lebih besar lagi, dan sekaligus memperkuat ekonomi bangsa dengan mendorong laju investasi di masyarakat,” ujarnya, dalam keterangan resmi di Jakarta, Jumat (7/12/2018).

Menurutnya, pelaku investasi emas sudah familier dengan kualitas emas batangan yang dihadirkan oleh Antam yang sulit dipalsukan. Namun, akses untuk membeli emas batangan berkualitas terbaik dan terjamin keasliannya dapat dikatakan terbatas. Kemitraan strategis antara Orori dan Antam bersifat saling menguntungkan. Antam menyediakan emas batangan dengan kualitas terbaik, sementara Orori menjadi jembatan penghubung bagi calon investor melalui platform berbasis digital yang handal, aman dan tepercaya. Emas Antam cetakan terbaru sudah menggunakan kemasan Certicard.

“Sehingga, setiap batang emas yang dibeli di Orori nantinya akan dilengkapi dengan sertifikat yang menjelaskan tentang dimensi emas, berat emas, kadar kemurnian emas, serta nomor seri dari emas tersebut,” jelasnya.

Antam mencatat pertumbuhan harga emas batangan mencapai kenaikan sepanjang tahun 2017. Hal ini menjadi peluang baik bagi para pengguna aktif ORORI yang telah mencapai 370.000 pengguna per bulan dan lebih dari 50 mitra korporasi. Orori sendiri merupakan reseller resmi Antam kedelapan, dan merupakan perusahaan swasta pertama yang menjadi reseller resmi emas Antam.

Mengacu pada tren investasi emas batangan yang terus meningkat di mana tahun lalu kinerja investasi emas berhasil melampaui investasi pasar modal, pemasaran emas Antam secara daring via Orori diharapkan dapat membuka peluang yang lebih besar terhadap berbagai kelompok masyarakat. Dengan didukung oleh jalur distribusi dan logistik yang kuat, Orori optimis untuk menjangkau lebih banyak daerah dengan kelompok rentang usia yang lebih luas.

“Langkah ini merupakan bentuk keseriusan kami dalam menghadirkan emas untuk semua lapisan masyarakat Indonesia. Kami menargetkan 80 ribu transaksi setiap tahunnya dengan Gross Merchandise Volume (GMV) tahunan sekitar US$25 juta,” tutupnya.

Tag: PT Orori Indonesia (Orori), PT Aneka Tambang Tbk (Antam)

Penulis: Annisa Nurfitriyani

Editor: Kumairoh

Foto: Reuters/Stringer

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6126.356 10.863 618
2 Agriculture 1492.165 2.046 20
3 Mining 1738.408 -7.512 47
4 Basic Industry and Chemicals 842.327 5.814 71
5 Miscellanous Industry 1389.985 18.923 45
6 Consumer Goods 2509.280 14.409 49
7 Cons., Property & Real Estate 449.724 10.201 72
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1044.777 -3.591 71
9 Finance 1168.029 -6.789 91
10 Trade & Service 791.771 2.091 152
No Code Prev Close Change %
1 SQMI 630 785 155 24.60
2 TFCO 565 700 135 23.89
3 KONI 344 418 74 21.51
4 ETWA 70 85 15 21.43
5 YPAS 515 625 110 21.36
6 KICI 176 212 36 20.45
7 POLA 1,510 1,790 280 18.54
8 JSPT 1,000 1,145 145 14.50
9 RUIS 252 286 34 13.49
10 MPMX 805 910 105 13.04
No Code Prev Close Change %
1 NUSA 280 210 -70 -25.00
2 YULE 216 173 -43 -19.91
3 BUVA 240 212 -28 -11.67
4 UNIT 280 252 -28 -10.00
5 AMRT 935 850 -85 -9.09
6 TNCA 194 180 -14 -7.22
7 PICO 256 240 -16 -6.25
8 AKSI 352 332 -20 -5.68
9 PBSA 715 675 -40 -5.59
10 CSIS 330 314 -16 -4.85
No Code Prev Close Change %
1 NUSA 280 210 -70 -25.00
2 WSKT 1,725 1,845 120 6.96
3 TLKM 3,710 3,670 -40 -1.08
4 BBRI 3,650 3,620 -30 -0.82
5 BBCA 26,300 25,950 -350 -1.33
6 ASII 8,100 8,225 125 1.54
7 DOID 560 580 20 3.57
8 PGAS 2,140 2,130 -10 -0.47
9 UNTR 29,000 29,375 375 1.29
10 PTBA 4,080 3,990 -90 -2.21

Recommended Reading

Sabtu, 08/12/2018 12:55 WIB

OJK Cabut Izin Usaha Capitalinc Finance

Jum'at, 07/12/2018 15:54 WIB

November, Cadangan Devisa Naik US$2 Miliar

Jum'at, 07/12/2018 15:00 WIB

Begini Cara 5 CEO Hadapi Konflik di Perusahaan

Jum'at, 07/12/2018 10:43 WIB

Yes! Rupiah Bangkit Lagi