Portal Berita Ekonomi Minggu, 22 September 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 09:56 WIB. China - Wearable device yang dikirim China naik 34,3% pada kuartal 2 atau 23,07 juta unit
  • 09:34 WIB. Serangan Aramco - PBB sambut baik rencana pemberontak Houthi akhiri semua serang ke Arab Saudi
  • 09:04 WIB. AS - Barron Hilton meninggal dalam usia 91 tahun di kediaman Los Angeles
  • 08:56 WIB. AS - Twitter menangguhkan ribuan akun yang memiliki hubungan dengan pemerintah di Timteng
  • 04:14 WIB. India - AS dan India akan bahas penurunan tarif pada beberapa produksi AS dan perlakuan khusus ekspor India ke AS
  • 04:01 WIB. Turki - Pengadilan Turki hukum penjara 14 orang karena terhubung dengan IS ekstrimis
  • 03:56 WIB. Irak - DK PBB perpanjang mandat tim untuk selidiki kejahatan IS di Irak
  • 03:45 WIB. Thailand - Pemerintah Thailand peringatkan semua provinsi perbatasan waspada karena demam babi ditemukan di negara tetangga

"Makaroni Ngehe Itu Terinspirasi dari Kehidupan Saya yang 'Ngehe' Banget"

WE Online, Jakarta -

Berawal dari tradisi kecil keluarga yang gemar memakan makaroni, ide bisnis Makaroni Ngehe pun tercipta. Ali Muharam, pria 31 tahun asal Tasikmalaya itu adalah owner sekaligus co-founder camilan ringan beranekaragam rasa yang digemari generasi milenial. Terbesit nama "Makaroni Ngehe" karena itu menggambarkan perjalanan hidupnya yang "ngehe" banget.

Setelah lulus SMA tahun 2004, Ali tidak dapat melanjutkan pendidikannya ke jenjang perkuliahan karena faktor ekonomi. Setahun setelah kelulusannya itu, Ali memutuskan untuk merantau ke Jakarta dengan kegigihannya. Kehidupannya sebagai anak rantau di Jakarta dapat dikatakan jauh dari kata mulus. Berbagai macam pekerjaan sudah ia coba dan ia pun tersadar bahwa mengais rezeki di Ibukota bukanlah sesuatu yang mudah.

Hingga tahun 2013, Ali mulai ingin bangkit dari keterpurukannya dan memberanikan diri untuk mendirikan suatu usaha. Namun, belum juga memulainya, Ali sudah memiliki kendala pada modal. Akhirnya ia pun memutuskan untuk meminjam uang kepada sahabatnya untuk modal usaha, sebesar Rp20 juta.

"Saya enggak tahu bayarnya juga gimana nanti," kata Ali.

Dengan tekatnya yang besar ketika menginjak usia 25 tahun, Ali memiliki target, saat usianya nanti menginjak kepala 3, ia harus mampu dalam finansial dan memiliki waktu yang fleksibel.

"Saya nekat, saya punya target itu. Jadi saya berpikir, saya harus bisa menjadi bos untuk diri saya sendiri," jelasnya melalui video di Instagram ngehe_id.

Hanya dengan modal Rp20 juta yang sudah ia pinjam dari sahabatnya, Ali menyewa kios yang dapat dibayar perbulan di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Di sana lah ia mulai merintis usaha makaroni kecil-kecilannya. Bukan hanya menyewa kios, uang yang sudah ia pinjam itu juga digunakan untuk membeli bahan baku yang langsung ia belanjakan dari Tasikmalaya. Selain itu, Ali juga membeli peralatan memasak makaroni, dan set up kios sewaannya itu.

"Saya manggul makaroni sendiri dari Tasik, saya goreng sendiri, elap-elap bekas minyak sendiri di kios itu. Saya juga tidur di sana. Tempat masak, berjualan, untuk saya tidur, di situ semua saya lakukan," ungkapnya.

Proses yang Ali lewati sampai sesukses ini tidak semudah membalikkan telapak tangan. Saat awal dia berjualan, orang-orang hanya berseliweran di depan kiosnya untuk melihat makaroni apa yang ia jajakan, dan belum ada rasa tertarik sama sekali untuk membeli.

"Mereka cuma nengok-nengok, terus foto. Akhirnya saya melakukan action, saya tawarkan ke orang-orang yang lewat itu untuk jajal makaroni kering. Eh, mereka suka. Terus akhirnya dari mulut ke mulut, dalam waktu 3 bulan, kios saya sudah mulai ramai," katanya.

Disaat sedang ramai-ramainya, masalah pun kembali datang kepada Ali. Karyawan yang membantu dirinya menjalankan Makaroni Ngehe sudah tidak menemukan titik kesepahaman dan memutuskan untuk resign. Karyawan itu juga memiliki posisi penting dalam perusahaan, sehingga disaat ia memutuskan untuk pergi, perusahaan mulai 'kalang-kabut'.

"Saya sempat enggak tidur, sistem keuangan kacau. Saya dan tim harus mengumpulkan semua data dari awal. Sampai begadang," jelasnya.

Situasi itu bertahan selama tiga bulan. Setelah menginjak bulan keempat, situasi mulai membaik, dan omzetnya pun sudah mulai meningkat. Saat itulah Ali yakin bahwa bisnis yang ia dirikan ini berbuah manis dan orang-orang merespon baik dengan Makaroni Ngehe buatannya.

Waktu terus berlalu, kejayaannya pun semakin terlihat. Saat menduduki usia enam bulan berdirinya Makaroni Ngehe, Ali baru memberanikan diri untuk membuka cabang ke-2. Awalnya, omzet yang didapat Ali hanya sebesar Rp100 ribu, sedangkan saat ini, omzetnya sudah menjanjikan, Rp3 juta sampai Rp5 juta dari setiap outlet. Saat ini Ali berhasil mempekerjakan 350 karyawan, dan memiliki 35 outlet yang tersebar di Kota-kota besar Pulau Jawa.

Ali tak ingin terlena oleh keberhasilannya. Ia terus menanamkan nilai harmonis dalam diri karyawan dan konsumen agar usahanya tetap laris manis, selain itu, ia juga terus berinovasi dengan memunculkan varian-varian baru yang menarik dan tentunya lezat.

Tag: Kisah Sukses, Entrepreneur

Penulis/Editor: Clara Aprilia Sukandar

Foto: Instagram/ngehe_id

Loading...

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,773.96 3,736.24
British Pound GBP 1.00 17,748.95 17,572.01
China Yuan CNY 1.00 2,001.27 1,981.48
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,155.00 14,015.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,608.41 9,511.98
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,807.08 1,789.13
Dolar Singapura SGD 1.00 10,276.61 10,169.80
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,648.35 15,492.18
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,384.74 3,348.06
Yen Jepang JPY 100.00 13,113.77 12,980.46

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6231.473 -12.997 654
2 Agriculture 1373.405 5.845 21
3 Mining 1665.437 14.211 49
4 Basic Industry and Chemicals 880.940 -6.688 73
5 Miscellanous Industry 1168.551 -4.934 49
6 Consumer Goods 2224.357 -12.734 53
7 Cons., Property & Real Estate 500.602 -0.838 81
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1228.506 14.718 75
9 Finance 1256.024 -5.058 90
10 Trade & Service 796.555 -5.213 163
No Code Prev Close Change %
1 AHAP 56 75 19 33.93
2 KPAL 560 680 120 21.43
3 TIRA 244 286 42 17.21
4 SAPX 870 1,000 130 14.94
5 POLI 1,165 1,335 170 14.59
6 SMMA 10,000 11,000 1,000 10.00
7 POWR 1,010 1,100 90 8.91
8 HOTL 155 168 13 8.39
9 ABMM 1,805 1,950 145 8.03
10 SSTM 454 490 36 7.93
No Code Prev Close Change %
1 HOME 113 84 -29 -25.66
2 KRAH 1,500 1,135 -365 -24.33
3 VINS 136 103 -33 -24.26
4 OKAS 258 216 -42 -16.28
5 APEX 550 462 -88 -16.00
6 JKON 500 428 -72 -14.40
7 ALKA 488 420 -68 -13.93
8 FILM 480 416 -64 -13.33
9 TRIM 170 150 -20 -11.76
10 GGRP 945 855 -90 -9.52
No Code Prev Close Change %
1 MNCN 1,270 1,250 -20 -1.57
2 HOME 113 84 -29 -25.66
3 MAMI 140 147 7 5.00
4 FREN 163 166 3 1.84
5 YELO 176 176 0 0.00
6 BBRI 4,220 4,160 -60 -1.42
7 IPTV 530 520 -10 -1.89
8 TLKM 4,210 4,290 80 1.90
9 KPAL 560 680 120 21.43
10 SWAT 118 120 2 1.69