Portal Berita Ekonomi Minggu, 17 Februari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 23:05 WIB. Apple - Beredar kabar Apple patenkan ponsel layar lipat lagi. 
  • 23:03 WIB. Go-Jek - Go-Jek cari suntikan modal Rp28 triliun.
  • 23:02 WIB. Xiaomi - Robot penyedot debu dan lampu pintar Xiaomi masuk Indonesia.
  • 23:00 WIB. NASA - Tahun ini NASA mau mendarat di Bulan.
  • 21:15 WIB. Huawei - Huawei bikin iPhone tak berdaya di China.
  • 18:23 WIB. Samsung - Samsung mau rilis ponsel tiap bulan.
  • 18:21 WIB. WhatsApp - WhatsApp Business segera hadir di iPhone.
  • 18:20 WIB. Twitter - Fitur mirip Insta Story bakal hadir di Twitter. 
  • 18:19 WIB. Samsung - Samsung kenalkan Galaxy Tab paling ringan dan tipis.
  • 17:41 WIB. Bukalapak - Rating Bukalapak terjun bebas di App Store.

Peneliti Prediksikan Cuaca Ekstrem Selama Musim Panas di Jepang

Foto Berita Peneliti Prediksikan Cuaca Ekstrem Selama Musim Panas di Jepang
Warta Ekonomi.co.id, Tokyo -

Peneliti Jepang melaporkan jika mereka telah membuktikan bahwa pemanasan global akan menyebabkan cuaca sangat panas selama musim panas 2018 di Jepang.

Para ilmuwan dari Universitas Tokyo dan Badan Meteorologi mengatakan suhu yang sangat tinggi di musim panas beberapa bulan lalu tidak akan pernah terjadi tanpa efek pemanasan global.

Jepang mengalami rekor suhu tertinggi 41,1 derajat Celcius di Kumagaya, utara Tokyo, pada bulan Juli. Suhu rata-rata di Jepang timur juga menembus rekor tertinggi.

Pejabat cuaca menghubungkan panas dengan pola tekanan luar biasa yang dikombinasikan dengan tren jangka panjang dari peningkatan suhu akibat pemanasan global, seperti dikutip dari NHK, Jumat (7/12/2018).

Namun, mereka belum mengklarifikasi sejauh mana pemanasan global berkontribusi pada suhu tinggi.

Para peneliti menganalisis kemungkinan terjadinya musim panas yang sangat panas di bawah hipotesis bahwa kondisi cuaca era Revolusi pra-Industri tetap ada.

Mereka mengatakan bahwa tanpa perubahan iklim, suhu udara akan menjadi sekitar 2 derajat lebih rendah pada bulan Juli, meskipun pola tekanan membuat suhu di 2018 lebih tinggi dari rata-rata tahun.

Mereka menyimpulkan bahwa akan ada nol persen kemungkinan musim panas yang sangat panas tanpa efek perubahan iklim.

Profesor Masahiro Watanabe dari Universitas Tokyo mengatakan mereka berhasil membuktikan hubungan antara pemanasan global dan cuaca ekstrim.

Dia mengatakan tim akan melanjutkan studinya untuk menemukan cara untuk mengetahui kemungkinan cuaca buruk.

Analis telah lama menyatakan bahwa pemanasan global berada di belakang kondisi cuaca ekstrim. Mereka juga menambahkan bahwa penelitian ini hanyalah sebuah permulaan dari perjalanan panjang.

Tag: Climate Change, Jepang

Penulis/Editor: Hafit Yudi Suprobo

Foto: Reuters/Issei Kato/File Photo

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,783.30 3,744.53
British Pound GBP 1.00 18,150.85 17,967.77
China Yuan CNY 1.00 2,097.95 2,076.96
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,187.00 14,045.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,058.58 9,952.29
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,807.88 1,789.76
Dolar Singapura SGD 1.00 10,440.06 10,334.04
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,015.70 15,848.38
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,472.95 3,433.99
Yen Jepang JPY 100.00 12,861.03 12,731.15

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6389.085 -30.933 627
2 Agriculture 1592.350 -13.090 21
3 Mining 1834.293 -25.732 47
4 Basic Industry and Chemicals 878.558 -9.993 71
5 Miscellanous Industry 1329.578 -2.798 46
6 Consumer Goods 2604.636 -24.378 51
7 Cons., Property & Real Estate 450.557 -6.160 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1185.805 7.307 71
9 Finance 1216.771 -0.391 91
10 Trade & Service 811.391 -5.665 155
No Code Prev Close Change %
1 ALDO 1,300 1,625 325 25.00
2 PEHA 2,110 2,630 520 24.64
3 SIMA 330 400 70 21.21
4 LMAS 58 69 11 18.97
5 EXCL 2,050 2,340 290 14.15
6 LUCK 585 660 75 12.82
7 CASS 640 720 80 12.50
8 BNLI 1,125 1,260 135 12.00
9 BHIT 84 94 10 11.90
10 DWGL 101 113 12 11.88
No Code Prev Close Change %
1 OCAP 81 54 -27 -33.33
2 HDFA 165 130 -35 -21.21
3 KONI 498 398 -100 -20.08
4 BALI 1,060 860 -200 -18.87
5 PUDP 410 338 -72 -17.56
6 CANI 218 180 -38 -17.43
7 KBLV 585 484 -101 -17.26
8 GLOB 448 372 -76 -16.96
9 JIHD 585 490 -95 -16.24
10 NATO 585 505 -80 -13.68
No Code Prev Close Change %
1 EXCL 2,050 2,340 290 14.15
2 BMTR 398 420 22 5.53
3 BHIT 84 94 10 11.90
4 WSKT 1,865 1,765 -100 -5.36
5 BNLI 1,125 1,260 135 12.00
6 ERAA 1,950 1,955 5 0.26
7 MNCN 855 910 55 6.43
8 TLKM 3,740 3,790 50 1.34
9 ANTM 1,000 950 -50 -5.00
10 BUMI 153 151 -2 -1.31