Portal Berita Ekonomi Senin, 10 Desember 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

Timses Prabowo-Sandi Minta Kritik Berkualitas, Kenapa ya?

Foto Berita Timses Prabowo-Sandi Minta Kritik Berkualitas, Kenapa ya?
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Hasil survei internal Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, hasilnya Prabowo-Sandi dapat 40%. Angka tersebut disebut bakal segera menyusul capres pertahana.

Juru bicara BPN Prabowo-Sandi, Faldo Maldini, mengaku belum sempat membaca hasil survei internal, tetapi sudah mendapat informasi dari Jubir BPN lain, Andre Rosiade terkait survei internal yang angkanya terus meningkat. Oleh karena itu, mengaku bersyukur.

"Kalau kubu you know who mau nyinyir terus ya tidak apa-apa juga, sudah biasa kok, nyinyir itu dilindungi konstitusi, yang tidak boleh hina, black campaign, dan tabok-tabokan," ujarnya di Jakarta, Jumat (7/12/2018).

Ia menambahkan, survei internal itu berguna untuk mengevaluasi hasil kerja timses Prabowo-Sandi. Dengan demikian jika hasil survei menunjukan peningkatan ia menilai warga sudah banyak yang mendukung program Prabowo-Sandi.

"Gunanya survey kan memang untuk mengevaluasi kerja tim kami. Apa yang disampaikan Bang Andre itu artinya BPN sudah bekerja dengan baik, warga sudah mulai menerima gagasan-gagasan dari Mas Bowo dan Bang Sandi, tidak lebih dari itu. Aneh juga komentar tim 01, biar semangat kami harus survey dulu? Tidak masuk akal sih," terangnya.

"Bagi kubu petahana bikin saja kebijakan bener, biar kas tidak defisit, petani lokal terlindungi dari impor, dan ekonomi stabil. Kalau penantang, kasih kritik yang berkualitas dan tawaran yang jelas," lanjutnya.

Tag: Prabowo Subianto Djojohadikusumo, Sandiaga Salahuddin Uno, Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Pemilu Presiden (Pilpres)

Penulis/Editor: Irfan Mualim

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6126.356 10.863 618
2 Agriculture 1492.165 2.046 20
3 Mining 1738.408 -7.512 47
4 Basic Industry and Chemicals 842.327 5.814 71
5 Miscellanous Industry 1389.985 18.923 45
6 Consumer Goods 2509.280 14.409 49
7 Cons., Property & Real Estate 449.724 10.201 72
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1044.777 -3.591 71
9 Finance 1168.029 -6.789 91
10 Trade & Service 791.771 2.091 152
No Code Prev Close Change %
1 SQMI 630 785 155 24.60
2 TFCO 565 700 135 23.89
3 KONI 344 418 74 21.51
4 ETWA 70 85 15 21.43
5 YPAS 515 625 110 21.36
6 KICI 176 212 36 20.45
7 POLA 1,510 1,790 280 18.54
8 JSPT 1,000 1,145 145 14.50
9 RUIS 252 286 34 13.49
10 MPMX 805 910 105 13.04
No Code Prev Close Change %
1 NUSA 280 210 -70 -25.00
2 YULE 216 173 -43 -19.91
3 BUVA 240 212 -28 -11.67
4 UNIT 280 252 -28 -10.00
5 AMRT 935 850 -85 -9.09
6 TNCA 194 180 -14 -7.22
7 PICO 256 240 -16 -6.25
8 AKSI 352 332 -20 -5.68
9 PBSA 715 675 -40 -5.59
10 CSIS 330 314 -16 -4.85
No Code Prev Close Change %
1 NUSA 280 210 -70 -25.00
2 WSKT 1,725 1,845 120 6.96
3 TLKM 3,710 3,670 -40 -1.08
4 BBRI 3,650 3,620 -30 -0.82
5 BBCA 26,300 25,950 -350 -1.33
6 ASII 8,100 8,225 125 1.54
7 DOID 560 580 20 3.57
8 PGAS 2,140 2,130 -10 -0.47
9 UNTR 29,000 29,375 375 1.29
10 PTBA 4,080 3,990 -90 -2.21

Recommended Reading

Sabtu, 08/12/2018 12:55 WIB

OJK Cabut Izin Usaha Capitalinc Finance

Jum'at, 07/12/2018 15:54 WIB

November, Cadangan Devisa Naik US$2 Miliar

Jum'at, 07/12/2018 15:00 WIB

Begini Cara 5 CEO Hadapi Konflik di Perusahaan

Jum'at, 07/12/2018 10:43 WIB

Yes! Rupiah Bangkit Lagi